Saat Wakil Rakyat Jadi Penonton, Ngurah Aryawan Duet Selebgram Maha Kemala Turba Bawa Sembako dan Kursi Roda

Denpasar, PancarPOS | Ketua Karang Taruna Kota Denpasar, I Ketut Ngurah Aryawan terus turun ke bawah atau Turba didampingi Relawan Lagas mambawa berbagai bantuan kemanusian. Sosok Pejuang Kemanusian yang berduet dengan Selebgram A.A. Ayu Maha Indra Kemala yang maju sebagai bakal Caleg DPR RI nomor urut 6 dari Partai Gerindra di Dapil Bali ini, di tengah para wakil rakyat yang hanya bisa duduk menjadi penonton, malah makin gencar melakukan aksi sosial kerakyatan. Kali ini, Andre sapaan akrab pemuda milenial yang digadang-gadang maju menjadi bakal calon Anggota DPRD Kota Denpasar di Dapil Denpasar Barat nomor urut 2 dari Partai Gerindra, pada Pemilu 2024 tersebut, menyerahkan bantuan Sembako kepada anak yatim piatu dan 2 unit kursi roda kepada warga yang menderita stroke di wilayah Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Denpasar, pada Senin (9/10/2023).

Pada kesempatan itu juga hadir Ketua Karang Taruna Kertha Dharmika Yowana, Nyoman Winartha, beserta Kelian Adat dan Kelian Dusun Muliawan, warga Mertha Gangga, bersama warga Manut Negara, Panca Kertha, dan Muliawan sebagai penerima bantuan Sembako. Sementara itu, dua kursi roda diterima Ni Nyoman Latri, salah satu warga Banjar Mertha Gangga dan warga Bhuana Sari, Nurlela. Sebelumnya, pasangan duet Ngurah Aryawan dan Maha Kemala, juga sempat menyerahkan bantuan Sembako kepada anak-anak di Banjar Menut Negara untuk mencegah stunting dan gizi buruk serangkaian Bulan Bakti Karang Taruna ke-63 Tahun. “Banyak dan sering sekali pak Ngurah bersama tim bu Kemala memberikan bantuan melalui berbagai kegiatan sosial yang kali ini menyasar warga di Desa Tegal Kertha,” kata Ketua Karang Taruna Kertha Dharmika Yowana, Nyoman Winartha, kepada awak media yang meliput.
Kegiatan berbagi yang dilaksanakan dan dipusatkan di Bale Dusun Mulyawan kali ini, setelah melakukan komunikasi dengan Karang Taruna, sehingga bisa langsung bergerak turun membawa bantuan kerakyatan yang menyentuh langsung masyarakat. Melalui amunisi sosial ini, Ngurah Aryawan bersama perwakilan dari Maha Kemala yang hadir, akan terus turun menangani masalah sosial di tengah masyarakat, seperti bantuan Sembako untuk memberikan makanan bergizi dan bernutrisi tinggi untuk anak stunting, selain bantuan kursi roda bagi warga yang membutuhkan. “Apa yang dibutuhkan masyarakat akan kami layani termasuk fasiltas mobil ambulance gratis. Bantuan 2 kursi roda dan Sembako ini, juga untuk warga yang membutuhkan,” terang Ngurah Aryawan yang pada Minggu, 8 Oktober 2023 lalu, sudah membagikan 500 tabung gas melon murah yang disubsidi seharga Rp10 ribu.

Di samping itu, juga melaksanakan kegiatan bantuan 2 unit bedah rumah untuk warga kurang mampu di Kota Denpasar. “Bantuan bedah rumah ini tidak ada bantuan dari Pemerintah. Asal telpon saja kami siap memfasilitasi, termasuk anak yang putus sekolah, bahkan bagi warga yang membutuhkan fasilitas rumah sakit juga siap dikawal. Karena anak-anak wajib belajar 12 tahun harus ditangggung Pemerintah, dan juga ada aturan tidak ada rumah sakit yang boleh menolak pasien. Ini yang terus kami lakukan, sehingga masyarakat sebenarnya perlu pemimpin atau wakil rakyat yang berani. Inilah yang seharusnya diperlukan oleh masyarakat,” tandasnya, seraya mengaku sebagai generasi muda berharap agar masyarakat bisa memberi kepercayaan, agar bisa terus berkiprah di dunia sosial ke depan melalui komunikasi yang lebih intens dengan Karang Taruna.
Perlu juga diketahui, sebagai wujud rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna ke-63 Tahun, jajaran Karang Taruna Kota Denpasar terus berkarya untuk kemajuan bangsa. Pada kesempatan itu, Karang Taruna menerjunkan sekitar 1.500 anak milenial yang terdiri dari para pelajar, pemuda dan masyarakat umum di Kota Denpasar untuk mengikuti kegiatan jalan sehat untuk menggerak jiwa kemanusiaan, pada Selasa, 26 September 2023. Usai jalan sehat berakhir kemudian dilanjutkan dengan menyelenggarakan Gebyar Operasi Katarak gratis yang dilaksanakan di Cafe Nebula, Jl. Kebo Iwa, Denpasar Barat, Denpasar (depan SMK TI Global Badung). Melibatkan anak milenial yang akan menggerakan nafas nafas perjuangan Karang Taruna Denpasar yang selama ini tidak pernah akan berhenti, baik untuk bantuan kebencanaan, dan menangani masalah Covid-19.

