Kejari Bidik Kasus Dugaan Penyimpangan 405 Unit Bedah Rumah di Tianyar Barat

Sebelumnya diketahui, sungguh apes nasib salah satu warga Desa Munti Tianyar Barat yang mengaku tak tahu nilai uang yang tercatat di rekening banknya ternyata menguap tanpa sepengetahuannya. Sebut saja namanya Gede yang buta huruf ini, mengaku sebagai salah satu warga dari 405 KK di Desa Munti Tianyar Barat, Kabupaten Karangasem yang mendapat bantuan bedah rumah secara langsung dari Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta yang secara simbolis diserahkan pada Rabu (11/9/2019). Awalnya ia mengaku sempat didata oleh Perbekel Desa Tianyar Barat untuk mendapatkan bantuan bedah rumah yang digelontorkan lewat dana BKK (Bantuan Keuangan Khusus) masing-masing menerima dana Rp50 juta yang langsung ditransfer lewat rekening bank BPD Bali. Sayangnya menurut Gede bersama warga lain yang namanya masuk sebagai penerima bantuan bedah rumah seluruh data dan pembuatan rekening bank dilakukan secara kolektif di Kantor Perbekel Tianyar Barat.

Bahkan, ia mengaku sampai dana itu turun dan masuk ke rekeningnya senilai Rp50 juta, namun buku tabungannya tetap dipegang oleh oknum aparat desa. “Karena saya buta huruf gak bisa baca, saya tidak tahu uangnya itu entah kemana. Tapi saya tidak pernah ada menarik uang saya di buku rekening. Tahu-tahunya saldonya sudah habis katanya,” ungkap Gede yang mengaku bingung harus mengadu kemana, saat menghubungi PancarPOS, Rabu (27/1/2021), seraya mengaku sempat pertanyakan hal itu, dan katanya uangnya dikumpulkan di Kantor Perbekel untuk membangun bedah rumah secara kolektif. tim/aya/ama/ksm





