Dr. Togar Situmorang Tegaskan Dukungan Penuh Jaksa Agung Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

Denpasar, PancarPOS | Ketua Komisariat Daerah (Komda) Karate-Do Gojukai Bali, Dr. Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., C.Med., CLA., CRA., menegaskan dukungan penuh terhadap langkah tegas Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, dalam memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia.
Menurut Dr. Togar Situmorang, komitmen Kejaksaan Agung untuk mengusut berbagai perkara korupsi, termasuk kasus-kasus besar yang merugikan keuangan negara, merupakan bentuk nyata penegakan supremasi hukum yang harus mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Sebagai Ketua Komda Gojukai Bali, saya menyatakan siap mendukung penuh seluruh kebijakan Jaksa Agung RI dalam pemberantasan korupsi. Langkah tegas tersebut merupakan wujud keberanian negara dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” tegas Dr. Togar Situmorang di Denpasar, pada Jumat (24/7/2026).
Dr. Togar Situmorang menambahkan, ST Burhanuddin yang juga merupakan Pembina Pengurus Besar (PB) Karate-Do Gojukai Indonesia telah memberikan teladan kepemimpinan yang berintegritas, profesional, dan berani dalam membongkar praktik-praktik korupsi.
Ia menegaskan, Gojukai Bali berada dalam satu komando organisasi dan mendukung penuh setiap langkah positif yang dilakukan Pembina PB Gojukai Indonesia dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
“Instruksi dan komitmen Jaksa Agung dalam memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya sejalan dengan nilai-nilai Gojukai, yakni integritas, disiplin, keberanian, dan kehormatan. Nilai-nilai itu tidak hanya diajarkan di dojo, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Dr. Togar Situmorang.
Menurutnya, keberanian Kejaksaan Agung mengusut berbagai perkara korupsi berskala besar patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa hukum harus ditegakkan secara adil tanpa membedakan latar belakang maupun kedudukan seseorang.
Selain memberikan efek jera kepada pelaku, langkah tersebut juga dinilai penting dalam menyelamatkan aset negara dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
Dr. Togar Situmorang juga menegaskan bahwa semangat Bushido yang menjadi filosofi seorang karateka mengajarkan kejujuran, keberanian, disiplin, tanggung jawab, dan pengabdian. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sangat relevan dalam mendukung gerakan pemberantasan korupsi.
Karena itu, Komda Gojukai Bali siap menjadi garda moral dalam membangun budaya antikorupsi, menolak segala bentuk pungutan liar, penyalahgunaan wewenang, maupun praktik korupsi di berbagai sektor.
Tidak hanya itu, Dr. Togar Situmorang menyatakan Gojukai Bali akan terus memanfaatkan jaringan organisasi untuk memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya integritas, kejujuran, serta semangat antikorupsi sebagai bagian dari pembentukan karakter bangsa.
“Perang melawan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Gojukai Bali siap berdiri bersama Jaksa Agung RI dalam mendukung penegakan hukum yang bersih, profesional, dan berkeadilan demi Indonesia yang lebih maju,” pungkas Dr. Togar Situmorang. ama/ksm









