Politik dan Sosial Budaya

Tanam Bersama di Subak Gubug 1, Made Urip Guyur Bantuan 10 Ton Benih Bawang Merah


Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali mengguyur bantuan untuk program aspirasi Kampung Bawang Merah. Kali ini, Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu, juga melakukan penanaman bersama benih bawang merah aspirasi untuk 10 hektar lahan di Subak Gubug 1, Tabanan, pada Selasa sore (12/9/2023). Kunjungan kerja Wakil Rakyat Sejuta Traktor ini, disambut sangat antusias oleh petani dan krama subak, beserta Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., dan Kadis Pertanian Tabanan, I Made Subagia, S.Pi., MM., yang datang bersama bakal calon Anggota DPRD Bali nomor urut 3 dari PDI Perjuangan Dapil Tabanan, Ni Made Usmantari.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., saat menanam bersama bantuan 10 ton benih bawang merah di Subak Gubug 1, Tabanan, pada Selasa sore (12/9/2023). (foto: ama)

Bantuan aspirasi berupa 10 ton benih bawang merah, beserta 2 ton pupuk NPK, 50 roll mulsa plastik dan 50 liter asam humat diterima langsung Pekaseh Subak Gubug 1, I Gusti Made Sumartana. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Made Urip yang telah membawa sumbangan benih bawang merah sebanyak 10 ton untuk lahan seluas 10 hektar di Subak Gubug 1. “Kami sangat berterima kasih kepada bapak Made Urip yang telah membantu aspirasi bibit bawang merah, karena sangat dirasakan bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya sembari berharap bantuan serupa agar terus dilanjutkan oleh Made Urip untuk memperkuat sektor pertanian di Tabanan ke depan.

Sementara itu, Kadis Pertanian Tabanan, I Made Subagia menegaskan bantuan benih sekaligus kegiatan menanam bawang merah ini, juga untuk membantu mengantisipasi inflasi di Bali, sehingga perlu terus dikembangkan termasuk dengan komoditas benih lokal. Apalagi juga mendapat bantuan benih bawang merah yang terus inisiasi oleh Made Urip dengan menerapkan teknologi yang memanfaatkan pupuk organik. Oleh karena itu, para petani dan krama subak di Tabanan juga kembali diajak untuk mengefisiensikan penggunaan pupuk kimia dengan pelan-pelan mengganti dengan pupuk kandang atau organik. “Seperti di Subak Gubug 1 harus bisa menerapan pertanian yang terukur untuk pengembangan bawang merah,” tandasnya.

1th#ik-072.21/8/2023

Di sisi lain, Made Dirga selaku kader PDI Perjuangan yang menjabat sebagai Ketua DPRD Tabanan menyebutkan Made Urip sudah sangat banyak berbuat untuk sektor pertanian dan selalu memperhatikan nasib petani dan krama subak di Tabanan. Ia mengakui berbagai program dan bantuan Made Urip sudah terbukti, seperti program aspirasi Kampung Bawang Merah, berupa 10 ton benih bawang merah yang telah diterima Subak Gubug 1. “Kiprah Pak Made Urip sudah sangat luar biasa membantu dan memperhatikan petani di Tabanan. Termasuk memberikan wawasan dan pengetahuan untuk SDM pertanian lewat berbagai kegiatan agenda Bimtek selama ini,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Made Urip menegaskan kembali bertatap muka dengan petani dan krama subak untuk menyerahkan bantuan aspirasi berupa 10 ton benih bawang merah untuk memenuhi kebutuhkan masyarakat guna menjaga ketahanan pangan. Apalagi dikatakan, FAO sebagai Badan Pangan dan Pertanian Dunia sudah memberi peringatan krisis pangan dunia, akibat alih fungsi lahan yang tinggi yang telah berubah di luar sektor pertanian. Karena itulah, jika lahan produktif ini terus terkikis sekitar 1.000 hektar per tahun, dan tidak segera dikendalikan, maka akan sangat sulit untuk menjaga ketahanan pangan. “Jadi jangan adep kiri dan kanan, atau jangan dijual. Kalau bisa dikontrakan saja,” tegasnya.

1th#ik-075.1/9/2023

Selain itu, saat ini juga sedang menghadapi ancaman perubahan iklim, sehingga kualitas lahan dan hara tanah harus terus dijaga dengan terus mendorong penggunaan pupuk organik. Anggota DPR RI terpilih 5 periode dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan peringkat ke-7 di seluruh Indonesia ini, berharap agar pelan-pelan bisa terwujud Bali yang sudah dicanangkan sebagai Pulau Organik dengan terus mengucurkan bantuan UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik) maupun bibit sapi betina produktif ke depan. Untuk itu, M-U juga berharap agar bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, termasuk bawang merah untuk mengangkat kesejahteraan petani dan krama subak, khususnya di Tabanan.

“Ke depan kita akan terus meningkatkan bantuan kita. Saya akan terus berjuang untuk para petani dan krama subak di Bali, sehingga selama lima periode tidak pernah pindah dari Komisi IV DPR RI. Para petani atau wong cilik inilah yang harus terus dibantu,” tutup M-U. ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button