Daerah

RSUD Buleleng Bakal Ditata Total, Bupati Sutjidra Gerak Cepat Demi Pelayanan Kesehatan Lebih Nyaman

Buleleng, PancarPOS | Pemerintah Kabupaten Buleleng akhirnya mengambil langkah besar untuk menata ulang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Langkah berani ini dipimpin langsung oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi, merata, dan modern bagi seluruh masyarakat.

Didampingi Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Bupati Sutjidra turun langsung meninjau kondisi RSUD Buleleng pada Kamis (24/7/2025). Ia melihat secara nyata bagaimana padatnya layanan pasien di rumah sakit kebanggaan masyarakat Buleleng itu. Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga berdialog langsung dengan para pasien dan tenaga kesehatan yang selama ini bekerja tanpa henti melayani warga.

“RSUD kita ini sudah terlalu penuh. Banyak pasien harus menunggu di luar karena ruangan tidak cukup. Jadi sudah saatnya kita tata ulang agar masyarakat bisa dilayani dengan lebih nyaman,” tegas Sutjidra.

Ia menambahkan, penataan ulang RSUD akan dilakukan secara bertahap (multi-year) dan dimulai tahun depan. Tahap awal akan memprioritaskan perbaikan ruang poliklinik dan unit gawat darurat (UGD) yang kini menjadi titik terpadat pelayanan. “Poliklinik dan UGD ini paling sibuk. Kita ingin tata ulang dari sana dulu supaya masyarakat bisa merasakan perbedaan pelayanan yang signifikan,” ujarnya.

Meski jumlah dokter dan perawat dinilai sudah memadai, kondisi fasilitas yang sempit dan bangunan lama membuat pelayanan sering kali tidak optimal. Beberapa pasien bahkan harus menunggu di luar gedung utama karena kapasitas ruang sudah tidak mencukupi. “Yang paling penting bukan hanya pelayanan cepat, tapi juga suasana yang nyaman agar masyarakat lebih cepat sembuh,” kata Sutjidra menambahkan.

Penataan ulang RSUD Buleleng ini menjadi bagian penting dari visi-misi pemerintahan Sutjidra–Supriatna periode 2025–2030, yang menempatkan pelayanan kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Buleleng ingin memastikan seluruh masyarakat, dari kota hingga pelosok desa, bisa mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, ramah, dan berkualitas.

“Penduduk terus bertambah, otomatis kebutuhan layanan kesehatan juga meningkat. Karena itu, pembenahan rumah sakit ini tidak bisa ditunda lagi,” tegas Sutjidra dengan nada optimis.

Langkah cepat ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat yang berharap RSUD Buleleng bisa menjadi rumah sakit rujukan modern dengan fasilitas yang memadai serta pelayanan yang lebih manusiawi di masa depan. mas/ama/*

Back to top button