Teknologi dan Otomotif
Trending

Bluebird Gandeng Koptax Ngurah Rai Bali, Luncurkan 75 Taksi Listrik Perkuat Transportasi Pulau Dewata


Denpasar, PancarPOS | PT Blue Bird Tbk resmi memperkuat kolaborasi dengan Koperasi Jasa Angkutan Taksi Ngurah Rai Bali (Koptax Ngurah Rai Bali) melalui program Kawan Bluebird. Kemitraan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas layanan transportasi yang terstandarisasi, aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat serta wisatawan di Bali.

Kolaborasi yang diluncurkan di Bali pada Jumat (10/7/2026) tersebut menjadi bagian dari komitmen Bluebird yang telah lebih dari 30 tahun beroperasi di Pulau Dewata untuk terus bertumbuh bersama ekosistem transportasi lokal.

Sebagai destinasi wisata kelas dunia, Bali memiliki kebutuhan mobilitas yang terus meningkat. Tingginya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara serta aktivitas ekonomi mendorong perlunya sistem transportasi yang mampu memberikan pelayanan berkualitas sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Gubernur Bali Wayan Koster yang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta, menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara Bluebird dan Koptax Ngurah Rai Bali merupakan bentuk penguatan ekosistem transportasi yang tumbuh dari kekuatan masyarakat dan pelaku usaha lokal.

“Kolaborasi ini menjadi langkah positif dalam memperkuat layanan transportasi di Pulau Dewata. Sinergi yang menggabungkan pengalaman lokal dengan peningkatan kualitas layanan akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi Bali,” ujarnya.

Sebagai koperasi taksi terbesar dan salah satu yang tertua di Bali, Koptax Ngurah Rai Bali memiliki pengalaman panjang dalam melayani mobilitas masyarakat maupun wisatawan. Melalui program Kawan Bluebird, para pengemudi dan operator lokal akan memperoleh dukungan berupa pelatihan, pendampingan operasional, penerapan standar pelayanan, hingga penguatan kemampuan digital agar semakin kompetitif.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, mengatakan pihaknya percaya masa depan industri transportasi akan semakin kuat melalui kolaborasi dengan operator lokal.

“Melalui Kawan Bluebird, kami ingin menciptakan model pertumbuhan yang memungkinkan operator lokal berkembang tanpa kehilangan identitas dan kedekatannya dengan masyarakat. Dengan begitu, semakin banyak pelanggan dapat menikmati layanan yang konsisten sekaligus memperkuat ekosistem transportasi di Bali,” katanya.

Sementara itu, Ketua Koptax Ngurah Rai Bali, I Kadek Ari Sucitha, menyatakan kerja sama ini membuka peluang besar bagi koperasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Menurutnya, dukungan Bluebird akan memberikan kesempatan bagi para pengemudi untuk meningkatkan kompetensi, menjangkau lebih banyak pelanggan, dan menghadirkan pelayanan yang semakin profesional.

Sebagai tahap awal, kemitraan ini menghadirkan 75 armada taksi listrik atau electric vehicle (EV) yang akan beroperasi di sejumlah titik mobilitas utama di Bali, termasuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai hingga kawasan perkotaan.

Penambahan armada listrik tersebut diharapkan semakin memperkuat kapasitas layanan transportasi di Bandara Ngurah Rai sebagai gerbang utama kedatangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, penggunaan kendaraan listrik juga menjadi bagian dari komitmen Bluebird dalam mendukung pengurangan emisi karbon dan pembangunan transportasi yang lebih ramah lingkungan, sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali dalam mewujudkan ekosistem berkelanjutan.

Ke depan, jumlah armada akan terus ditambah secara bertahap mengikuti pertumbuhan kebutuhan mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Seluruh layanan Kawan Bluebird dapat diakses melalui berbagai kanal layanan Bluebird, mulai dari aplikasi MyBluebird, call center, street hailing, hingga pangkalan resmi dengan standar pelayanan yang sama.

Program Kawan Bluebird di Bali melanjutkan inisiatif serupa yang sebelumnya telah berjalan di Yogyakarta, Solo, dan Bandung. Melalui program ini, Bluebird terus memperluas kolaborasi dengan operator transportasi daerah sebagai upaya memperkuat ekosistem mobilitas nasional sekaligus menghadirkan layanan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing kota. ama/ksm


Back to top button