Selasa, April 28, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaGaya Hidup dan KulinerRayakan HUT ke-32 RSU Puri Raharja, Datangkan Prof. Wimpie Pangkahila

Rayakan HUT ke-32 RSU Puri Raharja, Datangkan Prof. Wimpie Pangkahila

Denpasar, PancarPOS | Serangkaian HUT ke-32 Rumah Sakit Umum (RSU) Puri Raharja dirayakan sangat spesial, karena khusus mendatangkan Pakar Andrologi dan Seksologi, Prof. Wimpie Pangkahila. Prof. Wimpie adalah seorang Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang banyak menemukan rahasia kehidupan seksual, terutama kehidupan seks yang tidak harmonis. Kegiatan itu, secara khusus diramu dalam bentuk Bincang Bincang Santai Sambil Ngopi, “Jurnalis Bertanya, Prof. Wilpie Menjawab” yang dilaksanakan di Warung Bendega, Denpasar, pada Jumat, 3 November 2023.

[democracy id=”3″]

Direktur RSU Puri Raharja, dr. Gede Bagus Darmayasa, M.Repro., menegaskan sebenarnya puncak HUT ke-32 RSU Puri Raharja dirayakan pada tanggal 29 November 2023. Namun kali sengaja mengundang Prof. Wimpie untuk bincang santai dengan para awak media di Bali, termasuk juga ada dukungan dari Bank BPD Bali Cabang Utama Renon, beserta BTN, Prodia maupun kalangan pariwisata dan pebisnis di Bali dengan melibatkan para pegawai yang bertugas di RSU Puri Raharja.

Pada kesempatan itu, dr Bagus juga mengatakan, secara langsung menghadirkan Prof. Wimpie ini, berawal dari banyaknya awak media yang bertanya tentang kesehatan seksual kepada dirinya. Untuk itu, lanjut dia, pihaknya menghadirkan Pakar Andrologi dan Seksologi, Prof Wimpie ini agar bisa menjawab langsung semua pertanyaan para wartawan dan undangan lainnya yang hadir. “Karena biasaya media atau para wartawan bertanya soal itu, karena itu saya hadirkan langsung pakarnya Prof. Wimpie,” ujarnya.

Ditegaskan kembali oleh dr. Bagus, pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Puri Raharja mengucapkan terima kasih atas kehadiran Prof. Wimpie untuk memeriahkan rangkaian HUT ke-32 RSU Puri Raharja. “Acara ini juga berkaitan dengan rentetan HUT ke-32 Puri Raharja, dan didukung oleh Bank BPD Bali,” ungkapnya seraya menyampaikan terima kasih kepada Prof Wimpie dan juga pihak Bank BPD Bali.

1th#ik-072.21/8/2023

Sementara itu, Prof. Wimpie menyampaikan dengan mengangkat tema “tetap muda, sehat dan berkualitas mengatasi gangguan fungsi seksual pria” ini, mengaku diundang hadir, karena sempat dihubungi Dr. Bagus, sehingga tidak bisa menolak. Apalagi Dr. Bagus adalah salah satu mahasiswanya di Fakultas Kedokteran Unud. Dikatakan, kesehatan seksual pria bisa dilihat dari wajahnya, maupun bentuk tubuhnya, apalagi menjelang Pilpres 2024. Karena itu, olahraga harus teratur dilakukan dan mengurangi makan nasi dengan waktu tidur yang cukup.

“Jika punya anak kecil usahakan jangan kasi makan ayam broiler. Kalau ayam kampung silahkan. Karena makanan pelet untuk ayam itu mengandung hormon. Sehingga saya menerima anak laki-laki gemuk penisnya kecil, telornya juga kecil. Nah ini, kondisi kita sekarang seperti ini,” bebernya. Selain itu, perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, seperti gula dan kolesterol harus segera bisa ditindaklanjuti lebih lanjut. “Untuk meningkatkan kualitas hidup kita perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan rutin,” katanya.

1th#ik-087.27/10/2023

Ia mengakui perlu hubungan yang menyenangkan bagi kedua pihak. “Tidak hanya suami, tapi istri juga harus puas. Perlu keterbukaan suami istri, dan ini harus diperhatikan,” ujarnya. Bincang itu pun semakin menarik, apalagi saat Prof Wimpie menyinggung tentang rentan usia penurunan aktivitas seksual. Menurutnya, itu terjadi mulai dari usia 30 – 40 tahun. Kendati demikian, lanjut dia, laki-laki yang masih normal jika pagi hari saat bangun masih ereksi, dan begitu juga pada malam harinya juga ereksi.

“Kalau tidak ereksi, itu berarti tidak normal. Tapi itu bisa diatasi dengan pengobatan, dan diimbangi dengan pola hidup sehat,” jelas Prof. Wimpie, juga menuturkan terkait fenomena di era digitalisasi ini. Jika zaman dahulu kebanyakan laki-laki yang selingkuh, namun sekarang perempuan juga ada yang selingkuh. Beberapa penyebab selingkuh salah satunya karena faktor seksologi laki-laki. Untuk itu dia menyarankan agar berkonsultasi ke ahli, dan bukan malah curhat ke media sosial (Medsos).

1bl#ik-21/7/2021

“Di media sosial juga banyak yang salah. Bahkan, terkadang ada dokter yang salah. Jadi jangan percaya medsos karena tidak ada yang mengontrol, apalagi iklan/promosi obat,” imbuhnya. Disingung terkait adanya fenomena menggunakan alat bantu sek baik bagi laki-laki maupun perempuan, Prof Wimpie menilai hal itu tidak berbahaya sepanjang alatnya bagus dan higienis. Kendati demikian, dia menilai dengan penggunaan alat bantu itu kurang memuaskan. Karena dalam berhubungan itu melibatkan perasaan dan pada keadaan tertentu.

“Seorang menggunakan alat bantu silahkan saja. Asal saja dipilih yang bagus,” tutupnya. ama/tim/ksm

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img