Hukum dan Kriminal

Polda Bali Segera Tetapkan Tersangka Kasus Ledakan Maut Gudang LPG


Denpasar, PancarPOS | Kasus ledakan maut gudang LPG yang telah menewaskan 11 orang segera menemui babak baru. Polda Bali segera menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Kasus ini menyita perhatian publik lantaran korban dalam kasus ini sangat besar. Selain korban meninggal, masih ada korban luka yang masih dirawat di rumah sakit. Karena itu dipastikan proses hukum terhadap kasus kebakaran Gudang Gas LPG di Jalan Cargo Taman I, Banjar Uma Sari, Ubung Kaja, Denpasar Utara akan menjerat kepada pihak yang bertanggung jawab.

1bl#ik-028.1/6/2024

Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar Kompol Laorens Rajamangapul Heselo mengatakan, proses hukum kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan, pada Rabu (12/6/2024). “Setelah naik penyidikan, kami tinggal penetapan tersangka, kami akan tetapkan tersangka dalam waktu dekat,” ujarnya, Jumat (14/6/2024). Saat ini, Penyidik Satreskrim Polresta Denpasar disebut masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah ahli, baik itu mengenai perizinan Gudang Gas LPG yang terbakar dan beberapa hal lainnya.

Setelah rangkaian pemeriksaan tersebut rampung, maka penetapan tersangka akan langsung dilakukan. Diberitakan sebelumnya, kasus kebakaran Gudang Gas LPG di Jalan Cargo Taman I, Banjar Uma Sari, Ubung Kaja, Denpasar Utara, pada Minggu (9/5/2024) telah menewaskan 11 orang dan yang lainnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Bahkan, ramai isu bahwa gudang tersebut melakukan kegiatan oplos gas. Sehingga, berbagai pihak, hingga masyarakat mendesak kepolisian untuk mengusut dan memproses hukum pihak gudang terutama pemilik hingga tuntas.

1th#ik-029.4/6/2024

Menyikapi masalah tersebut, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan memastikan pemilik gudang akan dimintai pertanggungjawaban. “Peristiwa ini bukan hanya dilihat dari korban meninggal dunia saja, tapi dengan adanya peristiwa tersebut saja otomatis pemilik gudang akan dimintai pertanggungjawabannya,” tegasnya, ditemui di Mapolda Bali, Selasa (11/6/2024). Tim Penyidik Polresta Denpasar dan Labfor Polda Bali dikatakan sedang mensinkronkan berbagai temuan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Tim Labfor sudah turun ke lapangan mengecek lagi untuk sinkronisasi titik awal api dengan keterangan saksi-saksi,” ucapnya, Jumat (14/6/2024). Setelah data temuan tersebut sudah sinkron dan lengkap, baru akan disampaikan melalui press release yang akan digelar oleh Polresta Denpasar. Pihaknya belum bersedia membeberkan apa saja temuan-temuan tersebut, karena tidak mau buru-buru untuk menghindari kesalahan. Pihaknya juga ingin menjaga kenyamanan dari keluarga korban, baik yang sedang menjalani perawatan dan juga yang meninggal dunia. Dia menyatakan pada intinya proses di kepolisian terus berjalan. rik/ama/ksm

Baca Juga :


Back to top button