DPRD Badung Lakukan Kunjungan Kerja Lapangan Evaluasi Perijinan dan Infrastruktur di Canggu

Badung, PancarPOS | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung akan melaksanakan kunjungan kerja lapangan pada hari Selasa, 14 Januari 2025, untuk mengevaluasi dan mengawasi pengelolaan perijinan, pajak, infrastruktur pembangunan, serta limbah di kawasan Subak Uma Desa Canggu dan Pura Batur, Banjar Pipitan Canggu, Kecamatan Kuta Utara. Kegiatan ini melibatkan Komisi I, Komisi II, dan Komisi III DPRD Kabupaten Badung yang akan didampingi sejumlah kepala dinas terkait.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Badung, I Made Sada, yang akrab disapa Dego, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menilai pelaksanaan kebijakan pemerintah terkait perijinan dan pengawasan di lapangan. “Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan perijinan dan pembangunan infrastruktur di wilayah ini berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada, terutama dalam hal pengelolaan limbah yang semakin penting seiring dengan berkembangnya sektor pariwisata di Canggu,” ujar Dego.
Dalam kunjungan yang dimulai pukul 13.00 WITA, anggota DPRD Badung akan mengunjungi beberapa titik penting, termasuk Subak Uma dan Pura Batur, yang menjadi lokasi penting dalam konteks pembangunan dan pelestarian budaya. Kunjungan ini juga melibatkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kepala Dinas Pertanian, Camat Kuta Utara, serta Kepala Desa dan Bendesa Adat Canggu.
Dego menambahkan bahwa kunjungan kerja ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola administrasi perijinan dan pembangunan infrastruktur, serta mendukung keberlanjutan lingkungan di kawasan yang tengah berkembang pesat seperti Canggu. “Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa semua aspek pembangunan berjalan seimbang, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan,” tutup Dego.
Kegiatan ini juga akan menjadi kesempatan bagi DPRD Badung untuk mendengarkan langsung masukan dari masyarakat dan pihak terkait guna menciptakan kebijakan yang lebih efektif dalam pengelolaan kawasan yang semakin berkembang. ama/ksm/*














