Politik dan Sosial Budaya

Made Urip Gelontor 500 Paket Ikan Sehat dan Bermutu, Perangi Kasus Stunting di Buleleng

Buleleng, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., menggelontorkan bantuan 500 paket bantuan ikan sehat dan segar untuk perangi kasus stunting di Kabupaten Buleleng. Penyerahan bantuan pangan Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U itu, kali ini diserahkan secara langsung bersama Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Denpasar yang dipusatkan di Desa Penarukan, Buleleng, pada Kamis (2/3/2023). Penyerahan bantuan paket ikan sehat dan bermutu secara simbolis oleh Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini, didampingi Kepala Pusat Pengendali Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Widodo Sumiyanto, A.Pi., MM., beserta Kepala Balai KIPM Denpasar, Ir. Anwar, M.Si., serta Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, dan Kadis Kelautan Perikanan Provinsi Bali, Ir. Putu Sumardiana, MP.

1bl#ik-003/31/1/2023

Pada kesempatan itu, juga hadir Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Kadek Setiawan, dan Gede Kusuma Putra, termasuk Fraksi DPRD Buleleng, Wayan Mastana, Nyoman Bujana, dan Dewa Sugiarto. Kegiatan Bulan Mutu Karantina (BMK) 2023 dengan tema “Dengan Semangat BMK, Berperan Aktif dalam Penjaminan Ikan Sehat, Bermutu dan Bebas MIkroplastik” ini, ternyata sangat disambut antusias ratusan masyarakat, terutama para ibu hamil dan menyusui serta lansia di Buleleng. Salah satu penerima bantuan, Kadek Budarsi yang mewakili ibu hamil dan para lansia mengucapkan terima kasih kepada Made Urip dan jajaran PDI Perjungan atas bantuan paket ikan segar yang dirasakan sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi masyarakat di Buleleng. “Terima kasih bantuan Pak Made Urip kepada ibu hamil maupun lansia di Buleleng. Bantuan ini akan bermanfaat bagi kami semua,” ucapnya.

Di sisi lain, selaku Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Putu Sumardiana mengakui sektor perikanan di Bali utara dan selatan selama ini cukup timpang, sehingga membuat program salah satunya penggaraman dan membangun kawasan konservasi. Karena itu, pihaknya akan berupaya totalitas untuk membangun sektor perikanan yang ada di Bali dengan menitip pesan kepada Made Urip, agar bisa terus dikawal program kelautan dan perikanan di Bali, khususnya di Buleleng. “Saya harap Pak Made Urip bisa terus ikut mengawal, karena ke depan agar ada keseimbangan pembangunan sektor perikanan Bali utara dengan Bali selatan ke depan,” katanya. Sementara itu, Kepala Balai KIPM Denpasar, Anwar menegaskan kegiatan Bulan Mutu Karantina ini dilaksanakan setiap tahun, sebagai kegiatan rutin Balai KIPM bersama Made Urip yang sebelumnya untuk menaikan imum masyarakat selama pandemi Covid-19.

1bl#ik-004/31/1/2023

Namun tahun ini mengambil tema lain dengan membawa langsung 500 paket ikan sehat dan bermutu yang berisi 3kg ikan beku dan ikan segar, seperti Ikan Tongkol, Selungsung dan Lele. Bahkan, semua tangkapan dan budidaya ikan dibeli dari para nelayan di Buleleng yang didistribusikan untuk ibu hamil dan lansia. “Kami harap bantuan bersama Pak Made Urip bisa menjadi stimulus mencegah stunting, agar generasi menjadi sehat, kuat dan cerdas,” tandasnya, seraya mengakui kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun, juga berkat dukungan Made Urip di Bali, dan secara serentak di seluruh Indonesia yang memilih salah satunya di Buleleng untuk mensinkronkan masalah stunting agar generasi mendatang tidak kalah dengan bangsa lain. “Bahkan BKIPM memjamin mutu dan masalah mikroplastik yang biasa terurai di dalam ikan, sehingga laut harus bebas dari plastik untuk meningkatkan kualitas ikan dan masyarakat kita,” tegasnya.

Selaku tuan rumah, Gede Supriatna, sebagai Ketua DPRD Buleleng menyebutkan bantuan ini seluruhnya diperjuangkan oleh Made Urip, sehingga mewakili masyarakat Buleleng mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan selama ini. Salah satunya bantuan paket ikan sehat dan bermutu sebanyak 1,5 ton ikan sebagai stimulus nelayan yang hasilnya dibagikan langsung kepada masyarakat di Buleleng. Apalagi angka kasus stunting yang sangat tinggi menjadi perhatian serius di Buleleng, padahal memiliki potensi laut melimpah yang sebenarnya menjadi sumber gizi terbaik untuk mencegah kasus stunting. Pihaknya menyadari untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045 ini, maka jangan sampai ada generasi yang tidak optimal mendapatkan asupan gizi ke depan. Salah satunya lewat bantuan Made Urip ini, juga mengikuti program Pemerintah menekan angka kasus stunting di Bali, khususnya di Buleleng. “Saya bersama teman-teman di DPRD juga siap mendukung program Bapak Made Urip, sehingga mendapat porsi bantuan yang lebih banyak, khususnya di bidang pertanian di Buleleng,” pungkasnya.

1th#ik-2/3/2022

Melihat antusias masyarakat, Made Urip mengakui pemberian 500 paket ikan segar ini untuk para ibu hamil dan lansia di Buleleng dalam rangka Bulan Mutu Karantina agar masyarakat bisa gemar makan ikan. Apalagi sangat penting makan ikan yang memberikan manfaat dari sisi sumber daya manusia agar sehat dan cerdas. Untuk itu, M-U berusaha membantu dan menjalin kerja sama dengan Balai Karantikan Ikan untuk merangkul kelompok nelayan di Buleleng, sekaligus membantu rakyat kecil atau wong cilik untuk menjaga sektor kelautan dan perikanan agar ekosistemnya selalu terjaga dengan baik. “Jangan sampai nelayan dari negara tetangga masuk dengan seenaknya,” sentilnya. Selain itu, juga ikut menekan dan mengentaskan angka stunting termasuk angka kemiskinan, seperti memberikan paket ikan segar dan bermutu di Buleleng. Apalagi angka kemiskinan dan kasus stunting juga masih sangat tinggi di Buleleng, sehingga di masa depan program ini akan dilanjutkan, termasuk akan menjembatani aspirasi masyarakat Buleleng. Di samping itu potensi pertanian dan perikanan di Buleleng masih sangat luar biasa yang harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Anggota DPR RI terpilih 5 periode dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ketujuh nasional itu, berharap bantuan paket ikan ini bisa bermanfaat, agar generasi ke depan bisa semakin sehat dan cerdas sekaligus memacu sektor perikanan di Buleleng. “Tahun depan akan kita kasi lagi, apalagi di Buleleng kasus stunting yang paling tinggi,” pungas M-U. ama/ksm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button