Mulai Senin Bali Tanpa Karantina, Usulan Gubernur Koster untuk Pemberlakuan Layanan VOA PPLN Juga Disetujui

Denpasar, PancarPOS | Usulan Gubernur Bali, Wayan Koster terkait kebijakan memberlakukan tanpa karantina bagi PPLN serta layanan Visa On Arrival (VOA) bagi PPLN yang tiba melalui pintu masuk Bali menggunakan transportasi udara dan laut mulai Senin, 7 Maret 2022, akhirnya disetujui oleh pemerintah pusat. Hal tersebut dituangkan dalam surat hasil Rapat Kordinasi (Rakor) yang diselenggarakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI pada Jumat, (4/3/2022). Pemberlakuan layanan Visa On Arrival (VOA) bagi PPLN yang datang dari 23 negara, yaitu; Australia, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Belanda; Perancis, Qatar, Jepang, Korea Selatan, Kanada, Italia, Selandia Baru, Turki, Uni Emirat Arab, Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, Kamboja dan Filipina.
Dalam Keputusan hasil rapat tersebut disyaratkan bagi PPLN sudah vaksinasi lengkap atau booster, Negatif tes Swab PCR sebelum keberangkatan, memiliki bukti lunas booking hotel minimum 4 hari di Bali, mengikuti tes Swab PCR pada saat kedatangan, apabila hasil tes negatif, PPLN diijinkan melakukan kunjungan ke semua destinasi wisata di seluruh Bali. “Apabila hasil tes positif, PPLN diwajibkan mengikuti isolasi di hotel. Khusus bagi PPLN yang positif, lanjut usia, dan memiliki komorbid, langsung dirawat di Rumah Sakit,” ujar Koster.
Selain itu PPLN tetap harus memiliki asuransi kesehatan yang menjamin Covid-19 sesuai ketentuan. Pencabutan kewajiban adanya sponsor/penjamin untuk permintaan e-Visa Wisata. “Sesuai arahan Bapak Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Gubernur Bali berkomitmen melakukan percepatan vaksin booster dengan target minimum 30%, diupayakan sudah tercapai tanggal 7 Maret 2022,” ungkap Koster. Ia menambahkan Pemerintah Provinsi Bali bertanggungjawab dalam memenuhi ketersediaan vaksin dan tenaga kesehatan.
“Menghimbau semua komponen masyarakat Bali agar ikut bergotong royong menyukseskan percepatan vaksinasi booster. Kepada semua media cetak, media elektronik, media sosial, dan media online agar ikut berperan aktif mensosialisasikan instruksi ini,” imbau Koster. Pencapaian dan terlaksananya komitmen ini merupakan titik penentu momentum pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali. “Astungkara apa yang menjadi harapan besar masyarakat Bali dan doa seluruh Krama Bali, semoga pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali segera terwujud, labda karya sidaning don,” tutupnya. day/mas/ama/*









