Nasional

Tabanan Raih Penghargaan Nasional, Bupati Sanjaya Bawa Pulang Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif


Tabanan, PancarPOS | Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Tabanan meraih “Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif” dalam Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa”.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/9).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmen dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mendorong inovasi serta pengembangan ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya memperkuat potensi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemberian penghargaan dilakukan berdasarkan proses verifikasi, pengamatan lapangan, serta kriteria yang terukur terhadap komitmen pemerintah daerah. Dalam ajang tersebut terdapat tujuh kategori apresiasi, salah satunya “Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif” yang diterima Kabupaten Tabanan.

Bagi Pemkab Tabanan, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus menciptakan ruang tumbuh bagi berbagai potensi lokal. Pengembangan ekonomi kreatif dinilai tidak hanya berkaitan dengan produk atau kegiatan kreatif, tetapi juga bagaimana potensi yang dimiliki masyarakat mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang berdampak langsung terhadap kemandirian dan kesejahteraan.

Di tengah penghargaan tersebut, Pemimpin Redaksi Kompas TV, Yogi Arief Nugraha, menyampaikan bahwa media memiliki peran penting dalam mencatat berbagai perkembangan yang terjadi di daerah. Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi, Kompas TV terus berkomitmen menjaga disiplin verifikasi, menguji data, serta menyaring informasi untuk mempertahankan marwah sebagai media yang independen dan terpercaya.

Ia menegaskan, kerja jurnalistik tidak hanya berhenti pada merekam berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, tetapi juga turut mencatat dan menguji berbagai upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah daerah.

Usai menerima penghargaan, Bupati Tabanan Sanjaya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas apresiasi yang diterima Kabupaten Tabanan. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan bentuk kepercayaan dari Pemerintah Pusat dan Kompas TV sebagai salah satu televisi nasional yang terpercaya.

Menurut Sanjaya, penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengakuan terhadap berbagai upaya yang selama ini dilakukan Pemkab Tabanan bersama masyarakat dalam meningkatkan ekonomi kreatif, terutama dalam memberikan ruang berkembang bagi para pedagang dan pengusaha lokal.

“Saya hari ini bersyukur dan berbahagia karena Kabupaten Tabanan mendapatkan penghargaan dalam rangka Hari Ulang Tahun Kompas TV yang ke-15. Ini merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan oleh Kompas TV, dan penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Tabanan yang selama ini bersama-sama membangun dan mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” ujar Sanjaya.

Bupati Sanjaya menjelaskan, kuliner dan kerajinan menjadi dua potensi ekonomi kreatif yang cukup populer di Tabanan. Potensi tersebut tidak terlepas dari karakter Tabanan sebagai daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan Bali sekaligus memiliki sektor pertanian yang unggul.

Berbagai hasil pangan yang dihasilkan masyarakat Tabanan, kata Sanjaya, memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi beragam inovasi kuliner. Hasil pertanian tidak hanya menjadi komoditas, tetapi dapat diolah menjadi berbagai produk dengan nilai tambah dan varian yang mampu memperkuat ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, karakter masyarakat Tabanan sebagai masyarakat agraris juga melahirkan berbagai kerajinan dan kegiatan kreatif yang dapat mendukung sektor pariwisata. Potensi tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah karena memiliki keterkaitan dengan kehidupan masyarakat dan kekayaan lokal yang dimiliki Tabanan.

“Di Tabanan yang populer adalah kuliner dan kerajinannya. Kami sebagai daerah lumbung pangannya Bali, unggul di pertanian, sudah barang tentu memiliki banyak hasil pangan yang dapat melahirkan inovasi di bidang kuliner dengan berbagai macam varian yang bisa disajikan. Kami juga daerah pengrajin, masyarakat agraris yang banyak melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menunjang pariwisata,” ungkap Sanjaya.

Ia berharap pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tabanan ke depan dapat terus bergerak dan berkembang. Dengan semakin kuatnya aktivitas ekonomi masyarakat, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya para pelaku usaha lokal, UMKM, IKM, pedagang, pengrajin, serta masyarakat yang menggantungkan penghidupannya dari berbagai potensi ekonomi daerah.

Sanjaya menegaskan, penguatan ekonomi kerakyatan menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Tabanan. Karena itu, berbagai potensi lokal perlu terus diberikan ruang untuk tumbuh, dikembangkan melalui inovasi, serta didorong agar memiliki nilai ekonomi yang lebih kuat.

“Harapan kami agar Kabupaten Tabanan bertumbuh bagus, khususnya ekonomi kerakyatan, karena dengan tumbuhnya ekonomi bisa mewujudkan kesejahteraan, sesuai dengan visi kami menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” pungkasnya.

Apresiasi terhadap penghargaan tersebut juga disampaikan Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, atau yang akrab disapa Bunda Rai. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap upaya pengembangan ekonomi kreatif sekaligus motivasi untuk terus memperkuat pemberdayaan masyarakat.

Menurut Bunda Rai, pertumbuhan ekonomi kreatif tidak dapat dipisahkan dari keberadaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil dan Menengah (IKM). Para pelaku usaha tersebut memiliki peran penting dalam mengembangkan produk lokal sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Kami tentu mengapresiasi penghargaan ini dan akan terus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, UMKM, dan IKM di Tabanan agar semakin maju, mandiri, dan mampu mengangkat potensi lokal,” ungkap Bunda Rai.

Penghargaan nasional tersebut sekaligus menambah catatan prestasi Kabupaten Tabanan dalam mendorong pembangunan yang bertumpu pada potensi masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan semakin konsisten membuka ruang bagi inovasi, memperkuat pelaku ekonomi kreatif, serta menghubungkan potensi pertanian, kuliner, kerajinan dan pariwisata agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Bagi Pemkab Tabanan, penghargaan “Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif” bukan sekadar pencapaian, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pengembangan ekonomi harus terus diarahkan pada tumbuhnya ekonomi kerakyatan yang mampu memperkuat kemandirian masyarakat dan bermuara pada kesejahteraan. ama/ksm


Back to top button