Politik dan Sosial Budaya

Sambangi Bumi Keris, Made Urip Akhiri Bimtek Kapasitas Petani dan Penyuluh


Badung, PancarPOS | Usai menyambangi Kabupaten Tabanan dan Karangasem, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., juga mengangkat kualitas SDM petani dan penyuluh pertanian di Bumi Keris. Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, kembali Turba untuk menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh dengan kembali menggandeng Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang Badan Penyuluh Pengembangan SDM Pertanian yang dilaksanakan di Bagus Agro Plaga Resort, Kecamatan Petang, Badung pada Minggu (9/4/2023).

1bl#ik-012.20/3/2023

Kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup itu, kembali didampingi Dr. Ugik Romadi, SST., M.Si., selaku Koordinator Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Polbangtan Malang, sekaligus mewakili Direktur Polbangtam Malang bersama Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, S.Sos., M.Si. Kegiatan Bimtek nampak sangat antusias diikuti oleh ratusan petani dan penyuluh pertanian di Kabupaten Badung sebagai peserta Bimtek yang menjadi salah satu wilayah Polbangtan Malang.

Sebagai peserta Bimtek, I Wayan Mandiarta mengucapkan terima kasih kepada Made Urip yang telah meningkatkan kemampuan teknis para petani dan penyuluh di Badung. Bimtek ini menurutnya sangat bermanfaat untuk membantu pemahaman petani dan penyuluh dalam kegiatan pertanian. Apalagi selama ini sangat banyak bantuan dan kegiatan yang diberikan langsung oleh Made Urip. “Kami sangat bersyukur bisa mengikuti Bimtek, karena sangat luar biasa dukungan dan bantuan dari Pak Made Urip. Kami harap ke depan juga ada bantuan dan perhatian Pak Made Urip,” ujarnya.

1bl#ik-010.20/3/2023

Di sisi lain, Koordinator Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Polbangtan Malang, Ugik Romadi menegaskan Bimtek kali ini, bisa dilaksanakan atas dukungan Made Urip yang duduk di Komisi IV DPR RI bekerja sama Polbangtam Malang sebagai salah satu UPT dari Kementerian Pertanian. Dikatakan dari 5 kali kegiatan Bimtek di Bali tahun 2023 sesuai dengan arahan Made Urip berakhir di Badung untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas petani dan penyuluh. Karena berdasarkan data BPS jumlah petani, terutama penyuluh, baik dari sisi kuantitas dan kualitas semakin berkurang, karena setiap tahun ada yang purna tugas.

Penyebab lain, karena saat ini tidak ada penerimaan atau perekrutan penyuluh, sehingga jumlahnya semakin berkurang atau sekitar 31 ribu di seluruh Indonesia. Apalagi banyak yang memasuki masa pensiun, sehingga yang dapat dilakukan dengan memberikan Bimtek untuk meningkatkan kapasitas penyuluh, termasuk dari petani yang jumlahnya semakin berkurang atau sekitar 40 juta yang bekerja di sektor pertanian. Dari jumlah tersebut hanya sekitar 34 juta sebagai petani, atau hanya 2,7 juta sebagai petani milenial. “Karena itu, bagaimana generasi muda mau menggeluti sektor pertanian? Karena petani ini kesannya kotor dan miskin, sehingga hal itu harus diubah melalui berbagai bantuan dan program kegiatan dari Pak Made Urip,” tutupnya.

1bl#ik-001.14/3/2023

Mewakili Bupati Badung, Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana sangat bersyukur bisa kembali bertatap muka dengan Made Urip yang datang jauh-jauh untuk bertemu dengan petani dan penyuluh. Dikatakan Made Urip terus berkomitmen membantu sektor pertanian, karena sangat sulit menemukan sosok yang mau memperhatikan petani agar semakin maju, mandiri dan modern. Disebutkan ada sekiar 6.800 hektar lahan pertanian yang dilindungi LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) yang tidak boleh dibangun apapun. Selain itu, juga terus mengangkat SDM petani dan penyuluh, termasuk mengusulkan formasi 30 penyuluh P3K.

“Mudah-mudahan usulan ini bisa dipenuhi oleh MenPAN-RB, karena kita kekurangan penyuluh. Karena itu melalui Bimtek ini, saya harapkan 1 penyuluh kita mempunyai kemampuan 20 penyuluh biasa untuk melayani petani,” ujarnya. Di sela-sela membuka Bimtek, Made Urip menyampaikan pelaksanaan Bimtek bertujuan untuk menambah kapasitas dan wawasan berkaitan dengan operasional di sektor pertanian. Bimtek kali ini sebagai putaran terakhir di seluruh Bali, namun nantinya juga akan disusul dengan Bimtek yang lain. Di samping itu, M-U juga mengaku sangat bangga, karena Kabupaten Badung sudah memiliki Perda untuk melindungi lahan agar tidak beralih fungsi ke sektor lainnya.

1bl#ik-004.18/3/2023

Karena itu, Kabupaten Badung dinilai sudah sangat luar biasa mengantisipasi lahan produktif dan kelas satu agar tidak digunakan untuk kepentingan non pertanian. “Jika tidak diproteksi dengan baik dimana mencari lahan kelas 1 ini? Nanti hanya ada Pura Subak saja, tapi lahan pertaniannya habis. Seperti di Tabanan yang kini alih fungsi lahannya sulit dibendung,” sentilnya. Dikatakan Anggota DPR RI terpilih 5 periode dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ke-7 nasional itu, menyebutkan Pemerintah tidak mampu memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi di seluruh Indonesia, termasuk di Bali.

Namun karena Gubernur Bali, Wayan Koster sudah mencangkan Bali menuju pulau organik, maka harus menyiapkan bahan-bahan dan infrastrukturnya terlebih dulu dengan matang untuk memproduksi pupuk organik. Misalnya seperti program Simantri atau Sipadu, agar terus dikelola dengan baik. Apalagi dari Kementerian Pertanian bisa diakses program UPPO dan bantuan sapi betina produktif untuk memproduksi pupuk organik ke depan. M-U mengaku akan terus membantu akses bantuan dan program dari ABPN, karena tidak bisa hanya mengandalkan ABPD yang sempat terkena dampak Covid-19. Karena itu, pertanian saat ini menjadi sektor ungggulan agar menjadi tangguh dan kuat, sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Bali.

1bl#ik-001.18/3/2023

“Pertanian ini harus disupport karena tidak bisa hanya mengandalkan sektor pariwisata saja. Karena itu, lahan pertanian harus dipertahankan terus menerus, karena tidak bisa lagi mencari lahan pengganti. Untuk itu, tolong ikuti Bimtek ini dengan baik dari awal hingga berakhir,” pungkas M-U. ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button