Politik dan Sosial Budaya

M-U Bakar Semangat Kader, Berikan Pendidikan Politik dan Tanam 4 Pilar Kebangsaan


Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., selaku Anggota MPR RI kembali memberikan pendidikan politik untuk “membakar” semangat kader banteng. Safari politik menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup itu, sekaligus menanamkan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan yang digelar di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, Senin (9/11/2021).

1bl#ik-8/11/2021

Pada kesempatan itu, Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U tersebut, datang langsung memaparkan nilai-nilai kebangsaan yang wajib dipahami dan diamalkan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk simpatisan dan kader PDI Perjuangan untuk menjaga keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendidikan politik yang dibalut dengan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kali ini, diikuti oleh para pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Kediri dan Tabanan dengan narasumber langsung dari M-U, bersama pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali yang juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali I Ketut Suryadi alias Probo dan I Made Suparta.

1bl#ik-7/11/2021

Pendidikan politik dan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini, bertujuan untuk memberi pemahaman tentang proses demokrasi, memberi wawasan kebangsaan, proses bernegara secara benar dengan menjungjung tinggi undang-undang dan peraturan yang berlaku untuk tetap menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Kebhinekaan. Probo yang juga mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan itu, mengakui selama ini Made Urip dikenal sangat rajin turun ke tengah masyarakat, karena setiap mendapat undangan selalu hadir, termasuk terus membakar semangat kader dan memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan.

1bl#ik-4/11/2021

“Sekarang Pak Made Urip juga datang memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Selain itu, juga terus turun mendukung kader kita di bawah, termasuk membantu petani dan krama subak, seperti bantuan aspirasi pertanian, maupun alat-alat pertanian lainnya. Tapi yang jelas Pak Made Urip sangat rajin turun ke masyarakat dan tiap diundang selalu datang,” tegasnya, seraya ditambahkan, Made Suparta yang sangat mengapreasiasi kegiatan politik ini, karena dapat menambah wawasan kader dan pengurus partai. Apalagi Made Urip yang terjun langsung memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan.

1bl#ik-8/11/2021

“Kita sangat berterima kasih kepada Bapak Made Urip yang sangat responsif. Kita harap Pak Made Urip selalu memberikan motivasi kepada kader hingga ke akar rumput, khususnya terkait pemahaman nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan, seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, sehingga bisa dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” imbuh advokat senior tersebut.

1bl#ik-5/11/2021

Dalam sambutan politiknya, Made Urip memberi apresiasi atas kehadiran dan kekompakan kader dan pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan, terutama dari Kecamatan Kediri dan Tabanan. Apalagi sebelumnya, sudah sukses menghadapi Pileg maupun Pilpres 2019, serta Pilkada serentak, khusus Pilkada Tabanan pada 9 Desember 2020 lalu. “Saya berbangga dengan kader dan pengurus partai bisa kompak hadir. Apalagi bisa mengikuti sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini, agar bisa dipahami dan nantinya bisa diteruskan untuk kader yang lainnya. Karena itu, saya akan memberikan dukungan dan dorongan terus menerus untuk menjaga kekompakan dan soliditas seluruh kader partai di semua tingkatan,” ujar Anggota DPR RI yang terpilih lima periode dengan 255.130 suara terbesar di Dapil Bali dan ranking ketujuh nasional tersebut, sekaligus memberikan pemahaman nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara dengan nada yang penuh semangat dan berapi-api.

1bl#ik-7/11/2021

“4 Pilar Kebangsaan ini harus terus dijaga, karena menjadi komitmen menjaga keutuhan NKRI sehingga patut diamalkan. 4 Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai bentuk negara,” beber politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan ini. Selaku Anggota Komisi IV DPR RI, Made Urip mengaku sudah terus berjuang untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19. Khususnya di Bali dampaknya sudah sangat dirasakan, karena pariwisata tidak bisa berjalan, sehingga sektor pertanian harus terus digenjot untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi.

1bl#ik-6/11/2021

“Kita juga membangun harus dimulai dari pinggiran, yakni dari desa. Jadi jika pangan di desa kuat, maka pangan negara juga akan kuat. Karena itu basis pangan akan didorong dan diperkuat pemerintah pusat,” beber Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI itu, sembari mengakui sinergi dari pemerintah pusat dan daerah harus terus dijaga, agar sektor pertanian bisa diandalkan. “Apalagi sektor pariwisata di Bali sangat rentan, seperti bencana dan sekarang dampak pandemi Covid-19 yang efeknya sangat luar biasa. Karena itu, Bali harusnya tidak saja bergantung satu sektor saja,” tegas M-U. ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button