Nasional

Sekda Eddy Mulya Sebut Perawat Denpasar Garda Terdepan Penyelamat Nyawa


Denpasar, PancarPOS | Pengabdian para perawat sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan mendapat penghormatan khusus dalam perayaan puncak International Nurses Day (IND) Tahun 2026 yang digelar Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Denpasar di Dharma Negara Alaya, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua DPW PPNI Provinsi Bali, IGN Ketut Sukadarma, Kadis Kesehatan Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Agung Candrawati, Ketua DPD PPNI Kota Denpasar, I Ketut Sudiarta, serta para tenaga kesehatan dan undangan lainnya.

Perayaan International Nurses Day 2026 dirangkaikan dengan lomba hingga penyerahan nominasi terbaik DPK berprestasi Tahun 2026. Peringatan ini sendiri jatuh setiap 12 Mei bertepatan dengan hari kelahiran Florence Nightingale yang dikenal sebagai pelopor keperawatan modern dunia.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Denpasar yang dibacakan I Gusti Ngurah Eddy Mulya, ditegaskan bahwa momentum International Nurses Day menjadi bentuk penghormatan tinggi kepada para perawat yang selama ini berada di garis depan menjaga kesehatan masyarakat.

Menurutnya, tema global tahun ini yakni “Our Nurses, Our Future, Empowered Nurses Save Lives” memiliki makna mendalam bahwa masa depan sistem kesehatan sangat bergantung pada sejauh mana negara mampu memberdayakan profesi perawat.

“Perawat yang berdaya bukan hanya menyelamatkan nyawa di tempat tidur pasien, tetapi juga memperkuat fondasi kesehatan bangsa kita,” tegas I Gusti Ngurah Eddy Mulya.

Ia juga mengakui bahwa dedikasi perawat tidak cukup hanya dihargai dengan ucapan semata, namun harus diwujudkan melalui dukungan kebijakan nyata yang berpihak pada kesejahteraan dan keselamatan kerja tenaga kesehatan.

Karena itu, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen memperkuat keamanan lingkungan kerja, meningkatkan fasilitas kesehatan, hingga membuka ruang lebih besar bagi perawat untuk terlibat dalam pengambilan keputusan klinis maupun kebijakan kesehatan.

“Suara perawat harus didengar untuk membentuk masa depan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” ujarnya.

Selain itu, Eddy Mulya juga mendorong para perawat agar terus meningkatkan kompetensi dan keahlian guna menjawab tantangan kesehatan di masa depan yang semakin kompleks.

Ia menegaskan bahwa setiap pengorbanan dan kerja keras perawat menjadi kontribusi nyata bagi ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat Kota Denpasar.

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Kota Denpasar, I Ketut Sudiarta menjelaskan bahwa kegiatan puncak IND 2026 merupakan implementasi program kerja organisasi sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun PPNI ke-52.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tidak hanya berlangsung satu hari, namun sebelumnya telah diisi berbagai kegiatan yang bertumpu pada tiga pilar utama profesi keperawatan, yakni pelayanan masyarakat, pengembangan profesi, dan pengabdian masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar atas dukungan yang diberikan. Harapan kami, profesi perawat semakin maju, PPNI semakin jaya, dan PPNI Kota Denpasar semakin istimewa,” ungkap I Ketut Sudiarta. mas/ama/*


Back to top button