Kepala Samsat Badung Tekankan Keunggulan Pelayanan, Warga dan Tokoh Adat Apresiasi Program Jemput Bola

Badung, PancarPOS | Kepala UPTD Samsat Badung, I Ketut Sadar, S.Sos., MH, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan publik yang berkualitas, transparan, dan memuaskan bagi masyarakat. Hal ini ia sampaikan dalam sebuah video yang beredar, di mana dirinya menekankan bahwa pelayanan di Samsat Badung mendapat apresiasi luas dari warga. Menurutnya, pelayanan yang dihadirkan berbeda dibandingkan dengan sejumlah daerah lain karena mengedepankan profesionalitas, keterbukaan, dan inovasi.
“Apresiasi sementara Badung, terhadap layanan Jemput Bola Samsat Kerti,” ujar I Ketut Sadar dalam video tersebut. Program jemput bola Samsat Kerti merupakan salah satu inovasi yang dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, terutama mereka yang sibuk dan sulit datang langsung ke kantor Samsat. Dengan layanan ini, Samsat Badung turun langsung ke lapangan dan menjangkau masyarakat hingga ke desa-desa, sehingga pembayaran pajak maupun pengurusan administrasi kendaraan bermotor menjadi lebih dekat dan praktis.

Program jemput bola ini pun mendapat respons positif dari masyarakat maupun tokoh adat. Kelian Adat Banjar Cengolo, Desa Sudimara, menuturkan bahwa pelayanan di Samsat Badung sejauh ini sudah berjalan baik, cepat, dan tidak menimbulkan keluhan berarti. Ia menyampaikan apresiasinya sekaligus memberikan masukan agar warga tetap menggunakan dokumen asli dan nama pemilik kendaraan sesuai data resmi, khususnya bagi yang membeli kendaraan dari luar daerah. “Kalau surat-surat lengkap, STNK asli dan BPKB ada, maka proses di Samsat Badung tidak ribet dan bisa selesai dengan baik,” ungkapnya.
Selain itu, komentar masyarakat di media sosial juga memperkuat gambaran positif terhadap pelayanan Samsat Badung. Banyak warga menuliskan pengalaman mereka yang merasa terbantu dengan adanya layanan jemput bola. Beberapa di antaranya menyebut program ini sebagai “terobosan bagus” dan “sangat membantu,” meski tetap ada catatan kecil terkait keharusan dokumen kendaraan atas nama pemilik sendiri. Hal tersebut justru menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya tertib administrasi dalam kepemilikan kendaraan.

Tidak sedikit warga yang bahkan menyebut Samsat Badung sebagai salah satu yang terbaik di Bali. Alasan yang kerap disampaikan adalah pelayanan petugas yang ramah, penjelasan yang jelas, serta proses yang relatif cepat. Hal ini menjadikan Samsat Badung tidak hanya sekadar kantor pelayanan, melainkan juga mitra masyarakat dalam menegakkan kewajiban sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pemilik kendaraan.
Sejumlah komentar spontan masyarakat pun bermunculan yang semakin menguatkan citra positif Samsat Badung. “Wahh mantap. Pagi-pagi Samsat Badung sudah jemput bola.. tidak lepas dari inisiatif dan kepintaran Bapak KUPT Badung. Berani bertindak tegas kepada seluruh anggota top. Pokokne becik pak jroo top niki,” tulis seorang warga. Komentar lain menyebut, “Pokoknya berjalan dengan baik tanpa rekayasa, mantap komandan.”

Kepercayaan masyarakat Badung kini disebut semakin tinggi seiring dengan meningkatnya kualitas layanan di semua jenis pelayanan Samsat. Bahkan ada pula yang menegaskan, “Pokoknya Samsat Badung toooopp deh. Layanan yang disukai dan digandrungi oleh seluruh lapisan masyarakat Badung.”
Dengan dukungan penuh dari masyarakat, tokoh adat, hingga komentar positif di ruang publik digital, kehadiran inovasi seperti Samsat Kerti menjadi bukti nyata bahwa layanan publik bisa terus bertransformasi mengikuti kebutuhan masyarakat. I Ketut Sadar pun menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan, menambah inovasi baru, serta memperluas jangkauan layanan jemput bola ke wilayah-wilayah yang lebih jauh di Kabupaten Badung.
“Prinsip kami sederhana: pelayanan harus memudahkan masyarakat, bukan menyulitkan. Dan kami akan terus berusaha agar Samsat Badung bisa menjadi contoh pelayanan publik yang profesional, terbuka, dan berorientasi pada kepuasan warga,” tutupnya.

Dengan demikian, Samsat Badung tidak hanya hadir sebagai lembaga pengelola pajak kendaraan, melainkan juga sebagai representasi pelayanan publik yang berkomitmen tinggi dalam membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat. ama/ksm














