Politik dan Sosial Budaya

Dikabarkan Balik Kandang, Dewa Sukrawan Harus Klarifikasi di Kongres PDI Perjuangan


Denpasar, PancarPOS | Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, MM., juga angkat bicara terkait isu baliknya Dewa Nyoman Sukrawan ke Kandang Banteng. Ditegaskan Gubernur Bali yang terpilih 3 periode sebagai Anggota DPR RI ini, selaku pimpinan partai mengaku belum pernah ada berkomunikasi apapun dari Dewa Sukrawan. Apalagi menyatakan akan kembali menjadi kader PDI Perjuangan. Selain itu, posisi Dewa Sukrawan pernah dipecat sebagai kader Banteng, sehingga jika ingin kembali harus melalui mekanisme dengan melakukan pertanggungjawaban dan klarifikasi saat Kongres PDI Perjuangan. “Kalau pun mau balik ada mekanismenya. Karena dia (Dewa Sukrawan, red) dipecat, harus melakukan klarifikasi dan tanggungjawab melalui Kongres,” kata politisi senior asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng itu melalui pesan WhatsApp, Senin (10/1/2022).

1bl#ik-22/12/2021

Karena itulah, pihaknya memastikan Dewa Sukrawan setelah dipecat oleh DPP PDI Perjuangan, belum bisa tiba-tiba kembali ke kandang banteng, tanpa melalui mekanisme di Kongres PDI Perjuangan. “Tidak bisa tiba tiba balik, harus menunggu kongres. Itu pun kalo disetujui oleh Sidang dalam Kongres,” tegas Koster. Sebelumnya, secara terpisah, kabar terkait kembalinya Dewa Nyoman Sukrawan ke Kandang Banteng, juga dibantah keras oleh kubu DPD Partai Demokrat Bali. Salah satunya mantan Sekretaris DPD Partai Demokrat Bali, I Wayan Adnyana. Pihaknya mengaku tidak yakin terhadap kabar tersebut, karena sangat mengenal Dewa Sukrawan. Menurutnya, Dewa Sukrawan kembali ke Sekretariat DPP PDI Perjuangan dan DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali hanya untuk sekedar menjaga hubungan baik dan bersilahturahmi.

1bl#ik-23/12/2021

“Tiang (saya, red) tidak yakin beliau (Dewa Sukrawan, red) kembali ke PDIP, karena sekarang beliau menjabat sebagai Ketua Bappilu DPD Partai Demokrar Bali. Itu silaturahmi biasa menjaga hubungan pribadi dengan teman-temannya di PDIP. Berbeda partai tidak harus bermusuhan, komunikasi harus tetap terjaga dengan baik,” jelas mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Bali itu, saat dihubungi, Senin (10/1/2022). Di sisi lain, Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta belum bisa dikonfirmasi terkait kabar tersebut. Seperti diketahui, Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali kedatangan tamu istimewa sehari jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 yang dirayakan, Senin (10/1/2022). Tamu spesial tersebut adalah si anak hilang, Dewa Nyoman Sukrawan.

1bl#ik-6/12/2021

Sempat menduduki posisi politik strategis sebagai Ketua Ranting PDIP Desa Bungkulan (1992-1997), Ketua PAC PDIP Kecamatan Sawan (1997-2005), Ketua DPC PDIP Kabupaten Buleleng Masa (2005-2015), Dewa Sukrawan lolos sebagai anggota DPRD Buleleng (1999-2007) dan mengemban amanat sebagai Ketua DPRD Buleleng (2009-2014). Sosok asal Banjar Dinas Satria, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng kelahiran 11 April 1971 juga pernah mengemban amanat sebagai Bendahara DPD PDIP Bali. Dalam Pilgub Bali 2013, Dewa Nyoman Sukrawan merupakan cagub yang diusung PDIP berpasangan dengan Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Belum beruntung di Pilgub Bali 2013 menjadi titik balik karier politik Sukrawan. Selanjutnya, pada Pilkada Kabupaten Buleleng 2017, Sukrawan mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Buleleng untuk periode 2017-2022 bersama bakal calon Wakil Bupati Buleleng, Gede Dharma Wijaya (Paket Surya) melawan pasangan dari PDIP, Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra.

1bl#ik-8/12/2021

Setelah periode ini, Sukrawan sempat singgah sebentar di bawah rindang pohon beringin bersama Partai Golongan Karya (Golkar) dan di Pileg 2019, Sukrawan tiba-tiba berubah jas dari kuning menjadi biru muda bersama Partai Demokrat. Lama berjarak dengan PDIP, tiba-tiba Dewa Nyoman Sukrawan berkunjung ke Sekretariat DPD PDIP Provinsi Bali, Jalan Banteng Baru No.4, Dangin Puri Klod, Denpasar Timur. Apakah Dewa Sukrawan hendak balik kandang? Dikonfirmasi terkait kehadirannya di Sekretariat DPD PDIP Provinsi Bali, Dewa Sukrawan menjawab gamang apakah dirinya akan balik kandang atau tidak. “Saya selaku warga masyarakat Bali mengucapkan selamat hari ulang tahun kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang ke-49, 10 Januari 2022. Semoga berjalan dengan lancar sebagai aset bangsa Indonesia. Terima kasih,” tegasnya, saat dihubungi Minggu (9/1/2022) sore. Dewa Sukrawan mengantarkan ucapan dan bingkisan langsung berupa karangan bunga dan bingkisan khusus berukir logo PDIP.

1th#ik-1/1/2022

Walaupun dipecat dari PDIP, Dewa Sukrawan diketahui tetap menjalin komunikasi yang baik dan hubungan menyama braya dengan semua elemen, termasuk PDIP. Tak hanya ke Sekretariat DPD PDIP Provinsi Bali, Dewa Sukrawan diketahui juga sempat bertandang khusus ke Sekretariat DPP PDIP Lenteng Agung Jakarta Selatan pada Desember 2021. Di terima staf DPP PDIP, Sukrawan menyerahkan hadiah plakat berlogo banteng yang diukir istimewa. Usut punya usut niat Sukrawan balik kandang ini begitu bergelora. “Mau balik kandang atau tidak, itu kan kandang saya sendiri,” kata salah satu sumber saat meniru ucapan Dewa Sukrawan belum lama ini. Menurut sejumlah sumber lainnya yang terpercaya, produk kopi hasil kebun Sukrawan dikemas dengan tempat khusus dari bahan aluminium yang diukir logo PDI Perjuangan. tim/sur/ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button