Daerah

Tak Mau Berpangku Tangan, Ngurah Aryawan Bantu Kursi Roda dan Tebar 10 Ribu Benih Ikan Nila


Denpasar, PancarPOS | I Ketut Ngurah Aryawan ternyata ada hentinya bergerak melakukan kegiatan sosial. Sejak didaulat menjadi Ketua Karang Taruna Kota Denpasar, selama 3 perode tak pernah berpangku tangan melihat masyarakat tanpa pandang bulu dibantu, agar bisa mengurangi beban penderitaan secara sosial dan kemasyarakatan. Kali ini, sosok Pejuang Kemanusian yang didesak maju menjadi bakal calon DPRD Kota Denpasar nomor urut 2 dari Partai Gerindra di Dapil Kecamatan Denpasar Barat yang berduet dengan Selebgram A.A. Ayu Maha Indra Kemala yang maju sebagai bakal calon DPR RI nomor urut 6 dari Partai Gerindra di Dapil Provinsi Bali ini, bersama jajaran Karang Taruna Kertha Dharmika, kembali menyerahkan bantuan kursi roda kepada warga yang membutuhkan di Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Denpasar, pada Jumat pagi (13/10/2023).

Ketua Karang Taruna Kota Denpasar, I Ketut Ngurah Aryawan saat menyerahkan bantuan kursi roda di wilayah Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Denpasar, pada Jumat (13/10/2023). (foto: ama)

Bantuan diserahkan bersama Relawan Lagas secara langsung di rumah Endang Werdiningsih, salah satu warga Banjar Manut Negara yang menderita sakit stroke sejak 2016 tidak bisa berjalan normal hingga saat ini. “Terima kasih banyak atas bantuannya Karang Taruna,” kata Endang didampingi suaminya dengan mata berkaca-kaca. Sama seperti sebelumnya, bantuan serupa juga diserahkan dua kursi roda di Desa Tegal Kertha yang diterima Ni Nyoman Latri, salah satu warga Banjar Mertha Gangga dan warga Bhuana Sari, Nurlela. Bakti sosial ini sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang belum tersentuh bantuan sosial di Kota Denpasar. “Masyarakat kali ini membutuhkan kursi roda, dan semoga bisa cepat sembuh dan bisa bermanfaat ke depan. Rahayu,” ucap Andre sapaan akrab pemuda milenial yang juga sebagai penekun spritual ini.

Di tempat terpisah, sebelumnya Ketua Karang Taruna Kota Denpasar ini, juga melakukan penebaran 10 ribu benih ikan di aliran sungai depan Sekolah Tunarungu Sushrusa, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Denpasar. Kegiatan tebar benih ikan ini, juga didukung dan disaksikan langsung oleh Perbekel Tegal Kertha, I Putu Trisnajaya, SH., beserta Ketua Karang Taruna Kertha Dharmika Yowana, Nyoman Winartha. Pada kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tegal Kertha, Ny. Made Dewi Suarningsih Trisnajaya mengaku sangat mengapresiasi dan menyambut positif kegiatan tebar benih Ikan Nila yang bekerja sama dengan Karang Taruna Kota Denpasar.

1th#ik-086.7/10/2023

Gagasan untuk menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya lewat kegiatan menebar benih ikan ini, juga didukung oleh semua lembaga di Desa Tegal Kertha, terutama para ibu-ibu PKK, jajaran Karang Taruna dan siswa siswa Sekolah Tunarungu Sushrusa. “Kita akan terus menjalin komunikasi dengan Karang Taruna Kota Denpasar untuk mendukung kegiatan di Desa Tegal Kertha,” bebernya. Di sisi lain, Ngurah Aryawan mengaku secara khusus menyambangi Desa Tegal Kertha untuk ikut menebar ikan bersama masyarakatnya yang sangat antusias dan ikut peduli terhadap kelestarian lingkungan. Ke depan pihaknya berharap bisa terus bergerak melakukan kegiatan sosial bersama generasi muda yang ikut peduli dan cinta terhadap terhadap lingkungan.

“Seperti kita melakukan penebaran benih Ikan Nila ini di sungai. Untuk itu, mari kita jaga kelestarian alam dan sungai kita. Karena tanpa kita siapa lagi?,” katanya, seraya berharap masyarakat nantinya bisa mendapat manfaat dengan mengkomsumsi ikan yang sangat bergizi dan bernutrisi dengan protein tinggi agar dapat meningkat kecerdasan generasi muda mendatang. “Untuk itu kita harus gerakan bersama untuk gemar makan ikan dengan selalu menjaga kelestarian lingkungan dan sungai di sekitar kita. Tanpa generasi yang mau hadir menjaga lingkungan ini, siapa lagi yang bisa peduli tanpa ada kita saat ini. Untuk itu, mari kita jaga sungai, agar ikannya bisa dikonsumsi untuk mencerdaskan generasi bangsa kita ke depan,” pungkasnya.

