Politik dan Sosial Budaya

Gebrakan Awal Tahun 2021, Made Urip Gelontorkan 20 Ribu Bibit Unggul dan Produktif

Canangkan Politik Hijau dengan Gerakan Menanam Seluruh Bali


Tabanan, PancarPOS | Gebrakan awal tahun 2021 terus digenjot Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., dengan kembali turun langsung menggelontorkan bantuan aspirasi tahun 2021, berupa 20 ribu bibit pohon buah unggul dan produktif untuk disebar dan ditanam ke seluruh Bali. Bantuan yang diperjuangkan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dirjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Unda Anyar ini, seluruhnya diserahkan secara simbolis di Posko Penyerahan Bibit Produktif Tahun 2021, Desa Tua, Marga, Tabanan, Jumat (15/1/2021) pagi. Penyerahan bantuan bibit unggul, seperti Mangga Garifta, Durian Montong, Jambu Kristal, Jambu Air Citra, Manggis, Alpukat Mentega, Alpukat Hijau Bundar, Pala, dan Lengkeng Kateki kali ini, dihadiri Anggota Fraksi PDIP DPRD Tabanan, I Gede Oka Winaya, SE., bersama I Wayan Widnyana alias Regen dan Putu Yuni Widyadnyani, beserta Anggota DPRD Buleleng, Dewa Sugiarto yang disaksikan perwakilan kelompok tani dari sejumlah kabupaten.

1bl#bn-10/1/2021

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan ini, juga sudah menyerahkan 10 ribu bibit pohon unggul dan produktif di wilayah Kecamatan Tabanan utara, sekaligus penanaman bibit tananam dan aksi bersih-bersih kali di daerah aliran Sungai Yeh Empas, Tabanan sebagai rangkaian perayaan HUT ke-48 PDI Perjuangan pada Minggu 10 Januari 2021. Pada kesempatan itu, Ketua Kelompok Subak Abian Pauman Gedong Sari, I Wayan Supartawan rmengucapkan terimakasih kepada Made Urip, karena bantuan bibit produktif ini sangat penting bagi masyarakat, khusus kelompok tani. “Kami siap menanan dan memelihara dengan baik, agar seluruhnya bisa menghasilkan dan berguna bagi masyarakat,” paparnya, seraya ditambahkan Ketua Kelompok Tani Sari Werdi Ayu, I Ketut Antara Putra, SH bersama Ketua Kelompok Penyungsung Betara Ibu, Jro Ketut Metu Kamajaya, mengakui sebagai petani muda program yang diluncurkan Made Urip sangat luar biasa. “Generasi muda sangat cinta dengan alam. Kita melakukan penamanam buah buahan sangat baik sebagai tonggak memulihkan kembali alam untuk menyimpan air. Selain itu, tanamam buah ini juga akan membawa hasil ekonomi bagi patani,” katanya. Di sisi lain, Gede Oka Winaya yang juga Sekretaris PAC PDIP Kecamatan Marga menegaskan pembagian bibit untuk 19 kelompok tani di seluruh Bali ini, tetap menerapkan protokol kesehatan selama PPKM di Bali, sehingga pembagian bibit pohon dilakukan bertahap dengan selalu mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

1bl#ik-31/12/2020

“Kita sebagai kader selalu bersinergi dengan Pak Made Urip untuk menjalankan dan menyukseskan Politik Hijau dan Lingkungan bersih yang dicanangkan PDI Perjuangan. Salah satunya dengan membagikan 20 ribu bibit buah produktif yang dibantu Pak Made Urip,” jelas politisi muda asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan itu. Sementara itu, terkait bibit yang dibagi Made Urip menyebut jumlahnya memang masih terbatas, sehingga akan terus diperjuangkan untuk kelompok tani yang lain. “Mudah-mudahan bantuan bibit ini ada manfaatnya. Karena kita sangat prihatin dengan kondisi hutan saat ini. Jadi kita dengan Politik Hijau dan Lingkungan Bersih mendorong revitalisasi hutan, terutama di wilayah yang tidak produktif,” tandas Anggota DPR RI yang telah terpilih lima periode dengan suara tertinggi di Dapil Bali tersebut, sekaligus mendorong seluruh petani dan krama subak terus ikut serta berupaya mengembalikan ekosistem dan lingkungan agar tetap sehat dan hijau. “Kita hidup harus ada air. Karena itu, harus ada pohon sebagai penahan air. Jadi kita bagikan 20 ribu bibit unggul dan produktif ini,” ungkap Made Urip.

1bl#ik-25/12/2020

Sosok politisi senior yang dikenal sebagai Wakil Rakyat Sejuta Traktor itu, juga meminta seluruh kelompok tani agar menanam dan memelihara seluruh bibit yang diterima dengan baik. Apalagi saat ini musin hujan, sebagai momentum untuk menanam karena banyak ada air sehingga hidupnya bisa cepat. Selain itu, gerakan menaman ini, sekaligus merayakan HUT ke-48 PDI Perjuangan yang sudah dimulai dari 10 Januari sampai bulan Mei 2021. “Sejak 10 Januari lalu terus melakukan program menanam yang secara nasional dengan mencanangkan Politik Hijau dan Lingkungan Bersih di Sungai Ciliwung, Jakarta. Kegiatan menanam ini akan terus dilakukan supaya lahan terlantar bisa produktif untuk menahan air sebagai lahan konservasi yang harus diperbaiki dengan gerakan menanam. Karena kita jangan hanya bisa menembang saja. Jika tanaman dan hutan terpelihara dengan baik, maka lingkungan akan hijau dan meningkatkan kesehatan masyarakat, sekaligus ada nilai produktifitas untuk menjaga ketahanan pangan kita,” tegas Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI itu, sembari menyebutkan masih banyak program yang bisa diakses dari pemerintah pusat. Apalagi selama pandemi Covid-19 yang sudah memberi dampak buruk bagi sektor pariwisata, sehingga ekonomi Bali anjlok. “Karena itu, lahan yang nganggur sekarang dan gak bermanfaat bisa ditanam untuk memperbaki lingkungan, sekaligus memberi hasil ekonomi bagi masyarakat,” tutup Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode tersebut yang kali ini membidangi Pertanian, Pangan dan Lingkungan Hidup tersebut. ama/ksm

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close