Barisan KWT se-Tabanan Bulatkan Tekad Dukung Made Usmantari Maju DPRD Bali
PDI Perjuangan Siap Rebut 1 Kursi Kuota Perempuan dari Dapil Tabanan

Tabanan, PancarPOS | Barisan relawan dari ibu-ibu KWT (kelompok wanita tani) di seluruh kecamatan Kabupaten Tabanan, secara spontanitas mendeklarasikan dukungan untuk Ni Made Usmantari, sebagai salah satu bakal calon Anggota DPRD Bali nomor urut 3 dari kuota perempuan PDI Perjuangan Dapil Tabanan. Deklarasi tersebut siap memenangkan istri dari Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., agar lolos menjadi Anggota DPRD Bali dari Caleg incumbent untuk periode 2024 – 2029.

“Kami ibu-ibu KWT memberikan doa dan dukungan kepada Ibu Made Usmantari sebagai calon Anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Tabanan. Salam tiga jari, jangan lupa pilih Ibu Usmantari. Merdeka,” teriak para ibu-ibu KWT se-Kabupaten Tabanan yang terus menggema di sela-sela kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang “Pemberdayaan Lahan Pekarangan sebagai Sumber Pangan dan Obat Keluarga” di Pondok Indi Penebel, Tabanan, pada Senin (21/8/2023).
Meskipun secara spontanitas, namun deklarasi kebulatan tekad untuk mensupport penuh Made Usmantari atau “M-U” ini dilakukan dengan sangat bersemangat, karena selama ini belum ada sosok kaum perempuan di Tabanan yang bisa menembus kursi DPRD Bali, dan benar-benar mau diajak memperjuangkan nasib para ibu-ibu KWT yang juga dituntut harus selalu siap menjaga ketahanan pangan keluarga. Mereka melakukan deklarasi mendukung M-U, karena merasa sangat yakin akan mampu membangkitkan ekonomi kaum perempuan di Tabanan.

Terutama melalui program kerakyatan yang bakal melanjutkan pembangunan di sektor pertanian yang telah dilakukan oleh Made Urip selama 5 periode atau 25 tahun menjabat Anggota Komisi IV DPR RI. “Kami para ibu-ibu KWT di Tabanan sengaja hadir di sini, juga untuk menyatakan dukungan kami kepada Ibu Made Usmantari. Karena kami ingin ada yang melanjutkan sosok Pak Made Urip yang sangat kami kenal dan selalu setia dengan para petani dan krama subak di Tabanan,” kata Ketua KWT Kota Pala, Desa Dauh Peken, Deonisia Widihandayani.
Hal senada ditegaskan oleh Ketua KWT Cemara, Desa Dajan Peken, Ni Luh Kadek Meirawati yang menyatakan sudah siap bekerja dengan tim dan relawan M-U di seluruh Tabanan yang sudah terbentuk, khususnya para KWT di berbagai kecamatan dan desa di Lumbung Berasnya Bali itu, guna memenangkan Made Usmantari. Pihaknya juga ikut serta menyambut deklarasi tersebut, karena merasa sangat bangga ada kaum perempuan di Tabanan yang bisa maju dan menembus jatah kursi DPRD Bali di Dapil Tabanan, sehingga semakin banyak relawan yang menyatakan dukungan.

“Kami berharap dari deklarasi dukungan ibu-ibu KWT se-Kabupaten Tabanan ini bisa terus mengalir, dari berbagai elemen dan lapisan masyarakat, apakah dari emak-emak para petani, ibu-ibu UMKM, kaum milenial, dan para tokoh masyarakat,” tegasnya, seraya mengingatkan kembali pesan untuk ibu-ibu KWT dan relawan menuju Pemilu serentak, pada Rabu, 14 Februari 2024 agar datang ke TPS masing-masing untuk mencoblos nomor urut 3, calon Anggota DPRD Bali dari PDI Perjuangan di Dapil Tabanan.
Di sisi lain, Made Usmantari “M-U” menyampaikan ucapan terima kasih atas deklarasi dukungan yang diberikan oleh sesama kaum ibu dari KWT seluruh Tabanan. Pelaku pariwisata ini, mengaku bangga para komunitas KWT tersebut memberinya dukungan untuk menjadi wakil rakyat di DPRD Bali. Oleh karena itu, M-U juga mengaku jika dirinya terpilih, tentunya aspirasi para KWT di Tabanan akan diperjuangkan ke depan dengan duduk di Komisi II DPRD Bali yang khusus mengurus pertanian dan pariwisata. “Karena aspirasi dukungan ini harus kita pegang. Saya bersama caleg PDI Perjuangan lainnya akan siap menjaga aspirasi dukungan tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, alasan utama dirinya maju di Pemilu legislatif di Dapil Tabanan, hanya untuk perhatian lebih terhadap nasib masyarakat kecil, khususnya kaum ibu yang menjaga garda terdepan untuk menyediakan ketahanan pangan keluarga. “Jadi saya ingin agar nantinya kita sama-sama saling berjuang untuk memberi kebaikan bersama. inilah kuncinya,” pungkas M-U. ama/ksm/yar








