Nasional

Pelindo Bangun Lima Sumur Resapan di Badung, Perkuat Mitigasi Banjir dan Jaga Cadangan Air Tanah


Denpasar, PancarPOS | Komitmen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali diwujudkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, Pelindo menyerahkan bantuan pembangunan lima unit Sumur Resapan Air (SRA) di Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (10/6/2026).

Program yang dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) tersebut memiliki nilai bantuan sebesar Rp71,9 juta dan menyasar lima titik pura yang menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat Desa Punggul.

Manager TJSL Pelindo Sub Regional Bali Nusra, Rendy Fendy, mengatakan pembangunan sumur resapan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi risiko banjir akibat tingginya limpasan air hujan.

“Hari ini Pelindo hadir sebagai wujud nyata komitmen untuk melestarikan lingkungan. Kami membangun sumur resapan guna membantu mencegah bencana banjir dan menyimpan cadangan air yang dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar,” ujar Rendy.

Menurutnya, sumur resapan memiliki fungsi strategis tidak hanya untuk mengurangi genangan dan banjir saat musim hujan, tetapi juga meningkatkan pengisian kembali air tanah atau groundwater recharge yang saat ini menjadi salah satu tantangan lingkungan di kawasan perkotaan maupun wilayah penyangga pertumbuhan ekonomi.

Keberadaan sumur resapan dinilai mampu mempercepat infiltrasi air hujan ke dalam tanah sehingga mengurangi limpasan permukaan yang selama ini menjadi penyebab utama banjir dan genangan di sejumlah kawasan. Selain itu, sumur resapan juga berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air tanah yang semakin tertekan akibat tingginya kebutuhan masyarakat.

Rendy menegaskan program tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis berkelanjutan Pelindo yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan nilai sosial dan lingkungan bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

“Kami berharap keberadaan sumur resapan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Punggul, baik dari sisi mitigasi bencana maupun konservasi sumber daya air,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Punggul, I Kadek Sukarma, S.Kom., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pelindo, LMI, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan sumur resapan tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan menyambut bantuan ini dengan suka cita. Semoga dengan adanya sumur resapan ini tidak ada lagi air yang menggenang karena semuanya dapat diserap oleh sumur ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pelindo, LMI, dan seluruh pihak yang telah membantu masyarakat Desa Punggul,” ujarnya.

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan di Desa Punggul.

Melalui program TJSL, Pelindo terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan lingkungan. Selain mendukung konservasi sumber daya air, program ini juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, pengurangan risiko bencana, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup di Bali.

Pembangunan lima sumur resapan tersebut diharapkan menjadi contoh praktik baik pengelolaan air berbasis masyarakat yang mampu menjawab tantangan perubahan iklim sekaligus menjaga ketersediaan air tanah bagi generasi mendatang. ojo/ama


Back to top button