Hukum dan Kriminal

Warga Royal Garden Residence, Tidak Membayar Iuran Air, Malah Laporkan Pengelola Ke Polda Bali.

Denpasar, PancarPOS | Warga di perumahan Royal Garden (RGR) Jimbaran Denpasar mencoba laporkan pihak management Royal Garden sehubungan dengan adanya pemutusan jaringan Air Bersih. Semula Warga Royal Garden mendapatkan pasokan air bersih dari pihak Management Royal Garden, dengan kompensasi iuran sesuai dengan pemakaian.

Beberapa hari lalu pihak management perumahan Royal Garden yang di kelola secara sah oleh Pihak PT Royal Garden Management semenjak Tahun 2023, Terpaksa harus memutuskan Jalur air bersih ke beberapa warga, sebab menurut pihak management, dari Ratusan warga di Perumahan Royal Garden, ada sekitar 30 warga yang hingga kini tidak mau membayar iuran Air hingga Iuran pengelolaan lingkungan, mengakibatkan pihak management Mengalami kerugian.

“Kami sudah beberapa kali mendiskusikan dengan warga yang lalai dalam membayar iuran, bahkan kami sudah bersurat dan memberikan kebebasan untuk warga memasang PDAM namun tidak di respon. sehingga kami harus memutuskan aliran air bersih dari kami, sebab kalau tidak kami akan terus mengalami kerugian yang semakin besar lagi,” jelas salah seorang management PT Royal Garden Management kamis 26/9.

Warga bahkan ada yang hingga tahunan tidak mau membayar Iuran, sedangkan kami perlu adanya maintenance mesin untuk kelancaran Pasokan Air bersih tersebut, Tambah sumber yang mengaku sebagai pihak PT Royal Garden Management. Pihak PT RGR mengaku pemutusan sementara pasokan air bersih itu hanya di lakukan kepada konsumen yang lalai membayar iuran saja, tidak untuk semua warga perumahan Royal Garden.

“Kami memang benar telah memutuskan sementara pasokan Air Bersih, namun hanya kepada warga yang tidak membayar Iuran, dan itu tercatat sekitar 30 warga saja dari 300 warga yang ada”, jelas pihak management yang tidak ingin di sebutkan namanya. “Kami keberatan dengan beredarnya pemberitaan yang menyebutkan ratusan warga kehilangan pasokan air bersih, itu tidak benar dan berita hoax,” sambungnya.

Adanya pelaporan segelintir warga yang melaporkan kami ke Polda Bali, itu kami hargai namun tidak harus memberikan informasi palsu, karena ini adalah informasi yang sesat dengan mencoba memprovokasi masyarakat yang tidak mengerti apa yang terjadi. Jelas sumber dari PT Royal Garden Management,

“Kami sayangkan karena segelintir warga saja, penghuni perumahan sampai mau di provokasi. sebab kami sudah beberapa kali mendiskusikan hal ini dengan warga guna melakukan maintenance bersama, namun tidak ada respon hingga kini,” jelas sumber. day/ama

Back to top button