Kamis, April 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaEkonomi dan BisnisPegadaian Bali Nusra Catat Kenaikan Nasabah dan Penjualan Emas

Pegadaian Bali Nusra Catat Kenaikan Nasabah dan Penjualan Emas

Denpasar, PancarPOS | Kinerja PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar (Bali Nusra) menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026. Dalam kegiatan Media Gathering bersama awak media di The Gade Coffee & Gold Denpasar, Selasa (28/4/2026), Pemimpin Wilayah Edy Purwanto memaparkan capaian perusahaan yang mengalami peningkatan baik dari sisi jumlah nasabah maupun penjualan emas.

Hingga 26 April 2026, jumlah nasabah aktif di Bali tercatat meningkat 14,4 persen atau bertambah 47.821 nasabah. Sementara itu, penjualan emas melalui skema cicil mencapai 172 kilogram atau naik 112,22 persen dan telah melampaui target yang ditetapkan.

“Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap produk Pegadaian semakin meningkat, khususnya pada investasi emas,” ujar Edy Purwanto.

Secara keseluruhan, wilayah kerja Pegadaian Kanwil VII Denpasar yang mencakup Bali, NTB, dan NTT mencatat total penjualan cicil emas sebesar 334,9 kilogram dengan jumlah nasabah mencapai 121.303 orang sejak Januari hingga 26 April 2026.

Kontribusi dari NTB tercatat sebesar 99,7 kilogram dengan 42.002 nasabah, sedangkan NTT menyumbang 63,2 kilogram dengan 31.480 nasabah. Meski tidak sebesar Bali, kedua wilayah tersebut tetap menunjukkan pertumbuhan yang stabil.

Di sektor pembiayaan, Pegadaian juga mencatat peningkatan signifikan. Total penyaluran kredit sepanjang 2025 sebesar Rp12,6 triliun, sementara hingga April 2026 telah mencapai Rp15,4 triliun dengan jumlah nasabah sekitar 1,4 juta orang.

Produk gadai masih menjadi kontributor utama dengan porsi 81,4 persen, diikuti oleh produk pembiayaan mikro untuk UMKM serta tabungan emas. Dengan capaian tersebut, Pegadaian Kanwil VII Denpasar berada di posisi lima besar secara nasional.

Edy menegaskan, capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja ke depan.

Selain fokus pada bisnis, Pegadaian juga menjalankan program tanggung jawab sosial. Pada 3 Mei 2026, perusahaan berencana menyalurkan bantuan ke panti asuhan serta melakukan pelepasliaran tukik di Kabupaten Jembrana.

Dalam kesempatan tersebut, Pegadaian juga memperkenalkan berbagai produk yang dimiliki, mulai dari produk gadai seperti Kredit Cepat Aman (KCA), gadai non-emas, hingga gadai barang mewah dan efek. Pada sektor investasi tersedia tabungan emas dan cicil emas, sedangkan pada pembiayaan terdapat produk seperti Krasida, KUR Syariah, dan ARRUM Haji.

Pegadaian juga menyediakan layanan tambahan seperti Safe Deposit Box dan fasilitas multi pembayaran online untuk berbagai kebutuhan masyarakat.

Edy menjelaskan, emas masih menjadi pilihan investasi yang diminati karena relatif aman, tahan terhadap inflasi, dan mudah dicairkan. Kondisi ekonomi global yang tidak menentu turut mendorong masyarakat beralih ke instrumen investasi yang lebih stabil. ama/ksm

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img