Gubernur Koster “Ketuk Pintu” Menkes Budi Gunadi, Bawa Misi Rp55 Miliar untuk RS Wangaya dan Bali Jadi Pusat Forum Dokter Jantung Dunia

Jakarta, PancarPOS | Akhir September 2025 menjadi momentum penting bagi dunia kesehatan di Bali. Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan RI, Ir. Budi Gunadi Sadikin, di Jakarta. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, lantaran keduanya sudah lama bersahabat sejak masih menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB). Meski penuh canda dan nostalgia, audiensi tersebut justru melahirkan keputusan strategis yang menyangkut kepentingan rakyat Bali secara langsung.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kesehatan atas dukungan nyata yang telah diberikan untuk pengembangan Rumah Sakit Bali Mandara. Selama ini, RS milik Pemprov Bali tersebut mendapatkan sokongan peralatan medis berteknologi tinggi dari pemerintah pusat, sehingga layanan kesehatan di Bali semakin modern dan dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Menurut Koster, dukungan tersebut adalah bukti komitmen pemerintah pusat yang tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar hadir memperkuat pelayanan kesehatan di Pulau Dewata.
Namun, pertemuan itu tidak berhenti pada ucapan terima kasih. Koster secara lugas membawa misi penting berikutnya, yakni menyelamatkan Rumah Sakit Wangaya Denpasar yang peralatannya rusak parah akibat banjir. Kerugian yang ditaksir mencapai Rp55 miliar membuat rumah sakit ini tidak bisa optimal melayani masyarakat. Dengan nada serius, Koster meminta agar Kemenkes segera membantu pengadaan peralatan baru sesuai usulan resmi dari Wali Kota Denpasar. Ia menegaskan, persoalan ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan menyangkut keselamatan nyawa warga Denpasar.
Isu ketiga justru menjadi kabar besar bagi Bali. Dalam audiensi itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa Bali akan menjadi tuan rumah pertemuan dokter ahli jantung se-dunia. Forum internasional prestisius ini akan menghadirkan pakar medis dari berbagai negara untuk membahas perkembangan terkini dalam penanganan penyakit jantung. Menkes secara khusus meminta dukungan penuh dari Gubernur Bali agar pertemuan kelas dunia itu berjalan lancar, sukses, dan memberi kesan mendalam bagi para peserta.
Menkes pun memberikan respons positif terhadap usulan Gubernur Koster. Ia memastikan Kemenkes akan membantu kebutuhan alat kesehatan untuk RS Wangaya Denpasar sesuai surat permohonan dari pemerintah kota. Tidak hanya itu, Menkes juga menyatakan rencananya untuk berkunjung langsung ke Bali guna meninjau kondisi lapangan. Langkah ini disebut sebagai komitmen nyata bahwa pemerintah pusat tidak tinggal diam terhadap permasalahan kesehatan yang mendesak di daerah.
Audiensi antara Gubernur Koster dan Menkes Budi Gunadi akhirnya menjadi titik terang baru. Bali tidak hanya memperoleh dukungan untuk memperbaiki fasilitas kesehatan yang terdampak bencana, tetapi juga semakin diposisikan sebagai pusat pertemuan internasional bidang medis. Kehadiran forum dokter jantung dunia di Bali akan mempertegas reputasi Pulau Dewata, bukan hanya sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, tetapi juga sebagai tempat strategis dalam diplomasi kesehatan global.
Pertemuan dua sahabat lama yang kini sama-sama menjabat posisi penting di republik ini pun melahirkan optimisme besar. Bagi masyarakat Bali, keputusan ini adalah harapan baru untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik sekaligus peluang besar bagi daerah agar semakin dikenal dunia internasional. ama/ksm







