Astra Motor Bali Genjot Kompetensi Siswa SMK Negeri 1 Amlapura, Siapkan Mekanik Muda Bali Hadapi Teknologi Otomotif Modern

Karangasem, PancarPOS | Astra Motor Bali terus memperkuat komitmennya dalam membangun kualitas pendidikan vokasi dan mencetak generasi muda Bali yang siap bersaing di dunia industri otomotif modern. Melalui program pembelajaran industri Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Astra Motor Bali kembali turun langsung memberikan pelatihan kepada siswa SMK Negeri 1 Amlapura, Karangasem, sebagai bagian dari sekolah binaan Honda di Bali.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Mei 2026 tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Astra Motor Bali dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri otomotif roda dua yang terus berkembang pesat di era teknologi digital dan kendaraan modern.
Sebanyak 35 siswa program TBSM mengikuti pembelajaran industri yang dipandu langsung oleh tim Vocational Department Officer Astra Motor Bali. Para siswa tidak hanya mendapatkan teori teknis, tetapi juga pembekalan budaya kerja industri, standar pelayanan bengkel resmi Honda, hingga penguasaan teknologi terbaru sepeda motor Honda.
Program ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lulusan SMK yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan berbagai materi penting mulai dari budaya kerja di bengkel Honda, pengenalan dan penggunaan tools pendukung pekerjaan teknisi, penggunaan multimeter untuk pengukuran sistem kelistrikan, pengenalan teknologi Honda Smart Key, hingga proses maintenance atau perawatan berkala sepeda motor Honda.

Materi yang diberikan dirancang mengikuti standar industri Astra Honda agar siswa mampu memahami langsung sistem kerja profesional yang diterapkan di jaringan bengkel resmi Honda.
Vocational Department Officer Astra Motor Bali, Nyoman Putrayana mengatakan pembelajaran industri menjadi langkah strategis dalam menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan dunia kerja sehingga lulusan SMK benar-benar siap masuk industri otomotif.
Menurutnya, perkembangan teknologi kendaraan roda dua saat ini sangat cepat sehingga sekolah dan industri harus bergerak bersama agar siswa tidak tertinggal perkembangan teknologi.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan wawasan lebih luas kepada siswa mengenai standar kerja dan teknologi yang digunakan di industri otomotif saat ini. Dengan pembelajaran langsung dari praktisi industri, siswa diharapkan memahami kebutuhan dunia kerja sekaligus meningkatkan keterampilan teknis yang relevan dengan perkembangan teknologi sepeda motor Honda,” ujar Nyoman Putrayana.
Ia menegaskan bahwa tantangan dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan tenaga teknis yang mampu memperbaiki kendaraan, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki kedisiplinan, budaya kerja profesional, kemampuan komunikasi, dan adaptasi terhadap teknologi baru.
Karena itu pembelajaran industri yang diberikan tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis semata, tetapi juga pembentukan karakter kerja profesional ala industri otomotif modern.
Menurutnya, penguasaan teknologi terbaru seperti sistem smart key dan sistem kelistrikan digital menjadi sangat penting karena kendaraan roda dua saat ini semakin canggih dan berbasis teknologi elektronik.
“Teknologi sepeda motor terus berkembang. Karena itu siswa harus dibekali sejak dini agar ketika lulus nanti mereka sudah siap bekerja dan memahami perkembangan teknologi di industri,” katanya.

Astra Motor Bali sendiri saat ini membina sembilan SMK Mitra Binaan Honda di Bali yang telah ditetapkan sebagai SMK Spesial Honda. Status tersebut diberikan kepada sekolah yang memenuhi standar khusus pendidikan vokasi berbasis industri sesuai standar Astra Honda.
Melalui program pembinaan tersebut, sekolah mendapatkan berbagai dukungan mulai dari penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, peningkatan kompetensi guru dan siswa, dukungan sarana praktik, hingga transfer teknologi terbaru dari dunia industri otomotif.
Program pembinaan ini menjadi bagian dari strategi besar Astra Motor Bali dalam menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang kuat dan mampu melahirkan tenaga kerja siap pakai di sektor otomotif.
Selain itu, program tersebut juga menjadi implementasi nyata konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri yang selama ini menjadi fokus pengembangan pendidikan vokasi nasional.
Vocational & Technical Service Department Manager Astra Motor Bali, Ngurah Palguna mengatakan kegiatan pembelajaran industri merupakan bagian dari implementasi program Sinergi Bagi Negeri yang secara konsisten dijalankan Astra Motor Bali bersama sekolah-sekolah binaannya.
Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dan industri harus terus diperkuat agar lulusan SMK memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri yang terus berubah.
“Kegiatan pembelajaran industri ini merupakan bagian dari implementasi program Sinergi Bagi Negeri yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di SMK binaan Honda. Melalui kolaborasi berkelanjutan antara dunia pendidikan dan industri, kami berharap dapat membantu menciptakan lulusan yang kompeten, memiliki pemahaman budaya kerja industri, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi otomotif yang terus berkembang,” ungkap Ngurah Palguna.
Ia menegaskan Astra Motor Bali akan terus mendukung peningkatan kualitas tenaga pendidik dan siswa agar tercipta hubungan kuat antara sekolah dan dunia industri.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan vokasi tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah, tetapi harus melibatkan dukungan nyata dari industri agar siswa mendapatkan pengalaman dan wawasan yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.
“Kami ingin menciptakan link and match yang benar-benar kuat antara sekolah dan industri sehingga lulusan SMK memiliki daya saing tinggi dan siap kerja,” tegasnya.
Ngurah Palguna juga menilai sektor otomotif roda dua di Indonesia masih memiliki peluang besar di masa depan, terutama dengan perkembangan teknologi kendaraan yang semakin maju dan kebutuhan layanan purna jual yang terus meningkat.
Karena itu kebutuhan tenaga teknisi profesional dan kompeten akan terus bertambah seiring perkembangan industri otomotif nasional.
Melalui pembinaan berkelanjutan tersebut, Astra Motor Bali berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Bali sekaligus membantu mencetak generasi muda yang kompeten, profesional, dan siap menjadi bagian penting dalam kemajuan industri otomotif Indonesia.
Program pembelajaran industri yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Amlapura juga mendapat respons positif dari siswa dan pihak sekolah karena memberikan pengalaman langsung mengenai dunia kerja industri otomotif modern.
Para siswa mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai standar kerja bengkel resmi Honda dan perkembangan teknologi kendaraan roda dua masa kini yang sebelumnya hanya dipelajari secara teori di kelas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Melalui penguatan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, Astra Motor Bali berharap Bali mampu melahirkan lebih banyak tenaga muda terampil di bidang otomotif yang tidak hanya siap bekerja di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di level nasional bahkan global. uni/ama









