Bupati Kembang Hartawan Hidupkan Warisan Bung Karno Melalui Lomba Mustika Rasa

Jembrana, PancarPOS | Semangat kemandirian pangan yang diwariskan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, kembali dihidupkan Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) berbasis buku resep legendaris Mustika Rasa. Kegiatan ini menjadi bagian dari Festival Jembrana 2026 dalam rangkaian peringatan HUT Kota Negara ke-131.
Lomba yang digelar di Ballroom Ir. Soekarno, Selasa (4/8/2026), berlangsung meriah dengan diikuti perwakilan TP PKK dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana. Sejak pagi, para peserta menampilkan kreativitas mengolah beragam bahan pangan lokal menjadi sajian tradisional yang menggugah selera sekaligus memenuhi prinsip gizi seimbang.
Keistimewaan lomba ini terletak pada penggunaan resep yang seluruhnya mengacu pada buku Mustika Rasa, buku kuliner Nusantara yang diprakarsai oleh Bung Karno sebagai upaya mendokumentasikan sekaligus melestarikan kekayaan kuliner Indonesia. Dari resep-resep bersejarah tersebut, lahir berbagai kreasi masakan berbasis pangan lokal yang tidak hanya lezat, tetapi juga sehat, aman, dan bernilai gizi tinggi.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menegaskan bahwa lomba tersebut bukan sekadar ajang adu keterampilan memasak, melainkan bagian dari upaya menjaga identitas budaya bangsa melalui kuliner tradisional.
Menurutnya, generasi muda harus diperkenalkan dan dibiasakan mengonsumsi makanan tradisional agar tidak tergerus oleh arus modernisasi dan dominasi makanan cepat saji.
“Ajarkanlah anak-anak kita memakan makanan tradisional, jangan sampai ditinggalkan oleh generasi-generasi sekarang,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, pemanfaatan resep-resep dalam buku Mustika Rasa mengandung pesan penting mengenai kedaulatan pangan dan semangat berdikari yang selama ini menjadi cita-cita Bung Karno. Jembrana, kata dia, memiliki kekayaan sumber daya pangan lokal yang dapat diolah menjadi berbagai menu sehat sekaligus bernilai ekonomi.
“Melalui lomba ini diharapkan masyarakat, khususnya peserta, dapat berkreasi menciptakan dan mengembangkan resep yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dengan memanfaatkan bahan pangan lokal serta dapat diaplikasikan sebagai menu keluarga sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Jembrana menjelaskan peserta lomba berasal dari lima TP PKK kecamatan, yakni TP PKK Kelurahan Loloan Timur (Kecamatan Jembrana), TP PKK Desa Manggissari (Kecamatan Pekutatan), TP PKK Kelurahan Tegalcangkring (Kecamatan Mendoyo), TP PKK Desa Tegal Badeng Timur (Kecamatan Negara), dan TP PKK Desa Melaya (Kecamatan Melaya).
Melalui kegiatan tersebut diharapkan lahir berbagai inovasi menu berbasis pangan lokal yang tetap mempertahankan cita rasa warisan kuliner Nusantara sebagaimana tertuang dalam buku Mustika Rasa. Selain itu, inovasi tersebut juga diharapkan mampu menjadi inspirasi masyarakat dalam menyajikan menu keluarga yang sehat, bergizi, aman, serta mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.
Pelaksanaan lomba sekaligus menjadi bukti bahwa warisan pemikiran Bung Karno tentang pentingnya memanfaatkan kekayaan pangan Nusantara masih relevan hingga saat ini. Dengan mengangkat kembali resep-resep tradisional, Pemerintah Kabupaten Jembrana berupaya memperkuat budaya konsumsi pangan lokal sekaligus mendorong lahirnya inovasi kuliner yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. mas/ama/*









