Tabanan Benahi Wajah Kota, Bupati Sanjaya Kawal Langsung Relokasi Pasar Senggol

Tabanan, PancarPOS | Relokasi sementara Pasar Senggol Tabanan dari kawasan Jalan Gajah Mada menuju areal sekitar Gedung Kesenian I Ketut Marya mulai dijalankan. Langkah penataan ini langsung dipantau Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat meninjau lokasi relokasi, Kamis (21/5/2026), guna memastikan aktivitas pedagang tetap berjalan lancar di tengah proses penataan wajah Kota Tabanan.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Sanjaya menegaskan relokasi bukan sekadar memindahkan pedagang, tetapi menjadi bagian dari strategi besar penataan kota agar lebih tertib, bersih, nyaman, dan tetap berpihak pada ekonomi rakyat kecil serta pelaku UMKM. “Kami tidak pernah berniat menyengsarakan pedagang. Justru pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap bisa mencari nafkah dengan nyaman dan tertata,” tegas Sanjaya.
Pengelola Pasar Senggol sekaligus Bendesa Adat Kota Tabanan, Made Suwardika, menjelaskan proses relokasi dilakukan dalam waktu singkat sesuai arahan pemerintah daerah. Sebanyak 187 pedagang pemegang kartu izin resmi telah mendapat tempat di lokasi baru. Sementara itu, pedagang musiman untuk sementara belum diperkenankan berjualan demi menjaga ketertiban kawasan.
Menurutnya, penataan lokasi baru juga memperhatikan aspek kebersihan dan kesucian area sekitar pura. Pedagang kuliner ditempatkan pada zona khusus yang telah dilengkapi sistem pengelolaan limbah, sedangkan pedagang nonkuliner ditempatkan secara terpisah agar kawasan tetap rapi dan nyaman.
Bupati Sanjaya menilai pengelolaan fasilitas umum membutuhkan sistem tata kelola yang baik dan profesional. Karena itu, Pemkab Tabanan mulai menerapkan pola pengelolaan berbasis badan layanan atau manajemen khusus agar fasilitas publik dapat terurus secara optimal.
Politisi asal Dauh Pala tersebut juga menegaskan bahwa penataan kawasan kota harus dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, desa adat, tokoh masyarakat, dan para pedagang, termasuk dalam menjaga kebersihan serta pengelolaan sampah. “Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Kalau kota bersih dan tertata, masyarakat akan nyaman,” ujarnya.
Relokasi sementara Pasar Senggol disebut menjadi bagian dari rencana besar penataan kawasan Kota Tabanan. Program tersebut mencakup revitalisasi kawasan Jalan Gajah Mada, penataan Terminal Pesiapan, hingga pengembangan pasar modern berbasis tradisional melalui Pasar Gadarata Singasana yang tetap mempertahankan ciri khas pasar rakyat Tabanan.
Langkah penataan ini diharapkan mampu menghadirkan wajah baru Kota Tabanan yang lebih tertib, bersih, nyaman, sekaligus tetap memberi ruang ekonomi bagi masyarakat kecil dan pelaku UMKM lokal. mas/ama









