Daerah

Istri Tercinta Penglingsir Puri Peguyangan Tutup Usia

Pelebon, Sukra Wage 11 Agustus 2023


Denpasar, PancarPOS | Sederet ucapan karangan bunga belasungkawa memenuhi halaman Puri Peguyangan di Jalan Antasura No. 1, Denpasar Utara, Denpasar. Terlihat juga berderet karangan bunga dari Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh bertuliskan “Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya A.A. Sagung Istri Parcinti, S.E., Istri Tercinta Dari A.A., Ngurah Gde Widiada” yang kini kembali menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Kota Denpasar. Di mana Istri Penglingsir Puri Peguyangan itu, pada Selasa (8/8/2023) Anggara Umanis, Pukul 15.00 akan Melelet Munggah Tumpang Salu Terpana Saji, yang dipuput oleh Semeton Agung, Ida Peranda Griya Paang, bertempat di Puri Peguyangan dengan diiringi Angklung Kidung Selonding dan Kidung.

1bl#ik-057.28/7/2023

Sebagai tokoh Puri Peguyangan, A.A., Ngurah Gde Widiada menceritakan kepergian istrinya yang meninggalkan 2 anak dan 2 cucu tersebut dikarenakan sakit. Dalam masih kondisi berduka, ia menjelaskan sebelumnya pernah dilakukan tindakan selama 11 hari di RS Wings International Sanglah. Padahal rencananya sang Istri hanya akan melakukan operasi kecil varises di kaki. Akan tetap nasib berkata lain, karena sebelum melakukan operasi tersebut, usai injeksi obat antibiotik istrinya malah mengalami shock kejang dan mulut berbuih. Bahkan sempat nafas terhenti 1 detik, akhirnya dibawa ke ICU dengan kondisi tak sadarkan diri dan dilakukan perawatan intensif selama 4 hari. Setelah dilakukan perawatan ICU dan hasil CT scan, juga menunjukan hasil peningkatan yang cukup baik, dan istri pun sudah bisa untuk belajar makan sendiri, dan duduk dengan suara yang parau.

1bl#ik-058.28/7/2023

Namun seperjalanan waktu pun, kondisi sang istri kembali mengalami penurunan dan tutup usia pada 23 juli 2023, pada pukul 19.30 WITA di usia 55 tahun. “Awalnya istri saya tidak ada keluhan sakit, hanya ingin operasi kecil untuk menghilangkan varises di kaki,” ujarnya, Gung Widiada mengisahkan, almarhum istrinya A.A. Sagung Istri Parcinti merupakan sosok wanita yang mandiri dan sangat bertanggung jawab untuk anak-anaknya, dan selama 30 tahun lebih menjalani pernikahan suka duka dihadapin bersama. Diakui Gung Widiada, sang istri yang juga Alumnus SMAN 1 Denpasar ini, tidak terlalu ikut campur di dunia politik. Dikatakan istrinya lebih memilih fokus mengurus anak-anak dan fokus ngayah di puri serta di kegiatan di banjar.

1bl#ik-062.28/7/2023

“Istri saya sangat minim proses politik saya, dan pastinya waktu saya sangat berkurang untuk beliau (istri, red) dan anak-anak, dan pastinya beliau merupakan seorang istri yang mandiri,” ucap Anggota DPRD Kota Denpasar dari Fraksi PDI Perjuangan ini. Diceritakan kembali, kemandirian sang istri dibuktikan dengan dirinya yang bekerja menjadi PNS atau ASN di Dinas PU Kota Denpasar. Disebutkan semenjak awal bekerja pun sedikit bicara dan tidak senang bertele-tele, hingga di akhir jabatan sebagai Kasubag Bendahara Dinas PU Kota Denpasar. “Istri saya itu orangnya sedikit bicara banyak bekerja, dan beliau pun orangnya sangat toleransi sekali. Dan beliau pun sudah mengingatkan saya untuk mengurangi dunia politik, dan saya pun didukung tetapi dukungannya tidak seperti dulu. Begitu juga dengan anak-anak saya yang mengharapkan saya untuk mengurangi kegiatan politik,” ujarnya.

1bl#ik-056.28/7/2023

Diketahui dudonan Karya Pelebon Ngewangun Anak Agung Sagung Istri Parcinti di Puri Peguyangan dimulai pada Redite Wage, 6 Agustus 2023 pukul 08:00 WITA dengan Meatur atur Nunas Tirta yang dilakukan Semeton Istri Puri Peguyangan. Anggara Umanis, 8 Agustus 2023, pukul 15:00 WITA melaksanakan Melelet Munggah Tumpang Salu Terpana Saji oleh Semeton Agung Ida Peranda Griya Paang dilaksanakan di Puri Peguyangan, dengan diiringi Angklung, Baleganjur, Kidung. Buda Paing, 9 Agustus 2023 pukul 08:00 – 10:00 WITA Manah Toya Ning, Ngajum, Memeras, Ngaskara oleh Pemangku, Ida Peranda Griya Paang dari Taman Mumbul dilaksanakan di Puri Peguyangan yang diiringi Angklung, Kidung, Selonding, dan Kidung. Wraspati Pon, 10 Agustus 2023 dilakukan Pengembang dangan wali Wayang. Puncak Pelebon pada Sukra Wage, 11 Agustus 2023 pukul 04.00 WITA sampai dengan selesai melakukan Atetangi, Bumi Suda Ngutang Pering Melaspas Pemereman Lembu, Pelebon (Memargi ka Setra) dipuput Ida Peranda Griya Paang, Semeton Agung dan Banjar Pengarep bertempat di Puri Peguyangan dan Setra Ageng Puri Peguyangan dengan diiring Kidung, Ketekok Jago, Angklung, Baleganjur. tra/ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button