Ngurah Aryawan Gandeng Gallery Kohinoor Gerak Cepat Bantu Warga, 10 Kursi Roda Langsung Disalurkan
Lama Sakit dan Tak Bisa Berjalan, I Ketut Ranuh Akhirnya Terima Kursi Roda

Denpasar, PancarPOS | Setelah bertahun-tahun harus menahan sakit dan bergantung kepada keluarga untuk berpindah tempat, I Ketut Ranuh, 65, salah satu warga yang tinggal di Lingkungan Tegal Sari, Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat, pada Sabtu (22/8/2026) akhirnya mendapatkan bantuan kursi roda. Bantuan tersebut diberikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Gallery Kohinoor yang menyiapkan 10 kursi roda bagi warga Kota Denpasar yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilakukan oleh politisi muda, Ketut Ngurah Aryawan, SH., dengan sistem door to door, sehingga bantuan langsung menyasar masyarakat berdasarkan pengaduan yang masuk.
Bersama istrinya Ranuh mengakui bantuan itu memiliki arti besar. Selama ini, kondisi kesehatannya membuat ia tidak lagi leluasa berjalan. Bahkan untuk bepergian menggunakan kendaraan, ia harus dibantu dan terkadang digendong oleh keluarga. Istri Ranuh, Ni Wayan Dani, juga mengungkapkan sakit yang dialami suaminya sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Namun, kondisi tersebut semakin parah dalam beberapa waktu terakhir. “Sudah lama sakitnya. Dulu masih tidak bisa berjalan. Sekarang baru semakin parah,” ujar Dani.
Dani menuturkan, selama ini keluarganya berusaha merawat Ranuh dengan kemampuan yang ada. Ia bahkan memilih tidak banyak mengeluhkan kondisi tersebut karena tidak ingin merepotkan keluarga. Namun, rasa iba muncul ketika melihat anak dan menantunya harus mengangkat tubuh Ranuh, termasuk saat hendak memasukkannya ke dalam mobil. “Saya kasihan melihat anak dan menantu. Sudah sering mengangkatnya (suami, red). Kalau mau ke mobil juga harus digendong,” tuturnya.

Karena kondisi tersebut, keluarga kemudian meminta bantuan melalui Ngurah Aryawan agar bisa mendapatkan kursi roda. Permintaan itu selanjutnya mendapat perhatian dari pihak Gallery Kohinoor, hingga akhirnya bantuan dapat diterima Ranuh. Dani mengaku bersyukur karena permintaan bantuan tersebut mendapat respons. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Gallery Kohinoor yang telah membantu, terutama Ngurah Aryawan sebagai tokoh muda Partai Gerindra Kota Denpasar yang ikut memfasilitasi. “Saya minta tolong supaya dibantu. Kemudian dibantu Pak Ngurah. Saya berterima kasih kepada Pak Ngurah dan Gallery Kohinoor yang sudah membantu,” katanya.
Kini, keberadaan kursi roda diharapkan dapat meringankan beban Ranuh dan keluarga. Ia tidak lagi harus selalu digendong ketika membutuhkan bantuan untuk berpindah tempat. Bantuan tersebut sekaligus menjadi contoh bagaimana kepedulian sosial dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Tidak harus menunggu program besar, kebutuhan sederhana seperti kursi roda pun dapat berarti besar bagi keluarga yang sedang menghadapi keterbatasan.

Pada kesempatan itu, Anggota DPRD Kota Denpasar dari Fraksi Partai Gerindra, Ketut Ngurah Aryawan, mengapresiasi kepedulian Gallery Kohinoor yang secara aktif membantu masyarakat dalam berbagai persoalan sosial di Kota Denpasar. Menurut Ngurah Aryawan, pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak dapat hanya mengandalkan APBD. Keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi support CSR dari Kohinoor. Kalau semua pengusaha di Kota Denpasar seperti Kohinoor, kami yakin persoalan sosial yang ada di masyarakat bisa kita selesaikan dengan lebih baik,” ujarnya.
Ia mengatakan, pemerintah, legislatif dan dunia usaha perlu terus bergandengan tangan. Kolaborasi tersebut dinilai dapat memperkuat upaya pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. “Membangun Kota Denpasar tidak hanya menggunakan anggaran APBD. Bagaimana kita memadukan dan mengkolaborasikan dengan pihak pengusaha untuk bergandengan tangan dan peduli terhadap permasalahan di Kota Denpasar,” kata Aryawan seraya berharap kepedulian Gallery Kohinoor dapat menjadi pemantik bagi pengusaha lainnya untuk ikut bergerak membantu masyarakat.

“Ini harus kita gemakan. Ini menjadi virus yang luar biasa, sehingga pengusaha-pengusaha lain bisa terketuk untuk membantu. Kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar tidak hanya berdasarkan anggaran pemerintah, tetapi juga melalui keterlibatan pihak ketiga, yaitu pengusaha,” tegasnya, sembari mengatakan sebanyak 10 kursi roda sudah disiapkan Gallery Kohinoor untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Bantuan diberikan berdasarkan pengaduan masyarakat dengan mekanisme yang diupayakan sederhana dan cepat. “Setiap ada pengaduan, kita langsung gerak cepat tanpa menunggu waktu dan tanpa syarat yang banyak, yang ribet,” ujar Ngurah Aryawan.
Ia menegaskan, bantuan tersebut tidak semata-mata melihat kondisi ekonomi penerima. Yang terpenting adalah adanya kebutuhan nyata terhadap kursi roda sebagai alat bantu mobilitas. “Yang penting mereka dalam keadaan lumpuh, itu kita pastikan. Tidak perlu melihat status ekonomi. Yang penting tercapai pada tujuan,” katanya. Dari kisah I Ketut Ranuh dan Ni Wayan Dani, sebuah kursi roda bukan sekadar alat bantu. Bagi keluarga tersebut, bantuan itu berarti mengurangi beban ketika harus mengangkat tubuh Ranuh dan memberi ruang baginya untuk bergerak lebih mandiri. Kolaborasi seperti ini diharapkan terus tumbuh di Kota Denpasar, sehingga kepedulian dunia usaha tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi menjadi gerakan bersama untuk membantu warga yang membutuhkan. ama/ksm









