Politik dan Sosial Budaya

Bidik 1 Kursi DPR RI, Nasdem Bali Siap Puputan di Pemilu 2024


Denpasar, PancarPOS | Ajang perhelatan politik tak terasa sudah hampir menjelang Pemilu 2024. Sisa waktu yang semakin menipis ini, pasti digunakan oleh semua partai politik (Parpol) untuk menjaring kandidat terbaiknya di semua tingkatan. Tak terkecuali Partai Nasdem yang langsung memunculkan sosok bakal calon legislatif (Bacaleg) di sela-sela menggelar Rapat Konsolidasi dan Koordinasi Pendalaman Bacaleg Partai NasDem Tahun 2024 Teritorial Provinsi Bali, NTB, NTT, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat di Ball Room Intercontinental Bali Resort, Jimbaran, Badung-Bali, pada Rabu malam (8/3/2023). Bahkan, figur yang ditampilkan Partai Nasdem Bali kali ini, juga sing maen-maen (tidak main-main) untuk membidik minimal 1 kursi DPR RI, saat Pemilu serentak pada 24 Februari 2024.

1bl#ik-004/31/1/2023

Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW Partai Nasden Provinsi Bali, Anak Agung Ngurah Gede Widiada mengakui, saat Rapat Konsolidasi dan Koordinasi Pendalam Bacaleg Partai Nasdem Tahun 2024 telah menerima arahan langsung dari Ketua Bappilu DPP Partai Nasdem, Prananda Surya Paloh, agar bisa merebut minimal 1 kursi DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Bali. Dikatakan meskipun target ini cukup berat, namun Bacaleg yang ditampilkan pada Pemilu 2024 kali ini berbeda, karena mengusung spirit berjuang secara bersama-sama untuk kebesaran partai. “Siapapun Calegnya yang dimenangkan harus all out, karena orang Bali spiritnya puputan dengan semangat jengah,” tandas Gung Widiada sapaan akrabnya itu, saat ditemui di Strawberryku Resto & Coffee, Desa Peguyangan, Denpasar, Kamis (9/3/2023).

Anggota DPRD Kota Denpasar dari Dapil Denpasar Utara itu menegaskan, meskipun spririt puputan, namun bukan berarti seperti puputan melawan penjajah, karena dalam kontestasi harus mengedepankan politik damai dan santun kepada semua pihak untuk menyongsong kebangkitan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Bali sesuai arahan Pemerintah Pusat dan Daerah. “Spirit ini juga sesuai arahan Pak Prananda dan kita wajib berjuang bersama secara all out untuk bisa menyumbang 1 kursi DPR RI dari Dapil Bali,” tegas Penglingsir Puri Peguyangan yang juga salah satu mantan Maestro Politik dari Partai Golkar ini, seraya sedikit membocorkan sejumlah nama yang sudah final dipercaya akan diusung sebagai Caleg DPR RI dari Partai Nasdem Bali, salah satunya yang paling santer sosok pengusaha sukses, Ir. I Nengah Senantara.

1th#ik-2/3/2022

Nama lain yang disebutkan, yakni Srikandi Partai Nasdem, Ida Ayu Ketut Candrawati yang kini sudah 2 periode duduk sebagai Anggota DPRD Tabanan. Selain itu, ada mantan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Tutik Kusuma Wardhani, SE., MM., M.Kes, serta I Dewa Nyoman Budiasa, SE., yang juga Ketua DPD Partai Nasdem Kota Denpasar. Sosok mantan Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa juga kembali dimunculkan, meskipun sempat tersungkur dan gagal merebut kursi DPR RI pada Pemilu 2019 lalu. Sementara itu, Bacaleg DPR RI newcomer, yakni I Wayan Gunastra dan Drs. I Wayan Sudiara serta Sekretaris DPW Partai Nasdem Provinsi Bali, I Nyoman Winata.

