Suntikan Wawasan 4 Pilar Kebangsaan, Made Urip Simakrama dengan STT 5 Banjar se-Desa Tajen

Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., tidak pernah ada henti-hentinya turun ke bawah atau Turba menemui masyarakat. Disamping itu, Made Urip selalu membawa oleh-oleh bantuan sampai ke pelosok desa dan terpencil di daerah. Bahkan, kali ini politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan yang akrab disapa M-U itu, juga menyuntikan pemahaman dan wawasan 4 Pilar Kebangsaan, saat menggelar simakrama dengan para anggota dan pengurus sekehe teruna teruni (STT) dari 5 banjar se-Desa Tajen, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Kali ini, kunjungan Anggota DPR RI yang menjabat 5 periode, dan diberi julukan khusus oleh petani dan krama subak sebagai Wakil Rakyat Sejuta Traktor itu, didampingi Anggota DPRD Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, I Ketut Purnaya, S.Sos. Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digenjot oleh M-U pada Rabu malam (22/2/2023) tersebut, ternyata diikuti dengan semangat dan sangat antusias oleh ratusan muda-mudi yang dihadiri oleh Perbekel Desa Tajen, bersama Jero Bendesa Adat, Kelian Dinas, LPM, dan BPD, beserta anggota dan pengurus Ranting PDI Perjuangan Desa Tejen, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat.
Pada kesempatan itu, M-U berharap STT meskipun berada di pelosok desa, namun sebagai generasi muda harus tetap menjaga kekompakan, dan terus bersatu padu, serta aktif dan inovatif untuk membangun desa. “Apalagi Desa Tajen sebagai desa wisata, sehingga STT ini juga harus ikut membangun desa,” tandas Anggota DPR RI terpilih dengan 255.130 suara terbanyak di Dapil Bali dan peringkat ketujuh di Senayan tersebut, seraya berpesan agar generasi muda bisa ikut menata desa menjadi sehat dan bersih dengan melakukan penghijauan dan mengajak anak-anak muda lain untuk bergerak membantu masyarakat.

Selain mengajak terus aktif melakukan gerakan menanam untuk menjaga alam maupun lingkungan tetap hijau dan lestari, Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini, juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan dari 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila sebagai ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Melalui Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar oleh M-U ini, diharapkan genetasi muda bisa lebih memahami bagaimana menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, pihaknya akan terus berupaya mendorong muda-mudi di pedesaan, juga bisa mendapat tambahan ilmu yang sangat berguna bagi seluruh lapisan masyarakat. “Saya berharap agar sosialisasi ini, bisa diteruskan oleh generasi muda kepada seluruh lapisan masyarakat lainnya, termasuk di daerah lain,” papar M-U, sembari menyampaikan 4 Pilar Kebangsaan ini sebagai penguat bangsa dan negara. Karena itulah, 4 Pilar Kebangsaan ini, tidak boleh hanya bisa dibicarakan saja, namun juga harus bisa terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari-hari. “Untuk itu, semua penjabaran nilai-nilai kebasangsaan ini harus dipahami dan diamalkan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tegas Made Urip. ama/ksm/yar








