Tebar Bantuan Besar-besaran, Adi Wiryatama Genjot Ekonomi Warga Tabanan

Tabanan, PancarPOS | Usai menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nyoman Adi Wiryatama, langsung menindaklanjutinya dengan penyerahan berbagai bantuan ekonomi produktif kepada masyarakat Kabupaten Tabanan, Senin (15/12/2025). Penyerahan bantuan ini menjadi fokus utama rangkaian kegiatan karena menyentuh langsung kebutuhan dan penguatan ekonomi warga desa.
Bantuan pertama disalurkan di Desa Lumbung Gede, Kecamatan Selemadeg, berupa 15.000 bibit ikan lele yang ditebar ke kolam bioflok milik kelompok masyarakat. Program bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas budidaya perikanan rakyat, sekaligus mendorong lahirnya sentra ekonomi baru berbasis perikanan darat di wilayah pedesaan. Metode bioflok dinilai lebih efisien, hemat biaya pakan, dan ramah lingkungan.
Tidak berhenti di sektor perikanan, Adi Wiryatama juga menyerahkan 7.300 bibit ayam petelur berumur tiga bulan lengkap dengan bantuan pakan untuk tiga bulan ke depan. Bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut ditujukan untuk memperkuat kemandirian pangan masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memerlukan pasokan telur ayam dari produsen lokal. Dengan bantuan ini, warga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan sekaligus menjadi bagian dari rantai pasok pangan nasional.

Rangkaian penyerahan bantuan kemudian berlanjut ke Desa Bongan Kauh. Di lokasi ini, Adi Wiryatama menyerahkan bantuan sarana pendukung nelayan berupa alat tangkap ikan, cool storage, dan cool box. Bantuan tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas penanganan hasil tangkapan nelayan, menekan potensi kerugian akibat pembusukan, serta meningkatkan nilai jual ikan di pasar.
Menurut Adi Wiryatama, penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memperkuat ekonomi rakyat. Ia menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tidak boleh berhenti pada tataran wacana, tetapi harus diikuti dengan langkah konkret yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Penguatan ekonomi desa, kata dia, menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan, stabilitas sosial, dan ketahanan nasional.
Masyarakat dan kelompok penerima bantuan menyambut positif program tersebut. Mereka menilai bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan lapangan, serta berharap program serupa dapat terus berlanjut agar ekonomi desa semakin kuat dan berkelanjutan. ama/ksm









