Politik dan Sosial Budaya

Perkuat Sektor Pertanian di Badung, Made Urip Serahkan Bantuan Sembako dan Sapi Senilai Rp200 Juta

Badung, PancarPOS | Kondisi pariwisata Badung yang semakin terpuruk di tengah pandemi Covid-19, terus menjadi perhatian serius Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si. Salah satunya dengan menyerahkan berbagai program dan bantuan untuk terus memperkuat sektor pertanian di Bumi Keris. Kali ini, Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut, menyerahkan secara simbolis bantuan Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) termasuk kandang,  mesin pencacah dan motor roda tiga kepada Kelompok Sapi Bali Mukti di Banjar Sekar Mukti Kaja, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Badung, Jumat (24/12/2021). Selain itu, Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U itu, juga membagikan bantuan Sembako berupa beras kepada anggota kelompok ternak sapi, didampingi Anggota Fraksi PDI Perjuangan dari Komisi IV DPRD Bali I Bagus Alit Sucipta alias Gus Bota, bersama Anggota Komisi II DPRD Badung, I Gustu Agung Ayu Inda Trimafo Yudha yang biasa dikenal Gek Inda, dan I Gusti Lanang Umbara beserta Kadis Pertanian dan Pangan Badung Wayan Wijana, S.Sos., M.Si., yang dihadiri Sekdes Belok Sidak, Kadus dan Kelian Subak Sekar Mukti.

Insert foto: Made Urip menyerahkan bantuan motor roda tiga kepada Kelompok Sapi Bali Mukti.

Usai menerima bantuan, Ketua Kelompok Sapi Bali Mukti, I Nyoman Gindra mengucapkan terimakasih kepada Made Urip atas bantuan program UPPO yang telah diwujudkan dengan baik untuk sub sektor peternakan dan pengolahan pupuk organik. Untuk itu ke depan, juga akan kembali memohon petujuk dan bimbingan Made Urip, khususnya untuk membantu mewujudkan aspirasi kelompok ternak. “Mewakili anggota kelompok, kami mengucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu semua, khususnya Pak Made Urip yang telah memberikan bantuan UPPO senilai Rp200 juta. Kami berharap tahun ke depan, jika ada program lainnya, juga agar bisa dibantu,” katanya. Pada kesempatan itu, Sekdes Belok Sidan, Drs. I Made Resi mengucapkan selamat datang kepada Made Urip bersama rombongan Fraksi PDI Perjuangan yang telah turun secara langsung menyerahkan bantuan UPPO untuk salah satu kelompok sapi dari 9 banjar di Belok Sidan, sebagai sarana produksi pertanian, khususnya di sub sektor peternakan. “Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Made Urip dan rombongan yang telah datang langsung menyerahkan bantuan. Intinya kami mengucapkan suksmaning manah kepada Bapak Made Urip bersama rombongan,” tambahnya.

1bl#ik-23/12/2021

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Pangan Badung Wayan Wijana menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang sangat banyak difasilitasi Made Urip di Badung. Dikatakan, meskipun berasal dari Tabanan, namun Made Urip selalu memikirkan kesejahteraan petani di seluruh Bali. Apalagi terbukti, Made Urip juga telah sejak lama berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan petani, seperti bantuan UPPO yang saat ini ada sekitar 15 unit di Badung sudah berjalan dengan baik sebagai salah satu tujuan pemerintah untuk meningkatkan kesejateraan petani. Karena itu, diharapkan seluruh kelompok bisa kompak dan bersatu menjaga agar sapi selalu sehat dan bisa berkembang biak. “Jangan sampai sapi dijual dan jangan pura-pura dibilang mati. Karena harus diperiksa dulu dan ada fotonya. Kalau tidak saya tidak akan percaya, karena akan diperiksa. Makanya hati-hati dan jangan seperti itu,” bebernya. Di sisi lain, Gek Inda mengungkapkan program pemerintah yang terus digenjot Made Urip ini, harus dijaga dan dipertangungjawab dengan baik oleh kelompok tani dan ternak di Badung. Selaku petugas partai, juga sangat berterimakasih kepada Made Urip yang terus berusaha membantu kearifan lokal Badung utara, terutama di Kecamatan Petang, karena sangat besar kesenjangannya dengan Badung selatan.

