Teknologi dan Otomotif

Astra Motor Bali Ingatkan Bahaya Berhenti Sembarangan di Pinggir Jalan, Kampanye #Cari_Aman Terus Digencarkan


Denpasar, PancarPOS | Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan saat sepeda motor melaju di jalan raya, tetapi juga ketika pengendara berhenti di pinggir jalan. Masih banyak pengendara yang menganggap aktivitas berhenti sebagai hal sepele, padahal kondisi tersebut justru dapat memicu kecelakaan jika dilakukan tanpa memperhatikan situasi sekitar.

Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, Astra Motor Bali kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan prosedur berhenti yang aman di pinggir jalan. Edukasi ini menjadi bagian dari komitmen Main Dealer sepeda motor Honda di Bali dalam membangun budaya berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab.

Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, mengatakan kecelakaan lalu lintas tidak selalu terjadi saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. Risiko juga dapat muncul ketika pengendara berhenti di lokasi yang tidak tepat atau tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas.

“Banyak pengendara menganggap berhenti di pinggir jalan merupakan hal yang sepele. Padahal, jika dilakukan tanpa memperhatikan kondisi sekitar, risiko kecelakaan tetap ada. Karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk selalu menerapkan prinsip #Cari_Aman, bahkan saat berhenti sekalipun,” ujarnya.

1th#ik-001.10/7/2026

Menurut Yosepth, salah satu penyebab kecelakaan saat berhenti adalah posisi kendaraan yang berada di titik buta (blind spot) kendaraan lain. Kondisi ini membuat pengendara sulit terlihat oleh pengguna jalan lainnya sehingga meningkatkan potensi tertabrak dari belakang maupun tersenggol kendaraan yang melintas.

Selain itu, berhenti terlalu dekat dengan kendaraan yang sedang parkir juga berpotensi membahayakan. Pengendara dapat terkena pintu mobil yang tiba-tiba dibuka atau terhalang pandangan kendaraan lain saat hendak kembali masuk ke jalur lalu lintas.

Astra Motor Bali mengajak seluruh pengguna sepeda motor untuk selalu memilih lokasi berhenti yang aman, tidak mengganggu arus lalu lintas, serta tetap memperhatikan pengguna jalan lainnya. Kesadaran sederhana tersebut dinilai mampu mengurangi risiko kecelakaan yang sering kali terjadi akibat kelalaian.

Yosepth menambahkan bahwa budaya keselamatan harus menjadi kebiasaan dalam setiap aktivitas berkendara, mulai dari mempersiapkan perjalanan, saat mengendarai sepeda motor, hingga ketika berhenti maupun akan kembali melanjutkan perjalanan.

1th#ik-001.1/3/2026

Melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Astra Motor Bali berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama. Dengan konsisten menerapkan kampanye #Cari_Aman, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Bali dapat ditekan sehingga seluruh pengguna jalan dapat beraktivitas dengan lebih aman, nyaman, dan menyenangkan. uni/ama/ksm


Back to top button