Politik dan Sosial Budaya

Sikapi “Jeritan” Krama Badung Tak Dapat Bantuan, Semeton Muntra Gelontor Bingkisan Paket Sembako


Kuta Selatan, PancarPOS | Pandemi Covid-19 sangat berdampak bagi krama Badung yang hanya mengandalkan dari sektor pariwisata. Bahkan semakin lama ketersediaan pasokan pangan masyarakat semakin menipis. Sementara Hari Raya Galungan sudah di depan mata. Hal ini membuat harapan sejumlah krama Badung turunnya bantuan sembako dari pemerintah daerah semakin nyaring terdengar. Menyikapi hal itu, Semeton Muntra langsung bergerak merespon “jeritan” dan harapan warga di Bumi Keris ini. Bertempat di rumah Wayan Muntra, Lingkungan Banjar Sawangan, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (12/9/2020) sore, dilakukan penyerahan bingkisan sembako gratis kepada Kordes Semeton Muntra Se-Badung. Langkah ini akan terus berlanjut dengan menyasar krama Badung terutama yang tidak mampu. “Aksi sosial seperti ini sudah beberapa kali kami lakukan, kali ini merespon keluhan sejumlah krama yang hingga kini belum mendapat bantuan. Padahal Hari Raya Galungan sudah dekat,” ungkap Sekretaris Semeton Muntra Badung, I Wayan Sumantra Karang usai menyerahkan bantuan sembako bersama inisiator I Wayan Muntra, SH.

1bl#bn-29/8/2020

Kegiatan sosial ini, sebenarnya sudah rutin dilakukan oleh Semeton Muntra, bahkan termasuk bantuan untuk warga yang dikarantina karena Covid-19. Apalagi menjelang Galungan dan Kuningan ini, semetom Muntra juga rutin mengupulkan masyarakat, seperti saat ini kondisi sulit ingin membantu walaupun nilainya masih belum seberapa. Namun di sisi lain, harapan bantuan dari pemerintah daerah, khususnya di Badung juga belum maksimal bisa di rasakan. “Terlepas dari mampu atau tidak mampunya pemerintah, Semeton Muntra selalu melakukan aksi sosial. Tapi kalau dilihat selama pandemi ini, boleh tanya di masyarakat kalau faktanya baru dapat masker saja,” sindirnya, seraya menjelaskan saat Wayan Muntra masuk dalam proses bakal calon Wakil Bupati Badung, sangat banyak yang diakokodir bergabung ke Semeton Muntra. Terbukti saat ini sudah lengkap terbentuk seluruhnya sampai di tingkat desa. Bahkan akan terbentuk di tingkat banjar juga sudah ada. “Semeton Muntra sudah kita siapkan brandingnya. Kalau di Badung anggotanya hampir 7 ribuan, dan wadah organisasi ini akan dilegalkan,” paparnya.

Selain itu, Semeton Muntra akan fokus di Badung sebagai fungsi kontrol pemerintah, karena wajar di tengah diamnya para legislatif peran masyarakat juga punya hak kontrol. “Seperti kita menanyakan refocusing yang tiba-tiba diam, kan wajar dong masyatakat mempertanyakan,” tegasnya. Karena itulah, berkaitan dengan Pilkada Badung pada 9 Desember 2020, sangat wajar dukungan kolom atau biasa dikenal kotak kosong makin menanjak. “Kotak kosong ternyata cukup ramai juga. Secara pribadi, kita tidak ada mengarahkan dukungan kolom kosong. Namun ketika Undang-Undang ditetapkan ada Paslon dan kotak kosong. Selama tidak melanggar Undang-Undang, maka sah-sah saja masyarakat memilih kolom kosong. Jadi jangan golput,” tandasnya. Di sisi lain, Wayan Muntra saat ditanya soal kolom kosong lebih bernada diplomatis. Apalagi Pilkada adalah hajatan pelaksanaan demokrasi. “Jadi bicara demokrasi adalah pesta rakyat. Tentu dalam rangka menyukseskan demokrasi hak-hak masyarakat, kami berharap agar terus kondusif. Jadi hak Semeton Muntra di Badung untuk menentukan pilihannya. Kalau di semeton tidak ada yang mengarahkan kemana-kemana, karena ini masyarakat yang mempunyai hak menentukan pilihannya,” jelas Ketua Bakumham DPD Partai Golkar Bali itu.

1bl#bn-28/8/2020

Untuk itulah, khusus menyambut perayaaan Galungan dan Kuningan Pasemetonan Muntra Badung kembali turun ke masyarakat dengan mengundang Semeton Muntra dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa hingga banjar. “Saya Mensyukuri sampai saat ini diberikan kebahagian dan kesehatan dan rencana ke depan yang lebih baik. Saya menekankan tentu pasemetonan harus lebih diraketkan lagi, lebih meningkatkan jalinan Semeton Muntra dengan senantiasa melakukan pasuka-dukan di Badung utamanya di Semeton Muntra. Selamat nyangra Galungan bagi Semeton Muntra di Badung dan ini bingkisan sembako untuk pasemetonan,” papar Wayan Muntra sekaligus mengakui bantuan seadanya ini, sebagai bentuk kepedulian persaudaraan Semeton Muntra untuk selalu menatap masa depan lebih baik. aka/ama/ksm

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan


Back to top button