1bl#ik-22/12/2021

“Tanpa pariwisata harus bisa, Badung utara harus hidup di sektor pertanian. Dan ini yang harus terus digalakan bersama Pak Made Urip. Paling tidak bisa diberikan pembinaan dan kami siap bersama Ajik Lanang dan Jik Gus Bota untuk mendukung program pertanian di pusat yang dibantu oleh Pak Made Urip,” papar Ketua PUTRI Bali ini. Lanang Umbara menambahkan, Made Urip sebagai senior dan tokoh serta pimpinan partai sudah terkenal sebagai “Bapak Seribu Traktor” sangat rajin turun ke tengah masyarakat. Pihaknya juga sangat berterimakasih kepada Made Urip sebagai perwakilan di pusat yang telah banyak menyalurkan bantuan yang sangat luar biasa, terutama UPPO dengan memberikan 10 ekor sapi, sebagai magnet yang sangat penting bagi petani di Belok Sidan. “Apalagi seperti begini, karena sektor pariwisata di Badung yang anjlok, sehingga ingin meningkatkan pertanian untuk perekonomian masyarakat Badung dari hulu hingga hilir,” bebernya. Gus Bota juga menyampaikan bantuan dari Made Urip selalu konsisten dan sudah hadir beberapa kali mendampingi menyerahkan bantuan sebagai wujud perhatian krama Badung. Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang sebelumnya sangat konsen di sektor pariwisata yang semakin lesu, namun di pertanian makin menggeliat untuk menjaga ketahanan pangan di Badung.

1bl#ik-8/12/2021

“Inilah bentuk perjuangan Pak Made Urip dan harus diingat tidak hanya diperlunya saja datang minta dukungan. Tapi Pak Made Urip selalu datang, sehingga kita akan terus hadir mendampingi dan mendukung programnya ke depan untuk seluruh krama Badung. Inilah disebut program Satu Jalur dengan bergotong-royong memenuhi aspirasi masyarakat,” tutupnya. Saat berdialog dan bertatap muka, Made Urip secara ringkas menegaskan bantuan ini sebagai wujud untuk datang membela wong cilik di Desa Belok Sidan sebagai daerah pertanian. Kelompok ternak yang diberikan bantuan sapi ini, diharapkan agar selalu mengikuti prosedur dan pelihara sapi dengan baik. Perlu juga disadari kelompok sapi ini adalah milik bersama, sehingga harus terus berkembang, termasuk mengolah pupuk organik untuk meningkat unsur hara lahan pertanian. Selain itu, juga masih banyak lagi bantuan lainnya, seperti traktor, sapi betina produktif, termasuk bantuan jalan usaha tani dan jaringan irigasi tersier. Diingatkan kembali terkait kondisi ekonomi di masa pandemi untuk menguji kesabaran masyarakat Badung yang paling parah terdampak. Untungnya di Bali memiliki subak sebagai ketahanan pangan yang diwarisakan sejak dulu, baik subak abian dan subak basah. Karena itu, harus djjaga daerah resapan di Badung utara yang bisa diperjuangkan melalui bantuan program Bang Pesona dan program pekarangan lestari (P2L) untuk kelompok wanita tani (KWT) masing-masing senilai Rp50 juta untuk memperkuat sektor pertanian semakin kuat dan tangguh di Badung.

Insert foto: Made Urip selaku Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, juga menyerahkan oleh-oleh berupa bantuan beras masing-masing 5kg dari Ketua DPR RI Puan Maharani.

“Saya minta sektor pertanian diperkuat, dan para petani harus menjadi petani tekun dan sukses. Karena itu, harus mempertahankan kerjasama ini dengan wakil rakyat yang khusus mengurus sektor pertanian. Jadi ke depan cari mitra dari anggota DPR yang khusus mengurus di sektor pertanian ini,” tegas Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI itu, sembari ditugaskan sebagai Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, juga menyerahkan oleh-oleh berupa bantuan beras masing-masing 5kg dari Ketua DPR RI Puan Maharani untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. ama/ksm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button