Nasional

Rayakan HUT ke-61, Jasa Raharja Cabang Bali Siapkan Layanan Maksimal


Denpasar, PancarPOS | Bertepatan dengan 1 Januari 2022, PT Jasa Raharja melaksanakan apel bendera secara daring, sekaligus perayaan puncak HUT ke-61 yang dihadiri oleh seluruh pegawai Jasa Raharja di Loket Cabang Bali dan Loket Cabang Singaraja pada Sabtu pagi (1/12/2022). Usai melakukan apel, sekaligus merayakan tahun baru bersama, Kepala Jasa Raharja Cabang Bali, H. Abubakar Aljufri., SE., menegaskan melalui momentum hari jadi dengan tema “Jasa Raharja Hadir Melindungi Indonesia” akan berupaya untuk memastikan seluruh masyarakat bisa terlindungi oleh asuransi Jasa Raharja untuk korban kecelakaan baik di darat, laut dan udara, angkutan umum termasuk lalu lintas jalan.

Insert foto: Kepala Jasa Raharja Cabang Bali, H. Abubakar Aljufri., SE., bersama jajaran Jasa Rajarja Cabang Bali usai apel bendera secara daring HUT ke-61 PT Jasa Raharja.

Bahkan, dikatakan Jasa Raharja Cabang Bali sudah mampu memberikan layanan pembayaran santunan untuk meninggal dunia di tempat kejadian perkara atau TKP rata-rata bisa diselesaikan dalam jangka waktu hanya sekitar 23 jam. “Tentunya layanan gerak cepat ini sebagai pengabdian insan Jasa Raharja kepada masyarakat di Pulau Dewata,” ungkap Abubakar, seraya menjelaskan sesuai dengan himbau Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwantono saat menjadi inspektur apel HUT ke-61 PT Jasa Raharja, juga meminta agar seluruh jajaran Jasa Raharja bersinergi dengan mitra kerja dan pemerintah daerah untuk memastikan Jasa Raharja bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

1bl#ik-23/12/2021

“Tentunya dengan melakukan perubahan dengan pelayanan sistem digital untuk mendorong percepatan pelayanan Jasa Raharja,” tegasnya. Apalagi didasari, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terjadi penurunan pembayaran santunan yang diklaim ke Jasa Raharja Cabang Bali sekitar 15 persen hingga akhir tahun 2021, akibat pembatasan kegiatan masyarakat melalui PPKM yang otomatis tidak banyak aktifitas masyarakat, sehingga santunan juga akan ikut menurun. “Namun secara nasional, Jasa Raharja telah menyerahkan total pembayaran santunan kurang lebih Rp2,3 triliun dibandingkan tahun lalu,” ujar Abubakar, saat didampingi Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Cabang Bali, I Made Astika.

1bl#ik-22/12/2021

Untuk itulah sesuai dengan proyeksi tahun 2022, pihaknya berharap perekonomian Bali bisa segera membaik dan pandemi Covid-19 berakhir, sehingga bisa meningkatkan pendapatan untuk pembayaran santunan kembali normal. Apalagi target pendapatan Jasa Raharja Cabang Bali pada tahun 2021 hanya bisa tercapai 50 persen, karena turunnya mobilitas angkutan umum, khususnya angkutan pariwisata akibat adanya PPKM di Provinsi Bali yang turun drastis baik di darat maupun laut dan udara. Namun untungnya dari pendapatan SWDKLLJ di masing-masing UPTD Samsat seluruh Bali masih normal, bahkan meningkat dengan pertumbuhan sekitar 1 sampai 2 persen. “Kita berharap kondisi ekonomi Bali segera pulih, sehingga masyarakat kembali berbondong-bondong menggunakan angkutan umum, termasuk angkutan di laut terutama di Pelabuhan Gilimanuk untuk menambah pendapatan kita secara nasional,” tutup Abubakar. ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button