Pemprov Bali Kerahkan 27.500 Warga, Gerakan Bersih Sampah Serentak di 9 Kabupaten/Kota

Denpasar, PancarPOS | Pemerintah Provinsi Bali menunjukkan keseriusan menghadapi darurat sampah dengan mengerahkan hampir 27.500 peserta dalam Gerakan Bali Bersih Sampah yang digelar serentak di sembilan kabupaten/kota, Minggu (1/3/2025).
Gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 serta arahan Gubernur Bali dalam Forum Koordinasi Perangkat Daerah. Pemprov Bali bersinergi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota, melibatkan TNI, Polri, ASN jajaran Forkopimda, instansi vertikal, siswa, komunitas lingkungan, dan masyarakat luas.
Di Kota Denpasar, aksi dipusatkan di Pantai Padang Galak dengan 4.500 peserta. Kabupaten Badung bergerak di Pantai Petitenget dengan 1.074 peserta. Kabupaten Gianyar melaksanakan aksi di Pantai Lembeng dengan 3.009 peserta, sementara Kabupaten Tabanan menyasar Pantai Kelating dengan 4.000 peserta.
Kabupaten Bangli menggerakkan 1.500 peserta di sejumlah titik. Kabupaten Klungkung terpusat di Pantai Watu Klotok dengan 3.400 peserta. Kabupaten Karangasem di Pantai Ulakan melibatkan 1.936 peserta. Kabupaten Buleleng mencatat 5.000 peserta di Pantai Kampung Baru. Sedangkan Kabupaten Jembrana melaksanakan aksi di Pantai Delod Berawah dengan 3.000 peserta.
Skala partisipasi ini menegaskan bahwa Pemprov Bali tidak ingin penanganan sampah berjalan parsial. Persoalan sampah dipandang sebagai isu strategis yang menyangkut wajah Bali sebagai destinasi pariwisata dunia sekaligus ruang hidup masyarakatnya.
Fakta di lapangan menunjukkan, sebagian besar TPA di kabupaten/kota telah mengalami overload. Pengelolaan sampah di hulu belum optimal, fasilitas TPS3R dan TPST belum maksimal, sehingga sampah terus mengalir ke TPA tanpa solusi tuntas.
Melalui gerakan serentak ini, Pemprov Bali menekankan bahwa penanganan sampah tidak boleh berhenti pada aksi simbolik, melainkan harus bertransformasi menjadi gerakan berkelanjutan berbasis sumber dan kesadaran kolektif masyarakat. mas/ama/*