“Termasuk aksi kepedulian terhadap kemanusiaan, seperti bedah rumah, melakukan bidang kesehatan operasi katarak dan perhatian terhadap anak-anak mengalami stunting yang ada di Kota Denpasar,” bebernya. Bahkan saat itu, Karang Taruna bekerja sama dengan Srikandi Bali Santhi untuk membantu penanangan persoalan stunting dan gizi buruk. Kegiatan sosial dengan Ketua Srikandi Bali Santhi, Zakia Said Aljaidi, SE., SH., itu, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami stunting dan gizi buruk, karena peningkatan angka stunting di Kota Denpasar masih cukup tinggi, sehingga peran Karang Taruna menjadi garda terdepan untuk menangani masalah tersebut. “Oleh karena itu, Karang Taruna Denpasar bersama Srikandi Bali Santhi menyerahkan bantuan asupan makanan dengan gizi dan nutrisi yang tinggi, seperti beras, roti, susu dan telor untuk masyarakat,” bebernya.
Selain itu, kegiatan menyambut dan memeriahkan HUT ke-63 Karang Taruna Denpasar ini, juga membagikan 400 kaca mata tanpa dipungut biaya alias gratis. Oleh karena itu, masyarakat di Kota Denpasar yang melakukan operasi katarak dan membutuhkan kaca mata gratis sudah mendaftarkan diri kepada Panitia Gebyar Operasi Katarak yang bekerja sama dengan tim medis dari Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar. Ia berharap 8 orang masyarakat yang butuh operasi katarak bisa tertangani dengan baik, sehingga Gebyar Operasi Katarak gratis yang dilaksanakan akan menjadi program rutin setiap 3 bulan sekali yang dilakukan oleh Karang Taruna Kota Denpasar, dan akan selalu ada setiap tahunnya.

Sebab operasi katarak gratis ini merupakan salah satu program sosial dari Karang Taruna Kota Denpasar dengan JFC (John Fawcett Foundation) dan Nebula Lounge Bali yang kali ini juga menggandeng Pemkot Denpasar. “Program bakti sosial ini untuk orang-orang yang membutuhkan, atau kurang mampu yang menderita katarak,” kata politisi milenial Partai Gerindra ini, seraya memastikan masyarakat umum, meskipun tanpa fasilitas BPJS Kesehatan bisa mendapatkan operasi katarak adalah orang yang membutuhkan, khususnya tidak mampu secara materi untuk biaya operasi katarak. Sebenarnya operasi mata katarak ini sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Namun uniknya, masyarakat yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan dan penderita katarak bisa melakukan operasi katarak ini dengan gratis.
“Masyarakat yang tidak bisa menggunakan BPJS Kesehatan bisa melakukan operasi katarak ini,” bebernya. Selain diramaikan dengan berbagai hiburan, seperti The Anacara dan Alteza N Frend, masyarakat yang hadir juga bisa melakukan cek kesehatan, berupa gula, tensi, asam urat dan kolesterol. Bahkan, Karang Taruna Kota Denpasar yang didukung oleh Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, juga menyalurkan 500 paket Sembako kepada masyarakat tidak mampu di Kota Denpasar, berupa gula pasir, telur, beras, dan minyak goreng. “Kegiatan Sembako gratis ini, juga merupakan agenda rutin yang diselenggarakan melalui program Karang Taruna Denpasar,” tegas pengusaha muda yang kini didorong maju sebagai bakal calon Anggota DPRD Kota Denpasar.

Diharapkan melalui penyaluran bantuan Sembako ini dapat memberikan dukungan ketahanan pangan bagi setiap keluarga penerima manfaat untuk setidaknya dapat mengurangi pengeluaran sehari-hari. “Penerima manfaat bantuan ini didapat dari hasil screening oleh pelaksana kewilayahan di tiap-tiap dusun di desa,” pungkas penekun spiritual tersebut. ama/ksm/yar