Sedangkan ketika disinggung soal nama I Wayan Muntra, SH., yang ternyata tidak masuk dalam bursa Bacaleg DPR RI dari Partai Nasdem Bali, Gung Widiana mengakui masih membuka pintu dengan lebar untuk mantan Ketua DPD II Partai Golkar Badung yang sempat menjabat Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Bali itu. Namun pihaknya masih menunggu kabar baik tersebut, karena untuk Baceleg DPR RI dari Partai Nasdem Dapil Bali masih sangat terbuka untuk 2 orang Bacaleg yang dipasang untuk 1 laki-laki dan 1 kuota untuk perempuan yang masih kosong, agar bisa final diusung pada Pemilu 2024. “Saat ini sebenarnya sudah diberikan kepercayaan kepada 7 orang kandidat Bacaleg DPR RI ini, sehingga masih butuh 2 kandidat termasuk 1 kuota perempuan. Karena itu, kita harapkan bisa berjuangan dengan solid untuk meraih minimal 1 kursi setelah Partai Nasdem belum pecah telur DPR RI,” beber Ketua DPW Perguruan Pencak Silat (PPS) Kertha Wisesa Provinsi Bali ini.

1bl#ik-003/31/1/2023

Melihat sepak terjang dan kinerja dari masing-masing Bacaleg DPR RI ini, Gung Widiada sebagai jajaran Bappilu Partai Nasdem Bali sangat optimis 1 kursi DPR RI bisa pecah telur, saat Pemilu 2024. Hal ini, juga dikatakan kehendak Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh, agar Bali bisa menyumbang 1 kursi DPR RI. Apalagi Nasdem sebagai partai papan atas atau runner up harus bisa merebut target 100 kursi DPR RI yang sebenarnya bisa tercapai, sehingga sangat tergantung dengan Bacaleg yang ditampilkan bisa bekerja maksimal dengan spirit puputan. “Momentum itu ada pada Pemilu 2024. Karena itu, saatnya kita berjuang bersama untuk merebut 100 kursi dan bisa menjadi partai runner up di tingkat nasional. Kami harap Bali bisa menyumbang 1 kursi DPR RI dari Dapil Bali,” tegas Gung Widiada yang kini juga akan maju kembali untuk berjuang membentuk Fraksi Partai Nasdem di DPRD Kota Denpasar.

Dikatakan jumlah kursi DPRD di tingkat kabupaten/ kota, juga diharapkan terus bertambah, terutama dari Buleleng, dan Karangasem yang berpeluang masih bisa menyumbangkan kursi lebih banyak dari pada kabupaten/ kota yang lain. “Mudah-mudahan di setiap kabupaten/ kota di semua tingkatan bisa ada kursi sampai ke tingkat provinsi. Kalau bisa naik menjadi fraksi atau kalau tidak bisa, maka jumlah kursi harus bertahan,” ujarnya, sembari menyebutkan khususnya di Kota Denpasar, saat ini sudah mempunyai 3 kursi dan atas perintah Ketua Umum DPP Partai Nasdem, agar bisa menjadi 4 kursi sehingga memenuhi syarat membentuk fraksi. “Target ini menjadi tanggung jawab kita semua, baik Bappilu bersama ketua DPW dan masing-masing DPD Kabupaten/ kota beserta jajaran Bappilu yang ada harus menjadi tanggung jawab moril bersama seluruh Bacaleg yang dihadirkan sesuai dengan. kepercayakan yang diberikan, serta konsekuensi yang ada,” katanya.

1th#bn-20/2/2022

Ia berharap kontensasi politik mendatang bisa berlangsung secara sportif dan tidak ada pejabat, seperti bupati di daerah yang ikut bermain dan melakukan blokade. “Ini adalah kerja poliik sesuai kontestasi di Bali yang cukup berat pemetaannya. Namun harus tetap mencari peluang meraih kursi itu,” pungkasnya. ama/ksm/yar


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button