Pelayanan RS Windu Husada Dikomplin, Tanpa Uang Muka Tidak Dilayani?
RS Windu Husada Klaim Sudah Ditangani Sesuai SOP

Sempat awak media menjenguk pasien (Pasek Ni Made Selci Kesuma) dan sambil menunggu informasi dari pihak rumah sakit untuk konfirmasi. Tetapi setelah satu jam menunggu, awak media menghampiri CS lagi untuk memastikan pertemuan dengan direktur rumah sakit. Lalu CS menelepon ke bagian manajemen rumah sakit, dan akhirnya awak media bertemu dengan Kepala Bidang Administrasi Umum dan Keuangan RS Windu Husada Ns I Ketut Yoga Sedana S.Kep. MRs. Dalam konfirmasi tersebut, Yoga mengatakan bahwa pihak rumah sakit meminta maaf atas ketidaknyamanan pelayanan tersebut. Serta Yoga mengakui, bahwa SOP pelayanan di rumah sakit ini adalah melayani atau memberikan tindakan terlebih dahulu kepada pasien yang sakit pada saat pasien di UGD, bukan dengan meminta deposit terlebih dahulu.

Dari pertemuan awak media dan Wayan Sukayasa dengan Kabid Umum Rumah Sakit, mereka mendapat agenda bertemu Direktur RS Windu Husada pada hari Rabu (22/5/2024) pagi. Dalam pertemuan tersebut, untuk konfirmasi dan mendengar tanggapan atau respon dari Direktur RS Windu Husada. Pada kesempatan itu, Direktur Rumah Sakit Windu Husada, dr. I Gusti Ayu Ika Kumala Dewi, MARS, juga mengakui secara internal segera berbenah dalam membina SDM Rumah Sakit Windu Husada dan memohon maaf dengan kerendahan hati kepada Wayan Sukayasa atas ketidaknyamanan ini. Namun Sukayasa menanggapi dengan senyum dingin dan akan melanjutkan kepihak terkait.
Sementara itu, Kepala Bidang Administrasi Umum dan Keuangan RS Windu Husada Yoga Sedana membenarkan pihaknya telah merawat inap pasien tersebut dan adanya komplin terhadap pelayanan yang diberikannnya. Namun pihaknya mengklaim sudah dilakukan penanganan sesuai SOP selayaknya usaha pelayanan jasa. “Selayaknya pelayanan jasa, sudah ditangani komplinnya, sudah ditemui (Wayan Sukayasa-red) sesuai SOP yang ada,” kata Yoga ketika ditemui awak media di Badung, Kamis (6/6/2024). Ia kembali menegaskan, dalam pelayanan tentu ada kepuasan, apabila masih belum puas, pihaknya kembali akan memberikan penjelasan. Soal DP 30 persen disebut sudah lumrah dilakukan. Hal itu pula akan diajdikan bahan perbaikan dan evaluasi dari pihak RS Windu Husada. aya/ama/ksm









