Targetkan Warga dan Generasi Muda Desa Buahan, Made Urip Gebyar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Tabanan, PancarPOS | Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kembali digencarkan oleh Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, selaku Anggota MPR RI, Drs. I Made Urip, M.Si., di Gedung Serba Guna Desa Buahan, Tabanan, Minggu (3/4/2022). Kali ini, gebyar sosialisasi nilai-nilai kebangsaan yang dilaksanakan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup itu, khusus menargetkan warga bersama generasi muda sebagai penerus bangsa.

Pada saat itu, kehadiran Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, didampingi Anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDI Parjuangan, yakni Ni Made Rahayuni, bersama I Putu Desta Kumara, dan I Gede Ari Wastika, SE., yang dihadiri Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Desa Buahan, Warga Adat dan Dinas beserta Sekehe STT serta Ibu PKK dari Banjar Kawan, Puseh dan Banjar Dalem. Seperti biasanya, sosialisasi juga dibawakan oleh tiga Tim Ahli DPR RI sebagai narasumber, yakni I Gede Suamba, SE., bersama Ir. I Wayan Gunadi dan Ir. I Nyoman Kartika.

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang menyentuh secara langsung masyarakat hingga ke pelosok desa itu, sangat dirasakan manfaatkan terutama bagi generasi milenial untuk mengingat kembali nilai-nilai kebangsaaan yang harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi selama pandemi Covid-19 sangat jarang ada wakil rakyat yang mau turun langsung menemui masyarakat. Seperti diungkapkan, Ketua Karang Taruna Desa Buahan, I Gede Komang Suputra Artadana yang mengakui Made Urip sangat rajin turun ke masyarakat, sekaligus memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan kepada generasi muda di Desa Buahan. Untuk itu, pihaknya berharap, agar sosialisasi seperti ini bisa terus berlanjut bagi warga desa, selain turun memberikan bantuan. “Kami ucapkan terima kasih kapada Bapak Made Urip bersama rombongan yang memberikan sosialisasi yang sangat positif bagi generasi muda, sehingga diharapkan selalu dilaksanakan,” tandasnya.

Menyambut kedatangan Anggota DPR RI lima periode dengan 255.130 suara terbanyak di Dapil Bali dan peringkat ketujuh nasional itu, Pebekel Buahan, I Gede Ari Wastika, S.Pd., bersama Bendesa Adat, I Wayan Muliada mengucapkan selamat datang kepada Made Urip bersama jajaran PDI Perjuangan seraya berharap agar terus memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan kepada masyarakat Desa Buahan. “Kami meminta Bapak Urip memberikan informasi yang sejelas-jelasnya terkait 4 Pilar Kebangsaan. Kami juga ucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan selama ini kepada masyarakat Desa Buahan,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Made Urip menekankan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kali ini, sebenarnya atas usulan Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Buahan. Karena disadari meskipun sebetulnya semuanya sudah hapal mengenai 4 Pilar Kebangsaan, namun perlu penguatan kembali melalui sosialsiasi ini. Dijelaskan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini, awalnya memang diusulkan oleh mantan Ketua MPR RI, Taufik KIemas untuk memperkuat nasionalisme. Apalagi dikhawatirkan akan terjadi berbagai cobaan, baik dari internal maupun eksternal negara, karena ada daerah yang ingin melapskan diri dari NKRI.

Selain itu, juga ada gerakan dari kelompok yang ingin mengganti paham ideologi negara. Karena itulah, sangat diperlukan sosialisai 4 Pilar Kebangsaan yang diberikan ke seluruh lapisan masyarakat, seperti Ormas, Parpol, termasuk para generasi muda, maupun kelompok tani dan nelayan serta komunitas lainnya dari Sabang sampai Merauke. “Sosialisasi ini, bahkan dilakukan sampai ke luar negari, karena sangat banyak warga negara yang berada di luar negari, diantaramya di Malaysia, Singapura, Autralia, hingga ke negara Eropa, agar bisa betul-betul diberikan ke semua lapisan masyarakat,” beber M-U.

Politisi senior PDI Perjuangan asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan yang sempat maju digadang-gadang sebagai bakal calon Wakil Gubernur Bali pada Pilgub 2003 itu, juga menjelaskan terkait 4 Pilar Kebangsaan ini, yakni Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara yang wajib dipahami oleh semua lapisan masyarakat di seluruh tanah air. “Jadi betapa pentingnya sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini, diberikan ke seluruh lapisan masyarakat, terutama anak muda yang akan menerima tongkat estafet kepemimpinan negara ini di masa depan,” tutup M-U. nantama/ksm









