Nasional

Event Nasional di Kendari Berakhir Ricuh, Munas Kadin di Bali Sangat Masuk Akal


Denpasar, PancarPOS | Polemik Munas VIII Kadin masih terus bergulir akibat adanya pergeseran dan mundurnya agenda Munas. Hal tersebut terlihat dari panitia penyelenggara Munas pun masih bersikukuh untuk melakukan Munas di Bali, sebab melihat banyak aspek pertimbangan. Dibuktikan dengan adanya event nasional dan internasional Bali sudah terbiasa melakukannya, ditambah lagi Nusa Dua tempat yang akan diselenggarakan Munas sudah menjadi zona hijau, dibandingkan dilaksanakan di Kota Kendari. Saat dikonfirmasi, Panitia Penyelenggara Munas VIII Kadin, Kausar mengatakan sejatinya Bali sudah terbiasa menggarap event besar dan selalu berjalan sukses, aman dan nyaman sebab secara tidak langsung masyarakat Bali masyarakat Bali terlibat di sana.

1bl#ik-7/6/2021

“Kalau Munas VIII Kadin di Kendari kami tidak yakin akan keamanan dan kenyamanan di sana, sebab kami melihat ada beberapa event nasional berakhir dengan ricuh,” jelas Kausar belum lama ini, seraya menjelaskan, secara infrastruktur Bali juga sangat siap sekali dibandingkan dengan Kota Kendari yang masih sulit akan transportasi dan cuaca di sana pun cukup panas. “Karena Kadin isinya para pengusaha dan bukan organisasi politik, untuk itulah kami masih berniat untuk menyelenggarakan Munas di Bali agar nyaman, damai dan tentram,” harapnya.

1bl-bn#7/1/2020

Ditambahkan Kausar, pihaknya malah tidak mengetahui ada pendapat pemerintah yang mengatakan bahwa Bali tidak aman, akibat Covid-19 yang menjadi alasan penundaan Munas Kadin, tetapi ketika Kadin Indonesia meninjau UMKM Bali beberapa waktu lalu kenyataannya zona hijau sudah banyak di Bali. Bahkan di Bali sendiri saat ini sedang melakukan promosi pariwisata untuk membangkitkan ekonomi. “Saya yakin semua perwakilan Kadin ingin menggelar acara Munas VIII di Bali,” tegasnya seraya menambahkan dengan dipindahkannya Munas Kadin ke Kota Kendari tidak masuk logika, tetapi kalau Munas pindah ke Provinsi Jatim, Sumut dan Kepri jelas sangat masuk akal. “Munas di Bali sampai ditunda dengan alasan Covid-19, tetapi malah memilih tempat di Kota Kendari apa pertimbanganya sampai kesana?,” sentilnya tra/ama


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button