Politik dan Sosial Budaya

Ngurah Aryawan Gerak Cepat, APJATEL Bali Langsung Rapikan Kabel Semrawut di Padangsambian Kaja Demi Keselamatan Warga


Denpasar, PancarPOS | Keluhan masyarakat terkait kabel provider yang semrawut di wilayah Desa Padangsambian Kaja, khususnya di Banjar Tegallinggah, akhirnya mendapat respons cepat. Berkat tindak lanjut yang dilakukan Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Gerindra, I Ketut Ngurah Aryawan, Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Bali langsung bergerak melakukan koordinasi dan penataan kabel yang selama ini dikeluhkan warga pada Jumat, 26 Juni 2026.

Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi karena melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari APJATEL Bali, Pemerintah Desa Padangsambian Kaja, Kepala Dusun, hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kolaborasi ini dinilai menjadi contoh nyata sinergi dalam menyelesaikan persoalan yang langsung dirasakan masyarakat.

Ngurah Aryawan mengatakan, penataan kabel udara bukan hanya menyangkut keindahan atau estetika kawasan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan masyarakat, kenyamanan pengguna jalan, serta ketertiban ruang publik di Kota Denpasar.

“Persoalan kabel semrawut ini sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Karena itu kami langsung berkoordinasi dengan APJATEL Bali agar segera dilakukan penataan. Saya mengapresiasi respons cepat APJATEL bersama pemerintah desa sehingga persoalan ini bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Ngurah Aryawan.

Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Gerindra I Ketut Ngurah Aryawan bersama Korwil APJATEL Bali Dodi Oku Sularto Simanjuntak, Pemerintah Desa Padangsambian Kaja, Kepala Dusun, dan BPD saat meninjau serta melakukan penataan kabel provider yang semrawut di Banjar Tegallinggah, Desa Padangsambian Kaja, Jumat, 26 Juni 2026. (foto: ist)

Menurutnya, semangat gotong royong dan responsivitas seluruh pihak harus terus dipertahankan. Setiap persoalan masyarakat harus diselesaikan secara cepat, tepat, dan memberikan dampak nyata.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa mewujudkan lingkungan yang lebih tertata, aman, nyaman, sekaligus mencerminkan wajah Kota Denpasar yang semakin maju,” tegasnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Padangsambian Kaja, I Made Gede Wijaya, memberikan apresiasi atas kepedulian dan respons cepat Ngurah Aryawan dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

Menurutnya, kabel provider yang menjuntai dan semrawut selama ini menjadi salah satu keluhan utama warga karena mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan sering menjadi kendala saat pelaksanaan upacara adat, khususnya prosesi ngaben yang menggunakan bade dan lembu berukuran tinggi.

“Kinerja Pak Ngurah Aryawan sebagai anggota dewan sangat baik. Beliau sangat cepat merespons keluhan masyarakat. Permasalahan kabel ini memang sudah lama dikeluhkan warga dan sangat mengganggu, terutama ketika ada upacara ngaben maupun kegiatan adat lainnya. Kami sangat mengapresiasi perhatian beliau,” ungkap I Made Gede Wijaya.

Koordinator Wilayah APJATEL Bali, Dodi Oku Sularto Simanjuntak, menegaskan pihaknya mendukung penuh upaya penataan kabel jaringan telekomunikasi demi kepentingan masyarakat.

Ia mengaku langsung menginstruksikan tim untuk turun ke lapangan setelah menerima koordinasi dari Ngurah Aryawan mengenai kondisi kabel di Banjar Tegallinggah.

“Kiprah Pak Ngurah Aryawan sangat responsif terhadap aspirasi masyarakat. Kami sangat mendukung upaya perapian kabel ini demi keselamatan dan kenyamanan warga. Setelah berkoordinasi dengan Pak Ngurah, kami segera menurunkan tim untuk melakukan penataan di lapangan,” kata Dodi Oku Sularto Simanjuntak.

Menurutnya, APJATEL Bali berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh operator telekomunikasi agar jaringan utilitas di Bali semakin tertata, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan.

Upaya penataan kabel di Banjar Tegallinggah diharapkan menjadi langkah awal penataan jaringan utilitas di berbagai wilayah Kota Denpasar. Sinergi antara legislatif, pemerintah desa, APJATEL, dan masyarakat diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih rapi, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. ama/ksm


Back to top button