Puspa Negara Apresiasi Langkah Bupati Badung Naikkan 60 Persen Dana Ogoh-Ogoh

Badung, PancarPOS | Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung, Wayan Puspa Negara, SP., M.Si., menyatakan dukungan dan mengapresiasi langkah Bupati Badung menaikkan dana bantuan kreativitas ogoh-ogoh dari Rp25 juta menjadi Rp40 juta per Sekaa Teruna mulai tahun 2026. Ia menilai kebijakan tersebut bukan hanya tepat, tetapi menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah benar-benar hadir memperkuat peran yowana sebagai pewaris dan penjaga budaya Bali.
Menurut Puspa Negara, generasi muda Badung telah lama menunjukkan jati diri sebagai tunas budaya yang antusias dan konsisten berkarya. Karena itu, kenaikan dana ini dianggap bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk penghormatan atas kontribusi nyata para Sekaa Teruna dalam menjaga tradisi, kreativitas, serta kearifan lokal. “Ini bukan soal layak atau tidak layak, ini memang hak yowana Badung,” tegasnya pada Sabtu (6/12/2025).
Kenaikan 60 persen dari Rp25 juta menjadi Rp40 juta ini akan menyasar 585 Sekaa Teruna/Yowana yang tersebar pada 122 desa adat dan 546 banjar adat. Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan berencana mencairkan dana tersebut sekitar Februari 2026, menjelang Hari Raya Nyepi. Dukungan ini diharapkan mampu memaksimalkan proses kreatif, kegotongroyongan, dan kesatuan para pemuda dalam membuat ogoh-ogoh yang bernilai seni tinggi sekaligus sarat makna spiritual.
Puspa Negara menilai langkah Bupati Badung sangat sejalan dengan pemikiran Fraksi Gerindra, karena memperkuat posisi pemuda sebagai pengembang, pelestari, sekaligus pertahanan budaya di tengah arus modernisasi. Ia menuturkan bahwa ogoh-ogoh bukan hanya karya seni, melainkan ruang aktualisasi bagi yowana untuk menunjukkan identitas, inovasi, dan daya cipta yang berdampak langsung bagi masyarakat serta daya tarik wisata.
Lebih jauh, Puspa Negara berharap pemerintah tidak berhenti pada kenaikan dana ogoh-ogoh saja. Seiring meningkatnya PAD Badung, terutama dari sektor PHR, ia mendorong adanya perluasan bantuan untuk keberlanjutan kreativitas Sekaa Teruna dalam berbagai program kepemudaan lainnya. “Mereka ini garda depan pembangunan karakter dan budaya. Sudah saatnya pemerintah terus memantik semangat mereka, bukan setahun sekali, tapi sepanjang tahun,” ujarnya. mas/ama