6ln#ik-079.23/9/2023

Perlu diketahui, Ngurah Aryawan terus turun ke bawah atau Turba didampingi Relawan Lagas mambawa berbagai bantuan kemanusian. Sosok Pejuang Kemanusian ini, di tengah para wakil rakyat yang hanya bisa duduk menjadi penonton, malah makin gencar melakukan aksi sosial kerakyatan. Pemuda milenial yang digadang-gadang maju menjadi bakal calon Anggota DPRD Kota Denpasar di Dapil Denpasar Barat nomor urut 2 dari Partai Gerindra, pada Pemilu 2024 tersebut, juga sempat menyerahkan bantuan Sembako kepada anak yatim piatu dan 2 unit kursi roda kepada warga yang menderita stroke di wilayah Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Denpasar, pada Senin (9/10/2023).

Sebelumnya, pasangan duet Ngurah Aryawan dan Maha Kemala, juga sempat menyerahkan bantuan Sembako kepada anak-anak di Banjar Menut Negara untuk mencegah stunting dan gizi buruk serangkaian Bulan Bakti Karang Taruna ke-63 Tahun. Kegiatan berbagi yang dilaksanakan dan dipusatkan di Bale Dusun Mulyawan kali ini, setelah melakukan komunikasi dengan Karang Taruna, sehingga bisa langsung bergerak turun membawa bantuan kerakyatan yang menyentuh langsung masyarakat. Melalui amunisi sosial ini, Ngurah Aryawan bersama perwakilan dari Maha Kemala yang hadir, akan terus turun menangani masalah sosial di tengah masyarakat, seperti bantuan Sembako untuk memberikan makanan bergizi dan bernutrisi tinggi untuk anak stunting, selain bantuan kursi roda bagi warga yang membutuhkan.

Ketua Karang Taruna Kota Denpasar, I Ketut Ngurah Aryawan bersama tim Maha Kemala, saat menyerahkan bantuan kursi roda kepada warga Bhuana Sari, pada Senin (9/10/2023). (foto: ama)

Ngurah Aryawan yang pada Minggu, 8 Oktober 2023 lalu, sudah membagikan 500 tabung gas melon murah yang disubsidi seharga Rp10 ribu. Di samping itu, juga melaksanakan kegiatan bantuan 2 unit bedah rumah untuk warga kurang mampu di Kota Denpasar. Sebelumnya iketahui, sebagai wujud rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna ke-63 Tahun, jajaran Karang Taruna Kota Denpasar terus berkarya untuk kemajuan bangsa. Pada kesempatan itu, Karang Taruna menerjunkan sekitar 1.500 anak milenial yang terdiri dari para pelajar, pemuda dan masyarakat umum di Kota Denpasar untuk mengikuti kegiatan jalan sehat untuk menggerak jiwa kemanusiaan, pada Selasa, 26 September 2023.

Usai jalan sehat berakhir kemudian dilanjutkan dengan menyelenggarakan Gebyar Operasi Katarak gratis yang dilaksanakan di Cafe Nebula, Jl. Kebo Iwa, Denpasar Barat, Denpasar (depan SMK TI Global Badung). Melibatkan anak milenial yang akan menggerakan nafas nafas perjuangan Karang Taruna Denpasar yang selama ini tidak pernah akan berhenti, baik untuk bantuan kebencanaan, dan menangani masalah Covid-19. Bahkan saat itu, Karang Taruna bekerja sama dengan Srikandi Bali Santhi untuk membantu penanangan persoalan stunting dan gizi buruk. Kegiatan sosial dengan Ketua Srikandi Bali Santhi, Zakia Said Aljaidi, SE., SH., itu, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami stunting dan gizi buruk, karena peningkatan angka stunting di Kota Denpasar masih cukup tinggi.

I Ketut Ngurah Aryawan, sosok pejuang kemanusian yang maju menjadi Caleg DPRD Denpasar nomor urut 2 Dapil Denpasar Barat, saat pembagian gas melon murah seharga Rp10 ribu. (foto: ist)

Selain itu, kegiatan menyambut dan memeriahkan HUT ke-63 Karang Taruna Denpasar ini, juga membagikan 400 kaca mata tanpa dipungut biaya alias gratis. Oleh karena itu, masyarakat di Kota Denpasar yang melakukan operasi katarak dan membutuhkan kaca mata gratis sudah mendaftarkan diri kepada Panitia Gebyar Operasi Katarak yang bekerja sama dengan tim medis dari Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar. Ia berharap 8 orang masyarakat yang butuh operasi katarak bisa tertangani dengan baik, sehingga Gebyar Operasi Katarak gratis yang dilaksanakan akan menjadi program rutin setiap 3 bulan sekali yang dilakukan oleh Karang Taruna Kota Denpasar, dan akan selalu ada setiap tahunnya.

Sebab operasi katarak gratis ini merupakan salah satu program sosial dari Karang Taruna Kota Denpasar dengan JFC (John Fawcett Foundation) dan Nebula Lounge Bali yang kali ini juga menggandeng Pemkot Denpasar. “Program bakti sosial ini untuk orang-orang yang membutuhkan, atau kurang mampu yang menderita katarak,” kata politisi milenial Partai Gerindra ini, seraya memastikan masyarakat umum, meskipun tanpa fasilitas BPJS Kesehatan bisa mendapatkan operasi katarak adalah orang yang membutuhkan, khususnya tidak mampu secara materi untuk biaya operasi katarak. Sebenarnya operasi mata katarak ini sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Namun uniknya, masyarakat yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan dan penderita katarak bisa melakukan operasi katarak ini dengan gratis. ama/ksm/yar


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button