Politik dan Sosial Budaya

Made Urip Bagikan 500 Paket Olahan Ikan, Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19 di Tabanan


Denpasar, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali menggenjot Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan, sekaligus membagikan bantuan 500 paket olahan ikan di Kabupaten Tabanan. Bantuan tahap pertama diserahkan secara simbolis bersama Sekretaris Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Sesditjen PDSPKP KKP) Berny Achmad Subki, ST., beserta Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE.,MM., tersebut, bertujuan untuk meningkatkan konsumsi makan ikan dan menambah gizi serta derajat kesehatan masyarakat selama dampak pandemi Covid-19. Pada kesempatan itu, hadir Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan I Gede Oka Winaya, SE., bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila, beserta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan dan perwakilan penerima bantuan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di Aula Kantor Bupati Tabanan, Kamis (29/4/2021).

1bl#ik-11/4/2021

Safari Gemarikan ini untuk membantu penanganan stunting dan gizi buruk, sekaligus peningkatan konsumsi ikan yang kali ini menyasar Kabupaten Tabanan dan Badung masing-masing 500 paket ikan, berupa tongkol, nugget, abon dan baby tuna. Berny selaku Sesditjen PDSPKP KKP menegaskan, Made Urip mendukung penuh program Gemarikan ini, karena selain meningkatan produksi ikan, juga ikut menumbuhkan industrinya. Bantuan ini menyasar peningkatan nutrisi masyarakat, terutama para ibu hamil, agar melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas dan berkualitas. Selain itu juga akan tumbuh peningkatan angka konsumsi ikan, khususnya di Tabanan. “Kita ingin meningkatkan konsumsi ikan, sekaligus dukungan untuk produksinya. Mudah-mudahan Tabanan tambah maju, tambah sehat dan plus industri perikanannya tambah maju,” kata Berny, sekaligus menegaskan bantuan ini berasal dari olahan ikan para pelaku usaha pengolahan perikanan di Tabanan. “Jadi di Tabanan sudah ada produksi pengolahan ikan yang melakukan usaha industri perikanan ini,” imbuhnya.

1bl#ik#13/4/2021

Di sisi lain, Bupati Sanjaya mengakui selama ini Made Urip sangat konsen di sektor pertanian termasuk kelautan, sekaligus menjadi pimpinan partai sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang kali ini membidangi Pertanian dan Lingkungan Hidup. Salah satunya perluasan program Safari Gemarikan dari KKP sebagai kampanye peningkatan konsumsi ikan untuk mencegah stunting dan gizi buruk. “Program ini sangat baik dan dikawal oleh Pak Made Urip untuk menaikan kesehatan dan gizi masyarakat. Apalagi tingkat konsumsi ikan di Tabanan masih rendah dibandingkan di Provinsi Bali dan tingkat nasional,” bebernya. Karena itu menurut Bupati Sanjaya program yang digalakan Wakil Rakyat Sejuta Traktor itu, sangat tepat untuk meningkatkan jaminan kesedian ikan, termasuk meningkatan konsumsi ikan sehari-hari masyarakat. “Upaya ini, juga untuk meningkatkan konsumsi ikan di Tabanan secara umum, sehingga angka konsumsi ikan meningkat. Apalagi potensi perikanan sangat banyak, termasuk bantuan program perikanan Pak Made Urip di Tabanan sangat banyak. Ini menjadi tantangan di Tabanan, selain disosialisasikan juga harus bisa diaplikasi secara masif gerakan makan ikan. Karena kandungan gizi ikan ini sangat tinggi dan ini harus digerakan terus,” tandas Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan ini.

1bl#ik-12/4/2021

Sementara itu, Made Urip yang akrab disapa M-U ini, mengakui Safari Gemarikan yang sempat digalakan tahun 2020 tersebut, merupakan kerjasama KKP dengan Komisi IV DPR RI yang menyasarkan para ibu hamil dan stunting maupun penderita gizi buruk. “Kita dapat total 1.000 paket yang dibagi di Tabanan dan Badung masing-masing 500 paket. Badung kita berikan karena kondisinya sekarang goyang, akibat dampak Covid-19 di sektor pariwisata, karena banyak yang di-PHK dan berhenti bekerja ataupun tidak punya pekerjaan. Makanya sekarang juga kita bantu,” tegas politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan ini, seraya menjelaskan untuk kasus stunting di Tabanan sudah lewat, karena potensi perikanannya sangat luar baisa. “Seperti waktu kita kecil biasa memelihara ikan di sawah, dan sudah banyak perikanan budidaya yang perlu digali dan dikembangkan lagi bersama program bupati yang sangat bagus dan harus didukung untuk mengangkat potensi perikanan di Tabanan,” papar Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI tersebut, sembari mengaku akan ikut membangkitkan potensi perikanan di Tabanan.

1bl#ik#13/4/2021

“Mudah-mudahan Gemarikan ini ada manfaatnya. Tidak saja mencegah stunting, tapi generasi kita agar lebih sehat dan cerdas, karena ikan gizinya sangat luat biasa,” tambah M-U yang menyarankan agar mengembangkan bioflok, seperti ikan lele di Tabanan, karena tidak kalah gizinya dengan ikan salmon. “Mudah-mudah bantuan ini bisa bermanfaat untuk para ibu hamil, karena perlu asupan nutrisi yang penting, sehingga melahirkan anak yang sehat dan cerdas. Saya juga akan terus mengawal potensi perikanan di Tabanan. Dan kemarin sudah diberikan keterampilan Bimtek pengolahan dan pemasaran produksi perikanan, agar tampilannya lebih menarik. Mudah-mudahan bisa kita perjuangan terus untuk membantu meringankan beban masyarakat,” tutup Anggota DPR RI terpilih lima periode dengan 255.130 suara, sekaligus peraih suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ketujuh nasional tersebut. ama/ksm

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close