Ketua DPRD Badung Hadiri Ngenteg Linggih di Pura Pemayun Seminyak

Badung, PancarPOS | Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Pedudusan Alit Wraspati Kalpa di Pura Pemayun Seminyak, Desa Adat Seminyak, Selasa (8/9/2026).
Kehadiran dua pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelaksanaan kegiatan adat, agama dan budaya yang berlangsung di tengah masyarakat. Karya yang digelar di Pura Pemayun Seminyak tersebut juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi dan kehidupan keagamaan masyarakat Hindu Bali.
Karya Ngenteg Linggih merupakan salah satu upacara penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat Hindu Bali. Upacara ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses penyucian serta mengembalikan dan meneguhkan fungsi kesucian sebuah pura setelah melalui proses pembangunan, perbaikan maupun penataan.
Pelaksanaan karya tidak hanya memiliki makna secara spiritual, tetapi juga mencerminkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga keberadaan tempat suci serta warisan adat dan budaya Bali.
Di tengah perkembangan wilayah Seminyak yang semakin dinamis sebagai kawasan pariwisata, keberadaan tradisi dan kehidupan adat tetap menjadi bagian penting dari identitas masyarakat. Karena itu, pelaksanaan karya di Pura Pemayun menjadi momentum untuk memperkuat keharmonisan antara perkembangan wilayah dengan kelestarian adat, agama dan budaya.
Kehadiran Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa juga menunjukkan sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam memberikan perhatian terhadap kegiatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian nilai-nilai adat dan agama.
Dukungan terhadap kegiatan adat dan keagamaan di tingkat masyarakat dinilai penting untuk memastikan tradisi Bali tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Selain menjadi bagian dari pelaksanaan kewajiban keagamaan, kegiatan seperti Karya Ngenteg Linggih juga memperkuat rasa kebersamaan serta hubungan sosial masyarakat dalam lingkungan desa adat.
Dengan kehadiran pimpinan daerah dalam pelaksanaan karya tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung kembali memperlihatkan komitmennya untuk berjalan bersama masyarakat dalam menjaga keberlangsungan adat, agama, tradisi dan budaya Bali sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Badung. mas/ama/*









