Politik dan Sosial Budaya

Monitoring Bantuan UPPO Bangun Merta, Made Urip: Petani Perlu Mitra, APBD Membeli Satu Traktor Sudah Berat


Bangli, PancarPOS | Usai membuka secara resmi Pelatihan dan Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Wilayah Koordinasi Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan di Kabupaten Bangli yang digelar di Resto Apung Kedisan, Kintamani, Bangli, Rabu (25/8/2021), Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., juga sempat meninjau langsung Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) Bangun Merta di Banjar Pulu, Desa Songan B, Kintamani, Bangli. Selain monitoring dan evaluasi realisasi bantuan tersebut, sekaligus juga menanam bibit bawang merah bersama Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kintamani, I Wayan Artom Krisna Putra didampingi Jro Metu Kamajaya selalu Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Songan B serta para anggota dan pengurus tani ternak setempat.

1bl#ik-13/8/2021

Kehadiran Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, disambut sangat antusias oleh Ketua Poktan Bangun Merta I Putu Gede yang mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang kali ini membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup ini, karena sudah mau datang jauh-jauh ke pelosok desa. Apalagi selama ini, Made Urip selalu memberi dukungan dan bantuan yang memperhatikan sektor pertanian. “Pak Made Urip satu-satunya wakil rakyat yang selalu memperjuangkan sektor pertanian di Bali. Untuk itu, kami menyatakan bersama seluruh anggota kelompok akan selalu siap mendukung Pak Made Urip di setiap hajatan Pemilu kapan pun. Karena kami juga selalu diberikan bantuan, termasuk program UPPO yang diterima tahun 2020 lalu,” tegasnya.

1bl#ik-16/8/2021

Di sisi lain, salah satu tokoh masyarakat, Jro Metu Kamajaya yang juga Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Songan B mengungkapkan sosok Made Urip benar-benar telah banyak membantu para petani, khususnya di Desa Songan B. Untuk itu, pihaknya berharap ke depan bisa kembali meminta dukungan, terutama bantuan irigasi sebagai pipanisasi untuk petani bawang merah. “Mudah-mudahan ke depannya Pak Made Urip kembali bisa membantu untuk program pipanisasi air ini,” tandasnya, seraya ditambahkan, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kintamani, I Wayan Artom Krisna Putra mengaku sangat bangga dan merasa terhormat bisa menerima kehadiran Made Urip selaku Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup ini, selalu sangat mencintai sektor pertanian.

1bl#ik-17/8/2021

Bahkan, terbukti sangat banyak bantuan yang diberikan, sehingga apapun arahan dari Made Urip harus didukung. “Pak Made Urip satu-satunya wakil rakyat yang selama lima periode selalu konsistem memperhatikan sektor pertanian dari PDI Perjuangan, dan kita harap dapat rekomendasi kembali dari Ibu Megawati sebagai Caleg DPR RI tahun 2024 nanti,” sebutnya, sekaligus menegaskan saat ini produksi komoditas bawah merah maksimal hanya bisa tiga kali panen, akibat terbatas irigasi perpipaan sehingga belum maksimal untuk penanaman. Selain itu juga dibutuhkan traktor untuk pengolahan tanah, sehingga bisa menanam bawang merah empat sampai lima kali per tahun. Menjawab hal ini, Made Urip mengakui bantuan dari anggaran Kementerian Pertanian semakin berkurang akibat direfokusing untuk penanganan Covid-19.

1bl#bn-12/8/2021

“Karena di setiap kementerian juga punya program untuk menanggulangi pandemi Covid-19, sehingga sekarang anggarannya berkurang, seperti untuk bantuan Alsintan berupa traktor dan pompa makin sedikit. Jadi mari kita bersama-sama mendukung pemerintah agar pandemi segera berakhir, sehingga anggaran bantuan pertanian bisa naik kembali,” ajak Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini, sembari meminta prosedur kesehatan atau Prokes harus diikuti dengan baik. “Karena Covid-19 ini benar-benar ada dan sudah banyak sodara kita yang telah meninggal karena Covid-19. Saya bersama istri juga pernah Isoman (isolasi mandiri, red), karena kena Covid-19. Untuk itu imunitas juga harus dijaga dan jangan sampai stres. Ampunang meboyo, tidak memakai masker dan jaga prokesnya dengan baik,” tandas M-U.

1bl#ik-21/8/2021

Di samping itu, Anggota DPR RI lima periode dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ketujuh nasional itu, juga menyampaikan ingin melihat langsung di lapangan bantuan UPPO yang diberikan, setelah membuka pelatihan dan Bimtek para petani dan penyuluh di Bangli. M-U berharap agar bantuan ini digunakan dan dipertanggungjawabkan dengan baik. Apalagi betapa pentingnya program UPPO untuk menghasilkan pupuk organik guna memenuhi kebutuhan lahan pertanian, karena jika terus menerus mengunakan pupuk kimia, maka kualitas tanah akan menurun. Selain itu, produk organik akan jauh lebih mahal dan rasanya juga sangat berbeda. Karena itu pemerintah pusat mendorong penggunaan pupuk organik, agar tidak bergantung pupuk kimia.

1bl#ik-21/7/2021

“Kita lihat di lapangan sejauh mana bantuan sudah berjalan, seperti sapinya sudah besar dan ada yang bunting, sehingga bisa berkembang. Ke depan kita akan kembali bantu dengan program lainnya,” katanya dengan mengucapkan terimakasih di setiap hajatan Pemilu selalu diberi suara, sehingga sudah lima periode menjadi DPR RI, karena selalu dipilih para petani. “Karena perlu juga memilih wakil yang mengurus petani. Jadi sebagai petani harus punya mitra, agar bisa membantu program dan anggaran pertanian. Apalagi selama pandemi Covid-19, APBD sudah terpukul. Bahkan membeli satu traktor saja sudah sangat berat. Makanya perlu terus dijaga jalinan komunikasi ini terus menerus,” pungkas M-U. ama/ksm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close