Politik dan Sosial Budaya

Made Urip Geber Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Bengkel


Denpasar, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., selaku Anggota MPR RI, kembali menggeber Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dipusatkan di Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Sabtu malam (16/3/2024). Anggota dewan yang akrab dikenal sebagai Wakil Rakyat Sejuta Traktor ini, didampingi Caleg DPRD Provinsi Bali newcomer terpilih di Dapil Tabanan, Ni Made Usmantari, SE., alias M-U menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dengan mendatangkan dua narasumber dari kader lumutan PDI Perjuangan, I Wayan Gunadi dan I Nyoman Kartika. Peserta sosialisasi diikuti ratusan krama banjar lanang isteri dari 3 banjar, yakni Banjar Pacung, Bengkel Gede dan Pangkung Tibah, bersama para yowana, serta pecalang.

Anggota MPR RI, Drs. I Made Urip, M.Si., bersama Caleg DPRD Provinsi Bali newcomer terpilih di Dapil Tabanan, Ni Made Usmantari, SE., saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di di Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Sabtu malam (16/3/2024). (foto: ist)

Selama ini, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar Made Urip sangat penting bagi masyarakat, khususnya generasi milenial sampai ke pelosok desa. Selain untuk memotivasi jiwa kebangsaan kaum muda, juga bisa kembali memahami 4 Pilar Kebangsaan yang dirasakan sangat bermanfaat bagi generasi muda. Apalagi Made Urip, juga sangat rajin turun membantu dan mensupport kaum milenial, sehingga selalu diharapkan bisa terus berlanjut untuk memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan bagi generasi muda. Apalagi didatangi langsung Made Urip sebagai tokoh di Tabanan yang lima kali duduk sebagai Anggota DPR RI dengan 255.130 suara terbanyak di Dapil Bali dan ranking ke-7 nasional ini, bisa terus menggaungkan kembali pemaparan 4 Pilar Kebangsaan.

Karena itulah, pelaksanaan 4 Pilar Kebangsaan ini bisa menambah wawasan berbangsa dan bernegara dengan lebih baik lagi, terutama bagi kaum generasi milenial. Karena jika Pancasila saja tidak hapal bagaimana masa depan generasi muda ini? Apalagi kalau eranya sejak dulu sangat ditekankan 4 Pilar Kebangsaan ini, tetapi sekarang sudah seperti dilupakan, sehingga melalui sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dari Made Urip bisa memulihkan kembali wawasan berbangsa dan bernegara, agar tidak dilupakan lagi. Karena itulah, mereka sangat berterimakasih terhadap rasa kepedulian Made Urip yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang kali ini membidangi Pertanian dan Lingkungan Hidup tersebut.

1bl#ik-016.1/3/.2024

Karena itu, terkait 4 Pilar Kebangsaan Made Urip juga mewajibkan agar dipahami dengan serius, terutama bagi para generasi muda, karena negara dkhawatirkan mulai mengalami degradasi dan mendapat goncangan dimana-mana. Untuk itu, seluruh elemen masyarakat harus terus kembali diingatkan 4 Pilar Kebangsaan itu, di antaranya Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. “Karena itulah seluruh Anggota DPR, yang juga sebagai Anggota MPR wajjb melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan baik di dalam negeri sampai ke luar negeri, seperti Malaysia, Hongkong Singapura, Australia sampai ke negara Eropa, juga perlu mendapat pemahaman 4 Pilar Kebangsaaan,” kata mantan Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini.

Di samping itu, segmen yang paling disasar adalah anak-anak muda, seperti di Bali bernama STT (sekehe teruna dan teruni) sebagai elemen generasi penerus bangsa yang perlu memahami dan mempraktek langsung nilai-nilai kebangsaan ini. Dijelaskan, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini, dicetuskan pertama kali oleh Ketua MPR RI Taufik Kiemas (alm), akibat tantangan negara yang dikhawatirkan akan menghadapi disintegrasi bangsa. “Ada juga yang mengaitkan agama. Nah ini akan mengganggu stabilitas negara yang memicu terbentuknya komunitas yang anti pemerintah, bangsa dan negera. Bahkan ada yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lain,” terang Made Urip yang biasa disapa MU ini, seraya menegaskan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini, sebagai upaya agar bangsa dan negara tetap utuh dari Sabang sampai Merauke, sehingga bisa terus bersatu secara terus menerus.

1th#ik-014.25/2/2024

“Adat, budaya, suku dan agama ini yang mengikat kita dalam proses kehidupan berbangsa dan negara. Jadi meskipun kita di desa harus paham betul soal tersebut. Salah satunya melalui pemahanan 4 Pilar Kebangsaan yang diberikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Makanya kita harus sosiaslisasikan 4 Pilar Kebangsaan ini ke seluruh tanah air,” tutupnya. ama/ksm

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan


Back to top button