Politik dan Sosial Budaya

Demokrat Bali Gaungkan Gerakan Langit Biru, Kader Serentak Bersihkan Sampah Demi Jaga Citra Pariwisata Bali


Denpasar, PancarPOS | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali menggaungkan Gerakan Langit Biru: Indonesia Asri melalui aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Denpasar dan Desa Adat Denpasar, Jumat (10/7/2026). Aksi tersebut menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-25 Partai Demokrat sekaligus bentuk dukungan terhadap program Indonesia Asri yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta, mengatakan Gerakan Langit Biru merupakan tema utama HUT Ke-25 Partai Demokrat yang digagas Ketua Umum Partai Demokrat. Melalui gerakan tersebut, seluruh kader Demokrat di Indonesia diinstruksikan turun langsung ke tengah masyarakat untuk melakukan aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan.

“Secara nasional mulai hari ini seluruh kader Demokrat diinstruksikan turun membantu masyarakat melakukan aksi bersih-bersih. Ini merupakan bagian dari semangat menyukseskan program Indonesia Asri, yakni Indonesia yang aman, sehat, asri, dan indah,” ujar Mudarta.

Menurutnya, Bali memulai gerakan tersebut di dua lokasi, yakni Kota Denpasar dan Kabupaten Tabanan. Khusus di Denpasar, kegiatan dipusatkan di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Denpasar yang juga menjadi pusat aktivitas Desa Adat Denpasar.

Mudarta menjelaskan, Desa Adat Denpasar dipilih bukan tanpa alasan. Selain menjadi pusat pemerintahan, desa adat tersebut juga memiliki sekitar 105 banjar adat, menjadikannya salah satu desa adat terbesar di Bali.

Kebetulan, kawasan tersebut baru saja selesai melaksanakan rangkaian upacara keagamaan sehingga masih terdapat sisa-sisa sarana upakara berupa banten, janur, dan berbagai material organik lainnya yang perlu dibersihkan bersama.

“Kalau hubungan manusia dengan Tuhan atau Parahyangan sudah diwujudkan melalui upacara, setelah itu tentu ada sisa-sisa banten, janur, dan sebagainya yang harus dibersihkan. Karena itu Demokrat tergerak membantu semeton di Desa Adat Denpasar agar lingkungan kembali bersih,” katanya.

Mudarta menegaskan Gerakan Langit Biru tidak berhenti pada kegiatan seremonial menyambut HUT partai. Program tersebut akan berlangsung secara berkelanjutan mulai 10 Juli hingga 28 Agustus 2026, menjelang puncak peringatan HUT Partai Demokrat pada 9 September mendatang.

Pada hari pertama pelaksanaan, aksi digelar serentak di Denpasar dan Tabanan. Selanjutnya, seluruh kader Demokrat diminta terus melakukan kegiatan serupa di lingkungan masing-masing.

“Setiap hari Jumat memang akan diekspos secara nasional. Namun di luar itu kami mengimbau seluruh kader terus melakukan aksi bersih-bersih setiap hari di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Jadi ini bukan kegiatan sehari saja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mudarta mengatakan gerakan tersebut juga selaras dengan program Pemerintah Provinsi Bali dalam mewujudkan pengelolaan sampah berbasis sumber. Menurutnya, persoalan sampah harus diselesaikan sejak dari rumah tangga, kemudian di lingkungan banjar hingga desa adat.

Ia menilai pengelolaan sampah dari sumbernya akan mencegah terjadinya penumpukan sampah yang berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain, sekaligus mengurangi munculnya tempat-tempat penumpukan sampah yang dapat merusak wajah Bali.

“Sampah harus dikelola sejak awal, dari rumah sendiri, lingkungan banjar sampai desa adat. Jangan sampai sampah bergerak dari satu desa ke desa lain hingga menimbulkan tumpukan yang akhirnya menjadi isu kurang baik bagi Bali,” ujarnya.

Menurut Mudarta, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Terlebih Bali saat ini dikenal sebagai salah satu destinasi pariwisata terbaik dunia sehingga kebersihan menjadi modal utama dalam menjaga kepercayaan wisatawan.

“Kalau lingkungannya bersih tentu langit akan tetap biru. Karena itu Demokrat ingin berada di garda terdepan bersama rakyat menjaga Bali tetap bersih, asri, dan nyaman,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Bali, Ni Putu Tutik Kusuma Wardhani, mengatakan aksi bersih-bersih tersebut merupakan implementasi semangat Partai Demokrat untuk selalu hadir bersama masyarakat.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan kebiasaan yang dilakukan setiap hari di rumah masing-masing. Semangat itulah yang kini diperluas ke ruang-ruang publik agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Kalau di rumah kita setiap hari membersihkan rumah. Sekarang kami bersama masyarakat membersihkan lingkungan publik seperti ini. Ini memang tugas kita bersama,” katanya.

Ia menegaskan, momentum HUT Ke-25 Partai Demokrat dimanfaatkan untuk menggerakkan seluruh kader agar tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga hadir membantu masyarakat melalui aksi-aksi sosial yang nyata.

“Kami ingin kader-kader Partai Demokrat betul-betul dekat dengan rakyat, mau membantu rakyat, dan hadir di tengah masyarakat. Pimpinan Partai Demokrat sudah memberikan contoh agar kader terus turun langsung bersama masyarakat,” ujar Tutik.

Melalui Gerakan Langit Biru: Indonesia Asri, Partai Demokrat berharap budaya menjaga kebersihan lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Gerakan tersebut juga diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjaga citra Bali sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang bersih, sehat, dan asri. tra/ama/ksm


Back to top button