Politik dan Sosial Budaya

Mulyadi – Ardika: Pengalaman adalah Guru Terbaik, Namun Pengetahuan adalah Maha Gurunya

Tabanan, PancarPOS | Debat kedua dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tabanan yang digelar pada Rabu malam, 13 November 2024, berlangsung di Bali Sun Set Road Convention Center, Pemogan, Denpasar Selatan. Dengan tema besar Penguatan Pelayanan Publik secara Berkeadilan dan Berintegritas, debat ini menjadi ajang bagi pasangan calon untuk memaparkan visi dan misi mereka dalam membangun Tabanan ke depan.

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan nomor urut 01, I Nyoman Mulyadi – I Nyoman Ardika, membuka debat dengan pemaparan yang mencerminkan komitmen mereka terhadap pemerintahan yang transparan dan adil. Mulyadi, yang dikenal dengan julukan “MS Glowing,” mengawali closing statement-nya dengan sebuah pernyataan yang penuh makna: “Pengalaman adalah Guru Terbaik. Namun Pengetahuan adalah Maha Gurunya.”

Mulyadi menjelaskan, bahwa meskipun pengalaman sangat penting dalam memimpin, pengetahuan yang mendalam adalah elemen utama yang membentuk kebijakan yang tepat dan adil. “Pengalaman akan terbentuk dengan lebih sempurna. Perjalanan ribuan kilometer pasti dimulai dari satu langkah. Kebijaksanaan sejati seorang pemimpin adalah rendah hati untuk mendengar keluhan masyarakat dan mengajak mereka membangun bersama-sama,” ujar Mulyadi. Ia juga menekankan pentingnya komitmen, kerja keras, kejujuran, dan keadilan dalam setiap langkah pembangunan.

Sebagai pasangan calon wakil bupati, I Nyoman Ardika menambahkan semangat pada pernyataan Mulyadi. Ardika mengungkapkan rasa syukur yang mendalam karena diberikan kesempatan untuk maju sebagai calon pemimpin Tabanan. “Kami memohon restu kepada masyarakat Tabanan agar diberikan kesempatan untuk mendedikasikan segala pengetahuan kami demi menambah pengalaman kami dalam membangun daerah ini,” tandas Ardika. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Tabanan yang lebih maju dan sejahtera pada tahun 2029.

Ardika menutup pernyataan dengan mengutip syair dari Rongo Warsito: “Adigang, Adigung, Adiguna, Kekuasaan, Kepandaian Harus Digunakan Sepenuhnya Untuk Hal-Hal Yang Baik.” Ia juga mengingatkan sebuah filosofi Romawi, “Fortis Fortuna Adiuvat,” yang berarti keberuntungan akan berpihak kepada mereka yang berani. Dengan penuh keyakinan, Ardika menyatakan, “Kami berani mencalonkan diri dan kami berani menunjukkan kemampuan kami, apa adanya, demi membangun Tabanan yang Maju dan Sejahtera pada tahun 2029. Tabanan Sadhu Nawang Anuraga.” tna/ama/ksm

Back to top button