Daerah

Kran Pertama Dibuka, Bupati Sanjaya Pastikan Air Mengalir untuk 75 KK di Abianlalang


Tabanan, PancarPOS | Akses air bersih akhirnya benar-benar mengalir di Banjar Abianlalang, Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan, Selasa (17/2/2026). Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, meresmikan Tower Air Bersih Beji Abianlalang yang dirangkaikan dengan upacara pemelaspasan serta pembukaan simbolis kran pertama Toya Beji. Di tengah guyuran hujan, kran itu dibuka sebagai penanda bahwa perjuangan panjang warga kini terjawab.

Hujan yang turun sejak awal acara tidak menyurutkan semangat masyarakat. Justru, suasana tersebut dimaknai sebagai pertanda berkah atas pemanfaatan sumber air suci bagi kepentingan krama desa. Hadir dalam kesempatan itu Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, pimpinan perangkat daerah, Perbekel dan Bendesa Adat Wanasari, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Sanjaya menegaskan, pembangunan tower ini merupakan respons konkret atas aspirasi masyarakat yang selama ini terkendala distribusi air. Kondisi beji yang berada di posisi curam membuat distribusi air secara gravitasi sulit dilakukan. Tower sebelumnya dinilai kurang tinggi sehingga belum mampu menjangkau seluruh rumah warga.

“Dulu masyarakat menyampaikan aspirasi karena belum semua teraliri air. Tower yang ada kurang tinggi, sementara posisi sumber air sangat curam. Maka solusi terbaik adalah meninggikan tower agar air bisa mengalir merata untuk kebutuhan sehari-hari,” tegas Sanjaya di hadapan warga.

Pemerintah Kabupaten Tabanan mengalokasikan anggaran APBD sebesar Rp350 juta untuk pembangunan dan peninggian tower tandon tersebut. Dana itu menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, terpenuhi secara adil dan merata.

Sebelumnya, fasilitas air bersih di Beji Abianlalang dirancang melayani 75 kepala keluarga. Namun dalam praktiknya, baru sekitar 60 kepala keluarga yang bisa menikmati air secara optimal. Warga di sisi barat jalan utama belum sepenuhnya terjangkau distribusi. Kini, setelah tower ditinggikan, seluruh 75 kepala keluarga dipastikan dapat menikmati akses air bersih.

“Inilah kontribusi pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Kami akan terus mendengar aspirasi warga dan memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan,” imbuh Sanjaya.

Ketua Panitia, Ida Bagus Yudhi Surya Wiarsa, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Ia menyebut peninggian tower sebagai solusi strategis atas persoalan bertahun-tahun yang dihadapi warga.

Peresmian Tower Beji Abianlalang bukan sekadar seremoni pembangunan infrastruktur. Bagi warga, ini adalah simbol kehadiran negara di tengah kebutuhan mendasar masyarakat. Air yang kini mengalir dari kran-kran rumah warga menjadi tanda bahwa komitmen pemerintah dan semangat gotong royong desa mampu menghadirkan perubahan nyata.

PancarPOS mencatat, langkah ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan tidak selalu soal proyek besar bernilai fantastis. Di desa, satu tower air bersih bisa menjadi jawaban atas keresahan panjang, membuka harapan baru, dan menguatkan keyakinan bahwa aspirasi rakyat benar-benar didengar. mas/ama


Back to top button