Politik dan Sosial Budaya

Made Urip Gelontor Bantuan Rp1,35 Miliar, Buka Bimtek Tanaman Pangan di Gianyar,


Gianyar, PancarPOS | Setelah menggempur Kabupaten Karangasem, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si kembali membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Mutu Hasil Tanaman Pangan, Penanganan Pasca Panen, dan Pengolahan Hasil Panen di Kabupaten Gianyar. Pada kesempatan itu, Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, juga menggelontorkan bantuan aspirasi pertanian senilai total Rp1,35 miliar kepada para petani di Kabupaten Gianyar tahun 2022, pada Sabtu (25/6/2022). Ssluruh bantuan secara simbolis diserahkan di Kori Maharani Villas and Resort Gianyar oleh Made Urip yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu, berupa 3 unit UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik Rp600 juta, jalan usaha tani Rp100 juta, 10 unit hand sprayer, 8 unit traktor Rp240 juta, benih padi seluas 500 hektar, 2 program Bang Pesona Rp100 juta, bantuan kampung cabe seluas 10 hektar dan 2 unit rehab jaringan irigasi tersier Rp150 juta.

1bl#ik-6/6/2022

Kehadiran M-U disambut Sub Koordinator Pemasaran dan Promosi Direktorat PPHTP Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Maretsum Simanullang, Sekda Gianya, I Made Gede Wisnu Wijaya, Kadis Pertanian Gianyar, I Made Raka, Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Gianyar, I Gede Febri dan I Wayan Suartana. Salah satu peserta Bimtek yang juga Kelian Subak Abian Banjar Belong, Desa Taro, Tegalalang, I Ketut Sari sangat berterima kasih kepada Made Urip yang telah menyelenggarakan Bimtek ini, dan juga memberikan bantuan pertanian kepada kelompok tani di Kabupaten Gianyar. “Kinerja Pak Made Urip sangat luar biasa, karena sudah sangat banyak membantu dan merealisasikan berbagai kebutuhan para petani di seluruh Bali. Semoga bantuan yang diberikan dan Bimtek seperti ini dapat terus dilanjutkan untuk meningkatakan kualitas para petani,” ujarnya.

Sekda Wisnu Wijaya juga sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih setinggi tingginya kepada Made Urip yang telah memberikan bantuan senilai Rp1,35 miliar kepada para petani di Gianyar. “Apalagi dengan kondisi Covid-19 seperti saat ini, kita dulunya eforia dengan sektor pariwisata yang rentan terhadap masalah, sehingga inilah sebagai tonggak awal untuk kita bisa mulai memulihkan kondisi perekonoiam masyarakat terutamanya di sektor pertanian. Karena inilah sektor yang tidak bisa diindahkan dengan kultur budaya masyarakat Bali dan Gianyar khususnya” ujarnya lebih lanjut menjelaskan, dengan diadakannya Bimtek akan meningkatkan komptetensi petani untuk bisa lebih produktif. Sementara itu, Sub Koordinator Pemasaran dan Promosi, Maretsum Simanullang sangat mengapresiasi Bimtek yang diinisiasi oleh Made Urip.

1bl#ik-5/6/2022

“Pak Made Urip merupakan Anggota DPR RI yang selalu mendukung dari awal kegiatan Bimtek ini. Di mana kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan kegiatan strategis di Kementerian Pertanian, khususnya Dirjen Tanaman Pangan, agar bisa meningkatkan nilai tambah dan daya saing petanian” ujarnya. Di sisi lain, Made Urip mengungkapkan Bimtek ini merupakan kerja sama Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Pertanian RI untuk menambah wawasan dan penyiapan SDM, sekaligus memberikan pengetahuan praktis di sektor pertanian kepada para petani, agar sektor pertanian bisa tumbuh dan tangguh. Dikatakan, Komisi IV DPR RI memiliki tugas untuk mengurus perut rakyat yang merupakan sektor primer yang saat ini digeluti oleh hampir sebagian besar masyarakat di Indonesia.

Anggota DPR RI terpilih 5 periode dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ketujuh nasional itu, menyadari Covid 19 telah memberikan pelajaran berharga, karena menyebabkan pariwisata Bali menjadi lumpuh. Di satu sisi hampir 80 persen ekonomi Bali berasal dari sektor pariwisata, sehingga perlu memperkuat sektor pertanian sebagai kultur dan budaya sebagai besar masyarakat Bali, di samping sektor pariwisata. “Kalau terjalin sinergi ini antara sektor pertanian dan pariwisata kita akan bisa bertahan selamanya, sehingga pertanian perlu mendapatkan perhatian serius dari legislatif dan eksekutif,” papar politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan ini, seraya menjelaskan Kabupaten Gianyar, juga memiliki potensi yang sangat luar biasa untuk pengembangan sektor pertanian.

1bl#ik-6/6/2022

Apalagi saat ini pemerintah Kabupaten Gianyar telah mempu melakukan berbagai terobosan di bidang pertanian dengan menciptakan kewilayahan terkait komoditas pertanian. dyn/ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button